Siddhayatra: Jurnal Arkeologi
Vol 21, No 1 (2016): Jurnal Arkeologi Siddhayatra

ISLAMISASI BANGKA: TINJAUAN ARKEO-FILOLOGI

Purwanti, Retno (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2016

Abstract

Kepulauan Bangka Belitung dikenal sebagai jalur pelayaran penting setidak-tidaknya sejak awal abad ke-5 Masehi terbukti dengan ditemukannya sisa-sisa bangunan candi di Kotakapur, Kabupaten Bangka Barat. Bukti lain adalah kapal-kapal karam, yang salah satu di antaranya berasal dari abad ke-9 Masehi dengan muatan barang-barang mewah. Kapal dagang tersebut berasal dari Arab yang pada saat itu sudah menganut Islam. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui, bahwa Kepulauan Bangka Belitung sudah bersentuhan dengan Islam sejak abad ke-9 Masehi. Pada saat itu Islam belum masuk dan dianut oleh masyarakatnya. Bukti-bukti arkeologis dan sejarah justru mengungkapkan fakta, bahwa Islam baru mulai masuk di kepulauan ini sejak abad ke-18 Masehi. Namun demikian, darimana Islam masuk ke Bangka dan siapa yang membawanya belum diketahui. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses masuknya Islam di Bangka, terutama berkaitan dengan asal dan pembawanya. Metode penelitian yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah arkeo-filologi. Berdasarkan data arkeologi dan naskah beraksara Jawi yang ditemukan dapat diketahui bahwa Islam masuk ke Bangka berasal dari Palembang dan dibawa oleh ulama keturunan Arab.Kepulauan Bangka Belitung dikenal sebagai jalur pelayaran penting setidak-tidaknya sejak awal abad ke-5 Masehi terbukti dengan ditemukannya sisa-sisa bangunan candi di Kotakapur, Kabupaten Bangka Barat. Bukti lain adalah kapal-kapal karam, yang salah satu di antaranya berasal dari abad ke-9 Masehi dengan muatan barang-barang mewah. Kapal dagang tersebut berasal dari Arab yang pada saat itu sudah menganut Islam. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui, bahwa Kepulauan Bangka Belitung sudah bersentuhan dengan Islam sejak abad ke-9 Masehi. Pada saat itu Islam belum masuk dan dianut oleh masyarakatnya. Bukti-bukti arkeologis dan sejarah justru mengungkapkan fakta, bahwa Islam baru mulai masuk di kepulauan ini sejak abad ke-18 Masehi. Namun demikian, darimana Islam masuk ke Bangka dan siapa yang membawanya belum diketahui. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses masuknya Islam di Bangka, terutama berkaitan dengan asal dan pembawanya. Metode penelitian yang akan digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah arkeo-filologi. Berdasarkan data arkeologi dan naskah beraksara Jawi yang ditemukan dapat diketahui bahwa Islam masuk ke Bangka berasal dari Palembang dan dibawa oleh ulama keturunan Arab.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

siddhayatra

Publisher

Subject

Arts

Description

Siddhayatra publishes papers devoted to a broad scope in archaeological research comprises quaternary and prehistory, classical archaeology, colonial archaeology, maritime archaeology, epigraphy, ethnoarchaeology, paleoanthropology, zooarchaeology, geoarchaeology and other applied science related ...