Jurnal Kesehatan
Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan

Psikoedukasi Keluarga Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat ODGJ di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung

Sulastri, Sulastri (Unknown)
Kartika, Yeyen (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2016

Abstract

Orang dengan Gangguan jiwa (ODGJ), mengalami sindrom dengan variasi penyebab dengan perjalanan penyakit akut dan kronis. Ganguan jiwa diperkirakan akan kambuh 50% pada tahun pertama, 70% pada tahun kedua,dan 100% pada tahun ke lima pasca perawatannya. Kondisi ini terjasi karena kurang dukungan dari keluarga dan lingkungannya. Perlu intervensi yang tepat untuk meningkatkan dukungan keluarga khususnya dalam perawatan dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga tehadap dukungan  keluarga dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif, desain quasi experiment pre and pos test without control grup. Sampel sebanyak 30 orang merupakan keluarga yang merupakan care giver utama pasien. Berdasarkan Uji pair t-test diketahui ada peningkatan dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien setelah dilakukan psikoedukasi keluuarga dengan p-value=0,000. Disarankan  pemegang program kesehatan jiwa melakukan koordinasi dengan petugas pos kesehatan kelurahan (poskeskel) untuk memberikan pemantauan secara periodik pada keluarga agar senantiasa merawat pasien secara optimal termasuk mendampingi saat minum obat dan kontrol satu bulan sekali kepelayanan kesehatan terdekat. Selanjutnya psikoedukasi keluarga bisa dijadikan sebagai agenda rutin untuk sebagai intervensi keperawatan pada keluarga ODGJ.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JK

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Jurnal Kesehatan published by Politeknik Kesehatan Tanjungkarang with professional organizations (PTGI, PATELKI, PERSAGI, PPNI, IBI, HAKLI, PAFI, PPGI). It contains writings drawn from research and non-research, critical analytical studies in health areas. This journal was first published in April ...