JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Jentera

TARAWANGSA DAN PENGEMBANGANNYA

Yeni Mulyani Supriatin (Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2017

Abstract

Perubahan pandangan dari budaya agraris ke budaya industri dan budaya pascaindustri telah menyebabkan perubahan dalam tata kehidupan masyarakat. Bertolak dari pandangan itu, dapat dikatakan bahwa tradisi lisan Sunda, contoh kasus tradisi tarawangsa, dapat dikembangkan untuk membangun ekonomi kreatif. Tarawangsa adalah jenis kesenian rakyat yang lazim dipertunjukkan dalam upacara ritual yang berhubungan dengan magis religius untuk menghormati Dewi Sri. Kondisi tarawangsa pada saat ini terancam punah, selain akibat modernisasi dan ditinggalkan oleh maestronya berpulang ke rahmatullah, juga efek dari pewarisannya yang tidak sebagaimana mestinya. Tulisan ini membahas seni tarawangsa, dalam hal ini mengkreasi tarawangsa dalam dunia industri pariwisata dan pengembangannya dalam industri kreatif. Upaya lintas sektoral diharapkan dapat melestarikan dan merevitalisasi tradisi tarawangsa serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pendukungnya. Tulisan ini menerapkan metodologi kajian tradisi lisan dan berbagai pemahaman tentang kajian tradisi lisan dengan industri kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni tarawangsa memiliki kepentingan praktis kemasyarakatan dan kemanfaatan lintas sektoral, yakni mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.Kata kunci: tradisi lisan, tarawangsa, industri kreatif

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jentera

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JENTERA is a literary research journal published by Badan Pengembangan and Pembinan Bahasa, Ministry of Education and Culture. Jentera publishes the research articles (literary studies and field research), the idea of conceptual, research, theory pragmatice, and book reviews. Jentera publishes them ...