Kehadiran orang Melayu pada awal abad XVI M untuk berdagang dan menyebarkan agama Islam di Kerajaan Gowa-Tallo pasca kejatuhan Malaka oleh bangsa Portugis terekam di dalam naskah lontara Kerajaan Gowa dan Wajo. Rekam jejak Islamisasi Kerajaan Gowa-Tallo oleh orang Melayu menarik untuk dikaji dalam perspektif arkeologis. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan data bersumber dari catatan lapangan, rekaman fotografi, naskah lontara, data pustaka, dan hasil wawancara, menggunakan strategi penelitian lapangan, yaitu survei, ekskavasi dan wawancara. Analisis data menggunakan pendekatan induktif, deskriptif, dan tipologis. Sebaran temuan arkeologis berupa masjid dan makam kuno telah memberikan petunjuk tentang daerah okupasi orang Melayu, fase-fase permukiman orang Melayu, dan fase Islamisasi Kerajaan Gowa-Tallo oleh orang Melayu.
Copyrights © 2015