Jurnal Penelitian Arkeologi Papua dan Papua Barat
Vol 7, No 1 (2015): Juni 2015

FENOMENA BATU AKIK DI PAPUA DAN ANCAMAN KEPUNAHAN ARTEFAK KAPAK BATU LONJONG (Gemstone Phenomenon in Papua and Threat of Extinction Stone Axe Artifact)

Setiawan, Adi Dian (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2017

Abstract

Papua is a region that has so much natural wealth, ranging from gold, copper, silver, and other minerals. In addition, the cultural wealth of Papua is also an original and unique cultural richness that is believed to have existed since man began to inhabit the island of Papua and survive until now. It can be seen from the tradition of making stone axes that use mineral stone Papuans. Starting from this type of mineral oval stone axe attracted collectors and lovers of gemstones or agate hunting to get this kind of stone. To determine the extent of the impact of these phenomena, this study will be done by studying the literature of the stone axe along with tradition, field observation, and interviews with open interview method. Agate phenomena have a negative impact on the environment as well as the negative impact on the culture and people of Papua order itself.AbstrakPapua merupakan wilayah yang mempunyai kekayaan alam yang sangat banyak, mulai dari emas, tembaga, perak, dan mineral lainnya. Selain itu, kekayaan budaya Papua juga merupakan kekayaan budaya asli dan unik yang dipercaya telah ada sejak orang mulai menghuni Pulau Papua dan bertahan hingga sekarang. Hal ini dapat kita lihat dari tradisi pembuatan kapak batu yang menggunakan bahan batu mineral asli Papua. Berawal dari sinilah jenis bahan mineral batu kapak lonjong ini menarik para kolektor dan pencinta batu permata atau akik berburu untuk mendapatkan batu jenis ini. Untuk mengetahui sejauh mana imbas dari fenomena kapak batu beserta tradisinya, maka penelitian ini akan dilakukan dengan studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara terbuka. Fenomena batu akik berdampak negatif bagi lingkungan serta tatanan budaya dan masyarakat Papua itu sendiri.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jpap

Publisher

Subject

Arts

Description

Journal of Papua is published twice a year in June and November by the Balai Arkeologi Papua. The Papua Journal contains the results of research, conceptual ideas, studies and the application of theory relating to ...