SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities]
Vol 6 No 1 (2016): March 2016

KONTEKS SOSIAL BUDAYA DAN PENGGUNAAN HEDGES DALAM ARTIKEL PENELITIAN: KAJIAN PRAGMATIK

I Nyoman Suka Sanjaya (Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bali)



Article Info

Publish Date
22 Feb 2017

Abstract

Hedges ‒ ekspresi linguistik seperti perhaps, may (dalam bahasa Inggris), mungkin, sepertinya (dalam bahasa Indonesia) ‒ merupakan piranti retorika yang terbukti efektif dalam mencapai persuasi dalam penulisan artikel penelitian. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah konteks sosial budaya berdampak terhadap frekuensi penggunaan hedges dalam artikel penelitian. Corpus yang berisi 52 artikel berbahasa Inggris dibandingkan dengan corpus yang juga berisi 52 artikel, keduanya ditulis oleh penutur asli bahasa tersebut. Artikel yang dianalis dalam penelitian ini diambil dari dua disiplin ilmu (linguistik terapan dan kimia) dan dipublikasi antara tahun 2007 dan 2010. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penulis penutur asli bahasa Inggris menggunakan hedges lebih sering secara signifikan dibandingkan dengan penulis penutur asli bahasa Indonesia, Mann-Whitney U = 578,50, n1 = n2 = 52, p < 0,05, r = -0,49. Dalam paper ini akan disuguhkan argumentasi bahwa perbedaan frekuensi penggunaan hedges merupakan refleksi dari perbedaan paham kesantunan (politeness) yang dianut oleh kedua kelompok penulis artikel penelitian tersebut

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

SOSHUM

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities][p-ISSN 2088-2262 | e-ISSN 2580-5622 | DOI 10.31940/soshum] aims to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2018, it publishes all papers in English. Areas ...