Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan
Vol 6 No 1 (2018): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan

Toleransi yang Canggung; Menyingkap Toleransi Beragama Kelompok Kristen di Samarinda

ijal, Syamsurijal (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2018

Abstract

Perspektif dan praktik toleransi agama Kristen selama ini dianggap bisa menjadi contoh dalam membangun relasi yang harmoni antara pemeluk agama yang berbeda. Pemeluk agama Kristen diasumsikan bisa menerima perbedaan agama dengan cukup baik. Landasannya adalah ajaran cinta kasih yang kemudian diimplementasikan dalam bentuk “mencintai untuk semua”. Namun acap kali landasan cinta kasih tidak bisa diterapkan dengan baik. Faktor di luar agama, seperti persoalan budaya, politik, dan ekonomi membuat ajaran cinta memiuh menjadi sikap yang intoleran. Penelitian yang bertujuan mengungkap perspektif dan praktik toleransi Agama Kristen dengan metode kualitatif ini, menemukan kasus perspektif dan praktik toleransi umat Kristen di Samarinda justru berjalan canggung. Di satu sisi mereka meyakini ajaran cinta dan kasih tapi dalam praktiknya mereka dibatasi oleh persoalan hubungan kuasa mayoritas-minoritas. Hal ini setidaknya terlihat pada Gereja Kemah Injil dan Saksi Yehuwa di Samarinda. Kedua kelompok ini tidak bisa membangun hubungan yang lebih dalam dan aktif dengan kelompok agama yang berbeda. Mereka merasa bahwa kelompok lain, khususnya kelompok agama mayoritas (muslim) membatasi berbagai ekspresi keagamaan mereka atas nama dominasi mayoritas. Jadilah perspektif dan praktik toleransinya tidak seideal yang dibayangakan. Saksi Yehuwa misalnya cenderung melihat kebenaran semata hanya pada dirinya. Sementara jemaat Gereja Kemah Injili kesulitan membangun hubungan yang lebih akrab dengan agama lain, khususnya Islam.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

pusaka

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan memiliki Periode penerbitan 2 kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. ...