Pengolahan limbah cair industri tapioka secara fermentasi anaerobik telah dapat diterapkan sebagai teknologi produksi biogas. Proses produksi biogas dipengaruhi oleh Waktu Tinggal Hidrolik, yaitu waktu yang diperlukan untuk proses dekomposisi bahan organik dalam limbah cair industri tapioka. Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimal proses dekomposisi anaerobik limbah untuk menghasilkan biogas dengan melakukan rekayasa penentuan Waktu Tinggal Hidrolik (WTH) yang bervariasi, yaitu 20, 25, 30 dan 50 hari.Hasil pengamatan menunjukan bahwa rata-rata Laju Penyisihan Total Chemical Oxigen Demand (T-COD) pada WTH 20 hari diketahui sebesar 2.257,5 gr COD/hari atau 82,4% dengan rata-rata Laju Produksi Biogas paling tinggi, yaitu 1.248,9 liter/hari, atau 5 liter/liter air limbah, atau 0,55 liter/gram COD. Komposisi biogas yang dihasilkan pada WTH 20 hari memiliki kandungan CH4 56,22%. Biogas dapat digunakan dengan baik sebagai energi alternatif.
Copyrights © 2009