Pentingnya penggunaan teknologi yang rendah emisi karbon menyebabkan penggunaan baterai semakin luas, antara lain untuk backup daya, penyeimbang fluktuasi daya dari pembangkit listrik energi baru terbarukan, dan kendaraan listrik. Pada penggunaan sistem penyimpanan energi, informasi State of Charge (SoC) sangat dibutuhkan supaya tidak terjadi pemendekan umur baterai yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan muatannya. Pada penelitian ini dibuat prototipe Battery Management System (BMS) untuk empat baterai lead acid berkapasitas 100 Ah, yang memiliki fungsi menyeimbangkan muatan melalui pengamatan SoC menggunakan metode coulomb counting. Karena kesetimbangan muatan setiap baterai dijaga agar tetap optimal, maka sebagai hasilnya adalah durasi pengosongan baterai dapat ditingkatkan lebih lama.
Copyrights © 2018