Manusia merupakan mahluk sosial, hal itu didasari atas segala tindakannya yang tidak terlepas dari realita dan atau fakta empiris yang menuntunya dalam memutuskan sesuatu. Sehingga pada proses alamiahnya, manusia akan selalu mempunyai sifat berkelompok dalam menjalin dinamika gerak yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Begitu juga dengan munculnya gerakan sosial, dalam kelas pekerja dan atau buruh, khususnya pada metode aksi massa mereka bersifat terorganisir dalam situasi kelompok, hal itu dilakukan untuk mencapai tujuan komunikasi kepada para pemaku kepentingan atas ketidaksesuaian proses dan hasil kerja yang seharusnya diberikan (keadilan). Salah satu hal yang menjadi ciri dari gerakan sosial adalah adanya sentuhan pendekatan visual yang memiliki karakteristik serta menghubungkannya dengan kesesuaian opini yang terjadi pada saat itu. Tulisan ini akan membahas tentang suatu hubungan visual yang mampu menempatkan dirinya kepada realita yang terjadi secara obyektif dan menempatkan beberapa bentuk visual dengan opini saat realita tersebut terjadi.
Copyrights © 2014