Pemanfaatan Azotobacter dan Azospirillum sebagai mikroba fiksasi N2 dapat menjadi solusi dalam mengurangi penggunaan pupuk N anorganik. Inokulasi mikroba fiksasi N2 tersebut memerlukan isolat yang unggul dalam fiksasi N2 dan viabilitasnya tinggi. Sebuah percobaan penjaringan Azotobacter sp dan Azospirillum sp untuk mendapatkan isolat yang unggul dalam menambat N2 dan tinggi viabilitasnya pada lahan sawah telah dilakukan di Laboratorium Biologi dan Bioteknologi tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Isolat diambil dari rizosfir dan padi akar di Sukatani dan Karangbahagia - Bekasi, Rengsdengklok - Karawang, Jatinangor - Sumedang dan Ciparay - Bandung. Hasil penelitian didapat isolat bakteri yang unggul dalam fiksasi N2 dan viabilitasnya yaitu Azotobacter chroococcum dari rizosfir padi sawah varietas ciherang di Rengasdengklok-Karawang dan Azospirillum irakense dari akar padi sawah varietas ciherang di Ciparay-Bandung. Kata kunci : Azospirillum sp, Azotobacter sp, pupuk hayati, penambat N, sawah
Copyrights © 2016