Latar Belakang Desain Fasilitas Diagnostik danTerapi Jiwa ini kurang memadainya fasilitas terapi jiwayang ada di surabaya , masalah utama adalahmenciptakan tempat terapi yang dapat mewadahistadium/kondisi mulai dari tipe co-operative , semidepresseddan depressed dalam satu ruang rancang .Selain itu, untuk merespon tapak, proyek ini jugamengangkat masalah desain khusus yakni pembagianzoning ruang terapi yang harus disesuaikan dengankarakteristik dari tiap-tiap pasien yang ada. Pendekatandesain yang digunakan adalah pendekatan Perilakudengan menggunakan prinsip Teritori ( suatu polatingkah laku yang ada hubungannya dengankepemilikan oleh seseorang atau kelompok atassebuah tempat atau lokasi). Metode yang diterapkanpada fasilitas diagnostic dan terapi jiwa ini adalahHealing Environment merupakan suatu . desainlingkungan terapi yang dirancang untuk membantuproses pemulihan pasien secara psikologis.Keunikan proyek ini ada pada pembagian zoningyang memperhatikan beberapa aspek penting yaituruang terapi dalam ruangan dan juga luar ruangan, unitkamar inap dari tiap kategori pasien dan ruang interaksiyang dapat digunakan oleh pasien.
Copyrights © 2018