Majalah Patologi Indonesia
Vol 22 No 2 (2013): MPI

Hubungan antara Ekspresi ALDH-1 dan EGFR-1 dengan Karakte-ristik Klinikopatologi Karsinoma Kolorektal

Lini Sunaryo (Unknown)
Prijono Tirtoprodjo (Unknown)
Harij - (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 May 2013

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Ekspresi ALDH-1 mempunyai peran penting dalam identifikasi sel yang diduga cancer stem cell sedangkan ekspresi EGFR-1 pada karsinoma kolorektal dinyatakan meningkat dan hubungan ekspresi keduanya dengan prognosis karsinoma kolorektal masih kontroversial. Tujuan Mengetahui hubungan antara ekspresi ALDH-1 dan EGFR-1 dengan karakteristik klinikopatologi karsinoma kolorektal. Metode Studi potong lintang retrospektif (retrospective cross sectional), dengan 50 sampel karsinoma kolorektal tahun 2009-2010 di RSUP Sardjito, Yogyakarta. Data klinikopatologi yang meliputi usia, jenis kelamin, lokasi tumor, derajat diferensiasi histopatologi, dilihat dari data pasien dan hasil evaluasi histopatologi di Instalasi Patologi Anatomik RSUP. Sardjito, Yogyakarta. Dilakukan pewarnaan imunohistokimia dengan antibodi monoklonal anti ALDH-1 dan EGFR-1. Hubungan antara ekspresi ALDH-1 dan EGFR-1 dan tiap variabel klinikopatologi akan dievaluasi menggunakan metoda analisis Pearson Chi-Square,Fisher dan Kruskal Wallis. Hasil Tidak didapatkanhubungan yang bermakna antara ekspresi ALDH-1 dengan usia (p=0,697), jenis kelamin (p=0,615), lokasi tumor (p=0,525), EGFR-1 (p=0,279), namun didapatkan hubungan yang bermakna dengan derajatdiferensiasi histopatologi (p=0,021). Ekspresi EGFR-1 tidak didapatkan hubungan yang bermakna dengan usia (p=0,074), jenis kelamin (p=1,0), dan lokasi tumor (p=0,293), tetapi didapatkan hubungan yang bermakna dengan derajat diferensiasi sel tumor pada histopatologi (p=0,014). Kesimpulan Adanya hubungan ekspresi ALDH-1 dan EGFR-1 dengan derajat diferensiasi histopatologi menunjukkan peran sel punca dan EGFR-1 dalam perkembangan diferensiasi karsinoma kolorektal. Kata kunci: aldehyde dehydrogenase-1, epithelial growth factor receptor-1, karakteristik klinikopatologi, karsinoma kolorektal, sel punca. ABSTRACT Background Expression ALDH-1 is important to identification cells as cancer stem cells, while expression EGFR-1 increase in colorectal carcinoma, however there is still controversion result in correlation between the expression of ALDH-1 and EGFR-1 with prognosis. Aim To investigate the correlation expression ofALDH-1 and EGFR-1 with clinicopathological characteristic of colorectal carcinoma. Methods Cross sectional retrospective study which 50 cases of colorectal carcinoma during 2009-2010 from Sardjito Hospital, Yogyakarta. Clinicopathological data consist of gender, age, tumor location, and differenciated histological type were collected from Instalation of Pathology Sardjito Hospital, Yogyakarta. Paraffin embedded tissue stained immunohistochemically with monoclonal antibody against ALDH-1 and EGFR-1. The correlation between ALDH-1 and EGFR-1 expression and each variable will be evaluated using Pearson Chi-Square analysis, Fisher and Kruskal Wallis. Results There are no significant correlation between ALDH-1 with age (p=0.697), gender (p=0.615), location of tumor (p=0.525), and EGFR-1 (p=0.279), but there is a significant correlation with differentiation of histopathological grading (p= 0.021). There are no correlation between ekspresion EGFR-1 with age (p=0.074), gender (p=1.0), location of tumor (p=0.293), but there is a significant correlation with differentiation of histopathological grading (p=0.014 ). Conclution There are significant correlations between expression ALDH-1 and EGFR-1 with differentiation of histopathological grading indicate the role of stem cells in development of differentiation of cancer cells in colorectal carcinoma. Key words: aldehyde dehydrogenase-1, clinicopathologic characteristic, colorectal carcinoma, epithelial growth factor receptor-1, stem cell.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

patologi

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Majalah Patologi Indonesia (MPI) digunakan sebagai wahana publikasi hasil penelitian, tinjauan pustaka, laporan kasus dan ulasan berbagai aspek di bidang patologi manusia. Tujuannya ialah menghadirkan forum bagi permakluman dan pemahaman aneka proses patologik serta evaluasi berbagai penerapan cara ...