JOGED
Vol 9, No 1 (2018): APRIL 2018

BENTUK KOREOGRAFI REYOG KENDANG SANGGAR “SANGTAKASTA” KABUPATEN TULUNGAGUNG

Yussi Ambar Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2019

Abstract

Reyog Kendang merupakan tarian khas Tulungagung, yang tergolong tarian kelompok dengan jumlah penari 6 sesuai jumlah properti kendang. Adapun kendang sebagai properti utamanya, terdiri dari: Kendang 1, Kendang 2, Trinting, Imbal 1, Imbal 2, dan Keplak. Tarian ini bisa ditarikan oleh laki-laki ataupun perempuan. Tarian ini menggambarkan arak-arakan prajuri Kediri ketika mengiringi pengantin Ratu Kilisuci ke Gunung Kelud. Inti dari beberapa cerita tersebut tentang lamaran seorang Putri cantik yang bernama Klilisuci. Salah satu sanggar yang melestarikan tarian ini adalah Sanggar Sangtakasta, pimpinan Endin Didik Handoko, yang diresmikan tanggal 13 April 2013.Penelitian ini menganalisis bentuk Koreografi Reyog Kendang Sanggar Sangtakasta di Tulungagung. Untuk itu digunakan pendekatan koreografi yang i analisisi koreografi dengan analisis bentuk gerak, teknik gerak, isi gerak, aspek ruang, aspek waktu, aspek tenaga, dan gaya gerak.Hasil analisis menunjukkan bahwa Sanggar Sangtakasta memiliki variasi dalam bentuk gerak, rias dan tata iringan. Jumlah 8 penari yang terdiri dari4 penari perempuan dan 4 penari laki-laki, membuat koreografi dalam wujud gerak, desain lantai, dan permainan level tarian ini semakin menarik. Rias yang digunakan penari perempuan menggunakan rias korektif, sedangkan penari laki- laki menggunakan rias karakter. Instrumen selain kendang dalam tarian ini yaitu saron demung, kenthongan, calung, gitar, siter, tamborin, drum, gong, kenong, suling, rinding, angklung, dan bass.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

joged

Publisher

Subject

Description

JOGED merangkai beberapa topik kesenian yang terkait dengan fenomena, gagasan konsepsi perancangan karya seni maupun kajian. Joged merupakan media komunikasi, informasi, dan sosialisasi antar insan seni perguruan tinggi ke masyarakat ...