Ikatan obat dengan protein dalam darah umumnya tidak mempengaruhi efek terapinya. Selama tidak ada pergeseran ikatan, akibat obat lain yang afinitasnya lebih besar terhadap protein atau perubahan kondisi pasien. Terjadinya pergeseran ikatan yang mengakibatkan peningkatan konsentrasi obat tidak terikat juga akan dikompensasi dengan peningkatan volume distribusi sehingga konsentrasi obat tidak terikat kembali normal. Akan tetapi dalam prosedur monitoring obat yang ditetapkan adalah konsentrasi oba total, sehingga salah interprestasi bisa terjadi.
Copyrights © 2004