MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender
Vol 7 No 2: Desember 2015

IMPLIKASI TAFSIR KLASIK TERHADAP SUBORDINASI GENDER: PEREMPUAN SEBAGAI MAKHLUK KEDUA

Nurani, Shinta (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jan 2016

Abstract

Discriminatory views about women in the classical interpretation of the Qur’an such as the Qur’anic interpretation ofal-Suyuti, al-Baidhawi, Ibn Kathir, al-Qurtubi, and each other, places womenas being the second creation and the second sex. The logical consequence of this Qur’anic interpretations which is produce a stigma that women do not deserve to be a certain tasks because women are weak creatures who often relies on men and the second sex after male. The effect of this viewsettlesin the subconscious so that it becomespublic knowledge that the women is subordination ofmen. Therefore we need are contextualization visionary interpretation of gender to realize the mission of the Qur’an as anideal guidance in life, perfect religious, and rahmatan lil Alamin.Pandangan diskriminatif terhadap perempuan dalam penafsiran tafsir klasik seperti penafsiran al-Suyuthi, al-Baidhawi, Ibn Kathir, al-Qurtubi, dan lainnya menempatkan perempuan sebagai makhluk kedua dan jenis kelamin kedua. Konsekuensi logis dari interpretasi yang bias gender ini menghasilkan satu stigma bahwa perempuan tidak pantas memikul tugas-tugas tertentu karena perempuan merupakan makhluk lemah yang selalu bergantung kepada laki-laki dan menjadi makhluk kedua setelah laki-laki. Pengaruh dari pandangan ini mengendap di alam bawah sadar perempuan sehingga menjadi pemahaman umum bahwa perempuan adalah subordinasi laki-laki. Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah rekontekstualisasi penafsiran gender untuk mewujudkan misi dari al-Quran sebagai petunjuk ideal dalam hidup, agama yang sempurna, dan rahmatan lil Alamin.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

Muwazah

Publisher

Subject

Description

Muwazah adalah jurnal kajian gender dengan ISSN Print: 2085-8353; Online: 2502-5368 yang diterbitkan oleh Pusat Studi Gender (PSG) IAIN Pekalongan. Kata Muwazah berasal dari bahasa Arab yaitu (??????) yang memiliki arti kesetaraan. Jurnal ini fokus pada isu-isu aktual dan kontemporer yang berkaitan ...