Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penyelengaraan madrasah setelah dinegerikan.Penelitian evaluasi penegerian madrasah menggunakan metode survey pada Madrasah Negeri (MI, MTsdan MA) yang tersebar di 12 propinsi meliputi: Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Banten, Sumsel, Riau, Babel,Lampung, Kalsel, Sulawesi Utara dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Telah terjadi perubahansistem pengelolaan madrasah yang dinegerikan terkait dengan perekrutan, manajemen, pendidikdan tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan kesiswaan; 2) Kendala dalam pengelolaan madrasahmencakup keterbatasan sarana prasarana, rendahnya anggaran dari pemerintah, dan rendahnyakompetensi guru; 3) Kebijakan penegerian madrasah membawa pengaruh terhadap meningkatnyaprestasi akademik dan non akdemik siswa serta tingginya animo masyarakat; dan 4) Strategi pemerintahmeningkatkan mutu madrasah dilakukan melalui perbaikan manajemen kurikulum, kesiswaan, saranaprasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, keuangan dan hubungan masyarakat.
Copyrights © 2015