Jurnal Penelitian Arkeologi Papua dan Papua Barat
Vol 8, No 2 (2016): November 2016

KEHIDUPAN RELIGI MASYARAKAT Dl DAERAH PERBATASAN KABUPATEN KUNINGAN- KABUPATEN CILACAP (Religious Life of Communities in the Border of Kuningan Regency-Cilacap Regency)

Latifundia, Effie (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2017

Abstract

Until now, in some villages in the border area of Kuningan-Cilacap people still support the megalithic tradition. Ancestor worship or veneration of ancestral spirits Is a growing belief in the concept of megalithic culture, ie a culture that uses objects atu stone building as a means of rituals. This study aims to explore the remains of megalithic tradition which is still ongoing in the community to this day in some villages in the border area of Kuningan Regency, West Java to Cilacap, Central Java, and the media are to be used. This research was conducted by survey method to collect information and describe forms of cultural remains. The results showed although Islam has been embraced as a religion, but belief in ancestors as local religious understanding before Islam developed, ongoing, and maintained by several rural communities in the border. It can be concluded, that the less an area under the influence of the outside then resulting in stronger local element/dominant code of conduct rooted in the community, because it is already in progress in the long term. AbstrakSampai sekarang ini, beberapa desa di daerah perbatasan Kuningan-Cilacap masyarakatnya maslh mendukung tradisi megalitik. Pemujaan leluhur atau pemujaan terhadap roh nenek moyang merupakan suatu konsep kepercayaan yang berkembang pada kebudayaan megalitik, yaitu suatu kebudayaan yang menggunakan benda-benda atu bangunan dari batu sebagai sarana ritualnya. Penelitian ini bertujuan menggali sisa-sisa tradisi megalitik yang masih berlangsung dalam masyarakat hingga sekarang ini di beberapa desa di daerah perbatasan Kabupaten Kuningan (Jawa Barat) dengan kabupaten cilacap (Jawa Tengah) dan media apa saja yang digunakan. Penelitian Ini dilakukan dengan metode survel untuk mengumpulkan informasi dan mendeskripaikan bentuk-bentuk tinggalan budayanya. Hasil penelitian menunjukkan meskipun Islam telah dianut sebagai agama namun kepercayaan terhadap Ieluhur sebagai paham religi lokal sebelum Islam berkembang, masih tetap berlangsung dan dipertahankan oleh beberapa masyarakat pedesaan dl perbatasan. Dapat disimpulksn, bahwa semakin kurang suatu daerah mendapat pengaruh dari luar maka dapat mengakibatnya unsur lokal semakin kuat/dominan mengakar dalam tata laku dan kepercayaan masyarakatnya, karena hal tereebut sudah berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jpap

Publisher

Subject

Arts

Description

Journal of Papua is published twice a year in June and November by the Balai Arkeologi Papua. The Papua Journal contains the results of research, conceptual ideas, studies and the application of theory relating to ...