Penelitian ini adalah bersifat kualitatif dengan mengungkap tradisi masyarakat yang terkait dengan naskah kuno, yaitu didahului dengan melakukan pembacaan naskah kuno yang telah diiventarisasi, dengan pendekatan analisis filologi terbatas, pembacaan tersebut dibatasi pada bagian awal dan bagian akhir naskah untuk memberikan gambaran tentang isi naskah yang terdapat pada masyarakat polewali Mandar Sulbar. Pembacaan nasah kuno yang dilakukan dibatasi pada bagian awal dan akhir naskah yang berhasil dilakukan terhadap 35 buah naskah. Adapun tradisi yang berkembang di masyarakat sampai saat ini yang berkaitan dengan naskah kuno adalah barazanji dan sorogan. Keterbatasan akses pembacaan naskah perlu ditindak lanjuti dengan kegiatan pengembangan dan kerjasama kepada pihak yang dapat melakukan kajian filologis. Hal ini mengingat peneliti filologi masih sangat sedikit dilakukan terhadap naskah kuno khususnya yang ada dalam lingkup Sulawesi.
Copyrights © 2016