Artikel ini mencoba memberi gambaran kepada para remaja, khususnya di Indonesia, tentang pengalaman para tokoh dalam novel The Book Of Proper Names. Di awal novel, hidup mereka terlihat tragis, menikah muda, terlilit kesulitan ekonomi, memiliki anak, pembunuhan dan bunuh diri. Dewasa ini kita melihat bahwa kecenderungan para remaja mengambil keputusan untuk menikah muda lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Artikel ini juga ingin menggambarkan tentang bagaimana orang tua menjadi terobsesi pada anak-anak mereka. Keadaan anak yang semakin dikekang justru semakin liar hidupnya. Pola asuh anak harus mengikuti perkembangan jaman. Metode Penelitian yang digunakan adalah: Analisis Isi.Kata Kunci: Aktualisasi diri, Psikologi humanistik, Psikoanalisis, Kepercayaan diri, Kemandirian, Jiwa sosial manusia.
Copyrights © 2015