Dunia Islam di era keemasan memiliki sederet ekonom yang telah mencurahkan pemikirannya untuk membangun kekhalifahan Islam. Salah satunya adalah Ibnu Khaldun, Abdur Rahman Ibn Muhammad (733-808 H/1332-1402 M). Sejatinya, ia adalah ilmuwan muslim yang serbabisa. Di antara sekian banyak pemikir masa lampau yang mengkaji ekonomi Islam, Ibnu Khaldun merupakan salah satu ilmuwan yang paling menonjol. Ibnu Khaldun sering disebut sebagai raksasa intelektual paling terkemuka di dunia. Ia bukan saja disebut Bapak Sosiologi tetapi juga Bapak Ilmu Ekonomi, karena banyak teori ekonominya yang jauh mendahului Adam Smith dan Ricardo. Artinya, ia lebih dari tiga abad ia mendahului para pemikir Barat modern. Muhammad Hilmi Murad secara khusus menulis karya ilmiah berjudul Abul Iqtishad : Ibnu Khaldun. (Artinya Bapak Ekonomi : Ibnu Khaldun. 1962). Dalam karya ini, secara ilmiah dibuktikan Ibnu Khaldun penggagas pertama ilmu ekonomi secara empiris. Karya ini juga disampaikan pada Simposium Tentang Ibnu Khaldun di Mesir Tahun 1978.
Copyrights © 2018