Blighted ovum adalah suatu keadaan hasil konsepsi yang tidak mengandung janin. Diperkirakan di seluruh dunia. Blighted ovum merupakan 60% dari penyebab kasus keguguran, di Indonesia ditemukan 37% dari setiap 100 kehamilan. Penelitian inibersifat analitik dengan pendekatan case control. Sampel adalah seluruh ibu hamil, sampel 36 orang ibu-ibu hamil yang mengalami blighted ovum dan 36 orang ibu-ibu hamil normal yaitu sebanyak 72 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cheklist. Dari 72 responden terdapat 12 orang ibu hamil dari kelompok usia yang beresiko terjadinya blighted ovum, sedangkan 60 orang lagi tidak beresiko terjadinya blighted ovum, nilai odds ratio 3.667, dan pada kelompok paritasĀ terdapat 20 orang ibu hamil yang beresiko tinggi terjadinya blighted ovum dan 52 orang lagi tidak beresiko tinggi terjadinya bligted ovum, nilai Odds ratio 3.504.
Copyrights © 2016