Pemerintah berencana untuk melaksanakan rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda antara tahun2012 dan 2014. Untuk menyambut rencana pelaksanaan pembangunan jembatan, banyak hal yang perludipersiapkan agar pemanfaatan jembatan dapat dioptimalkan. Salah satu yang perlu disiapkan adalah strategiuntuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi antar kawasan pembangunan Jembatan Selat Sunda. Kawasandimaksud adalah Provinsi Banten dan Lampung sebagai wilayah yang paling terkena dampak keberadaanjembatan tersebut. Provinsi Banten dan Lampung memiliki kekuatan perekonomian yang berbeda, ProvinsiBanten dalam bidang industri sedangkan Provinsi Lampung dalam bidang pertanian. Diharapkan dari kajianini dapat merumuskan strategi pemanfaatan JSS untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merataantara provinsi Banten dan Lampung, sehingga dapat menjadi masukan untuk penentu kebijakan. Pendekatanyang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif. Dari hasil kajian dapat diketahui bahwa BalanceAgro-Industrial Strategy dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan perekonomian antar dua kawasantersebut.
Copyrights © 2010