Kajian yang membandingkan antara sastra klasik dengan sastra modern yang menggunakan objek cerita Rara Jonggrang belum pernah dilakukan. Pada analisis ini kajian dibatasi pada pengaruh dan kesamaan antara teks Babad Prambanan dengan Novel Populer Java Joe: Rahasia Kebangkitan Rara Jonggrang. Kajian ini terfokus pada pengisahan cerita. Teks Babad Prambanan diposisikan sebagai teks yang lebih dahulu lahir sebagai karya sastra tulis dibanding dengan Novel Java Joe: rahasia Kebangkitan Rara Jonggrang yang lahir berikutnya dengan jarak waktu yang relatif jauh. Karya sastra tidak dapat dipisahkan dari pembaca sebagai penerima. Pada penelitian ini digunakan adalah resepsi sastra yang pada hakekatnya menempatkan pembaca sebagai subjek bagi sebuah karya sastra. Hasil penelitian ini dapat disimpulankan bahwa Novel Java Joe: Rahasia bangkitnya Rara Jonggrang merupakan tanggapan karya sebelumnya yang berupa babad dengan menghadirkan ide baru dan mempergunakan kreasi-kreasi berbalut science sebagai tampilan baru. Tanggapan tersebut merupakan penyangkalan cerita yang telah ada tentang cerita masa lampau sehingga esensi cerita yang ada tidak diabaikan. Perbedaan ide tersebut semata-mata adalah hasil pembacaan yang bertujuan memenuhi horizon harapan yang masih kosong pada karya sastra sebelumnya yang dijadikan sumber. Bisa jadi novel tersebut merupakan koreksiterhadap ide cerita pada karya sastra sebelumnya.
Copyrights © 2016