Al-Qalam
Vol 11, No 2 (2005)

MENELITIDIANTARA DESINGAN PELURU, ASAP, AIR MATA, DAN RERUNTUHAN Penelitian Sosial di Daerah Konflik dan Pasca Bencana

george Junus aditjondro (Konsultan)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2018

Abstract

Penelitian sosial di daerah konflik atau daerah yang baru dilandabencana, tidak bisa dilakukan seperti penelitian sosial di daerah'normal', terhadap komunitas 'normal', untuk menjawabpenelitianyang 'normal'. Baikkendala waktu, maupun sipeneliti, sendiri ataupunbersama team-nya, kadang-kadang harus bergerak cepat, tanpa mintaizin atau tanpa menempuh semua birokrasi penelitian yang diwajibkanoleh negara atau kekuatan-kekuatan politik yang berkuasa di daerahitu.Kendati demikian, penelitian sosial di daerah konflik atau dalamsituasi pasca bencana, tetap menghendaki penelitian ilmiah (scientificrigour) dijaga. Di daerah konflik, secara khusus, peneliti harusmenjaga agar dia sendiri tidak digerogoti oleh prasangka-prasangkayang mungkin masih diidap oleh pihak yang diteliti. Makanya, dalamtulisan singkat ini, penulis pertama-tama akan menguraikan berbagaibias yang sering dihadapi, atau yang menghinggapi, peneliti di daerahkonflik, seperti Poso, atau daerah yang baru saja menghadapi bencanaalam yang luar biasa, seperti Aceh. Sesiidahnya, penulis akanmengajukan saran-saran untuk mengatasi berbagai jebakan itu.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

Alqalam

Publisher

Subject

Religion

Description

Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan ...