Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tingkat resiliensi Keppa, (2) perbedaan resiliensi Keppa ditinjau dari usia, (3) perbedaan resiliensi Keppa ditinjau dari tingkat pendidikan, dan (4) perbedaan resiliensi Keppa ditinjau dari pendapatan rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian adalah Keppa di Perhimpunan PJJI Armalah sebanyak 84 orang. Metode pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis crostabb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat resiliensi Keppa mayoritas berada pada kategori tinggi sebanyak 51 orang (60,7%). (2) Terdapat perbedaan positif dan signifikan antara tingkat usia terhadap resiliensi Keppa dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga pada anggota PJJI Armalah Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). (3) Terdapat perbedaan positif dan signifikan antara tingkat pendidikan terhadap resiliensi Keppa dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga pada anggota PJJI Armalah Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,024 lebih kecil dari 0,05 (0,024<0,05). (4) Tidak terdapat perbedaan positif dan signifikan antara tingkat pendapatan terhadap resiliensi Keppa dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga pada anggota PJJI Armalah Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,088 lebih besar dari 0,05 (0,088<0,05).Â
Copyrights © 2018