Lapangan Panas Bumi Dolok Marawa, Provinsi Sumatera Utara, merupakan daerah green field yang belum berproduksi dengan estimasi potensi cadangan terduga ± 38 MWe. Lapangan ini memiliki sistem geotermal dominan air dengan temperatur reservoar ± 180 oC. Berdasarkan model konseptual dari penelitian geologi, geofisika, dan geokimia, dibuatlah model numerik menggunakan perangkat lunak TOUGH2 untuk memodelkan kondisi alamiah (natural state) lapangan tersebut. Selanjutnya dilakukan skenario produksi untuk mengetahui perilaku reservoar dalam kurun waktu pembangkitan tertentu. Dua skenario produksi telah disimulasikan untuk kurun waktu 30 tahun dimana skenario pertama menggunakan satu sumur produksi dan satu sumur injeksi, sementara skenario kedua menggunakan dua sumur produksi dan satu sumur injeksi. Kapasitas pembangkit yang didapatkan dari skenario pertama sebesar 10,19 MW dan skenario kedua sebesar 20,97 MW. Hasil simulasi mengindikasikan tipe pembangkit yang sesuai untuk lapangan ini adalah Single Flash – Condensing type. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data pendukung penetapan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).
Copyrights © 2018