Tulisan ini mengeksplorasi relasi antara karya sastra dan sejumlah fakta sosial di perkotaan Indonesia dalam rentang tiga zaman (normal-khaos-normal) hingga zaman global. Terdapat tiga hal yang dicermati, di antaranya (1) segregasi spasial di perkotaan sepanjang peralihan tiga zaman tersebut, yaitu era kolonialisme hingga kemerdekaan, (2) strategi kelas sosial di ruang perkotaan, khususnya dalam gambaran karya sastra pada zaman yang berubah-ubah tersebut, dan (3) respons parodi-romantik dalam karya sastra atas kontradiksi kota hingga zaman global, yang meliputi krisis keintiman warga kota.
Copyrights © 2013