Penelitian berlokasi di Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Subang, dan daerah sekitarnya di sisiselatan dan timur dari gunung yaitu Kabupaten Bandung Barat di bagian selatan. Penelitian berupamemprediksi hubungan antara keberadaa manifestasi panasbumi berupa mata air panas di sekitarGunung Tangkuban Parahu dengan hasil pengolahan citra Landsat-8 berupa sebaran suhu permukaantanah atau Land Surface Temperature. Metode yang digunakan berdasar kepada algoritma Split-Windowyang menghasilkan nilai suhu permukaan di daerah penelitian beserta sebarannya yang dijadikanmenjadi peta sebaran suhu permukaan. Hasil penelitian ini menunjukkan empat mata air panas jatuh kedalam zona dengan suhu permukaan tinggi dan satu mata air panas jatuh ke dalam zona dengan suhupermukaan sangat rendah. Selain itu, peta persebaran suhu permukaan memperlihatkan nilai suhupermukaan yang tinggi memiliki kecenderungan sebaran di daerah pemukiman. Hasil dari penelitian inimengindikasikan bahwa daerah pemukiman dapat menghasilkan deviasi pada analisis suhu permukaandalam memprediksi lokasi manifestasi panasbumi di Gunung Tangkuban Parahu dan sekitarnya.Ketidakakuratan ini diperkirakan disebabkan oleh nilai suhu permukaan di daerah pemukiman yangtinggi, skala dari manifestasi yang tidak cukup besar untuk mempengaruhi suhu permukaan tanah disekitarnya, dan vegetasi yang rindang menghalangi pengambilan citra. Studi mengenai tata guna lahandirekomendasikan dalam melakukan penelitian selanjutnya di daerah penelitian atau yang memilikikondisi yang serupa.
Copyrights © 2018