Desain shell-and-tube heat exchanger yang banyak dibuat saat ini utamanya hanya memperhatikan performasi perpindahan panasnya saja. Padahal, perlu adanya perhatian kepada sisi biaya terutama biaya investasi pembuatan dan biaya operasional konsumsi listrik untuk pemompaan aliran fluida. Melalui penggunaan kombinasi metode Bell- Delaware dan metode numerik optimasi algoritma ant colony mampu mendapatkan desain terbaik yang tidak hanya dari sisi performasi perpindahan panasnya saja tetapi juga konsumsi energi listrik yang rendah. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan pseudocode program perancangan desain shell-and-tube heat exchanger menggunakan metode Bell-Delaware dan optimasi algoritma ant colony. Kemudian dilakukan uji coba komputasi menggunakan data dua studi kasus desain heat exchanger. Dari hasil uji coba didapatkan penurunan biaya total sebesar 10,6 % pada kasus pertama dengan fluida air-air dan 41,6 % pada kasus kedua dengan fluida kerosene-minyak mentah dari data desain asli.
Copyrights © 2019