Filter By Year

1945 2024


Found 232 documents
Search TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN

ANALISIS SITIRAN TESIS PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR PROGRAM MAGISTER TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PERPUSTAKAAN TAHUN LULUS 2008-2018 Azizah Azizah
VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol 21, No 2: Agustus 2019
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/visipustaka.v21i2.535

Abstract

This study examines research behavior of candidate graduates of the Information Technology Masters Program for the Library (MTIP), Department of Computer Science, Bogor Agricultural University which deals with scientific communication among researchers. This study aims to determine the citation pattern of the scientific work of S2 MTIP IPB students. The thesis of MTIP IPB students examined from 2008 to 2018 totaled 66 theses of MTIP IPB students. Analysis was carried out on: the amount of literature, language, types of documents, and obsolescence of the cited literature. This study uses a descriptive analytical method with a quantitative approach through the method of taking documentation and observation data. Analysis of descriptive statistical data using percentages, mode and median. The data analyzed is the bibliography in each thesis of prospective graduates of MTIP. The number of articles cited for 10 years is 2 039 titles with an average of each citation thesis as much as 31 literature. The most cited literary language is English literature with a ratio of 53% in English and 47% in Indonesian. The most cited types of literature are books, namely 37.49%, journal articles at 26.68%, internet articles (web) at 18.92%, gray literature as much as 2.41%, proceedings as much as 2.21% and types other literature as much as 12.29. Citation of literature which has a time span of 0-10 years is 1445 (70.87%). The author with the most cited number is Sulistyo-Basuki which is 38 citations. The life cycle of the cited literature is 7 (seven) years.
TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN Yulinar Yulinar
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2019): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.842 KB) | DOI: 10.15548/jib.v3i1.39

Abstract

Abstract : An important component of information technology besides hardware, software, human resources is the budget. The budget is needed to support the provision of information technology infrastructure and instruments as well as educate and train the readiness of human resources implementing information technology in libraries. The library is an information system that in the process there are activities of collecting, processing, preserving, preserving, and presenting. The application of information technology in the library is an integrated, mutually influencing part, and is related to the empowerment of libraries and librarians / library technical personnel. Libraries must continue to improve following the development of information technology and transform from the conventional way to an automated library and digital library.Keyword : Library Information TechnologyAbstrak : Komponen penting teknologi informasi selain perangkat kasar, perangkat lunak, sumber daya manusia adalah anggaran. Anggaran diperlukan untuk mendukung penyediaan infrastruktur dan instrument teknologi informasi serta mendidik dan melatih kesiapan sumber daya manusia yang mengimplementasikan teknologi informasi di perpustakaan. Perpustakaan merupakan sistem informasi yang dalam prosesnya terdapat aktivitas pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian, dan penyajian. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan merupakan bagian yang terintegrasi, saling mempengaruhi, dan berkaitan dengan pemberdayaan perpustakaan dan pustakawan/tenaga teknis perpustakaan. Perpustakaan harus terus berbenah mengikuti perkembangan teknologi informasi dan bertranformasi dari cara konvensional menuju perpustakaan berautomasi dan perpustakaan digital.Kata Kunci : Teknologi Informasi Perpustakaan
LAYANAN PERPUSTAKAAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI) Amhar Amhar
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2019): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.732 KB) | DOI: 10.15548/jib.v3i1.44

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to determine the extent of the implementation of Library Services utilizing Information Technology, this type of research studies literature by using references of various journals as research instruments. this research was conducted in various libraries in Indonesia. The results showed that several libraries have utilized technology in their services such as circulation services, reference services and research results, journal services, multimedia services, internet services and computer stations. Some libraries also use Hybrid as an effort to transform traditional libraries into digital libraries. For UIN Imam Bonjol Padang, the library of the Institute and the library of the Faculty has utilized the SLiMs program. Slims are used to find book titles and research results more quickly and practically.Keyword : Library Services, Information Technology, SLIMSAbstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi Layanan Perpustakaan memanfaatkan Teknologi Informasi, jenis penelitian ini studi literature dengan menggunakan referensi berbagai jurnal-jurnal sebagai instrument penelitian. penelitian ini dilaksanakan di berbagai perpustakaan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan beberapa perpustakaan sudah memanfaatkan Teknologi dalam Layanan nya seperti layana sirkulasi, layanan referensi dan hasil-hasil penelitian, layanan jurnal, layanan multimedia, layanan internet dan computer station.  Beberapa perpustakaan juga menggunakan Hybrid sebagai upaya transpormasi perpustakaan tradisional menuju perpustakaan digital. Untuk UIN Imam Bonjol Padang perpustakaan Institut dan perpustkaan Fakultas sudah memanfaatkan program SLiMs. Slims digunakan untuk mencari judul buku dan hasil penelitian secara lebih cepat dan praktis.Kata Kunci : Layanan Perpustakaan, Teknologi Informasi, SLIMS
PERPUSTAKAAN, PUSTAKAWAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI (Tiga Tiang Utama Sebagai Pendukung Sumber belajar) Yendri Yendri
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2017): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.876 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i1.2

Abstract

Learning resource center is a unit within an institution (specifically schools / universities / companies) that has an important role in encouraging the effectiveness and optimization of the learning process, and the implementation of various service functions (such as media services, training, learning consultancy, etc.). Improving learning productivity, providing the possibility of learning that is more individual in nature, providing a more scientific basis for learning, further strengthening learning, enabling learning instantly and enabling the presentation of broader learning, by presenting information that is able to penetrate geographical boundaries. In supporting these activities, libraries need to have library staff. According to Law No.43 of 2007, library staff is divided into two, namely technical staff and librarians. Library technical staff are non-librarians who technically support the implementation of library functions, for example computer technical staff, audio-visual technical staff and administrative technical staff. Library competence in the application of Information Technology has greatly changed the social character of the wearer. Changes in information needs, in interacting with others, in competition, and others. Learning needs also do not have to be seen as something solely serious
Pendayagunaan Layanan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi Abdul Rahman Saleh
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2005): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.689 KB) | DOI: 10.29244/jpi.4.2.%p

Abstract

Terjadinya perubahan paradigma layanan berpustakaan dibahas pada tulisan ini. Beberapa alasan mengapa perpustakaan menerapkan teknologi informasi dikemukakan. Penerapan tersebut dilakukan terhadap layanan perpustakaan baik layanan teknis seperti seleksi bahan pustaka melalui katalog penerbit versi elektronik, pengadaan bahan pustaka melalui elektronik, pengolahan bahan pustaka berbantuan komputer, penerbitan katalog dan bibliografi elektronik, maupun pelayanan pengguna seperti ”online catalogue”, layanan sirkulasi, layanan referensi, bahkan layanan teks lengkap versi digital. Selain itu layanan document delivery atau pengiriman dokume juga dilakukan secara online, sebab saat ini dokumen dalam bentuk digital semakinbanyak tersedia.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN KEDINASAN DI JAKARTA Sulistyo_ Basuki
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 2 No. 1 (1998): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.471 KB) | DOI: 10.29244/jpi.2.1.%p

Abstract

Makalah ini bertujuan mengenali teknologi informasi dan seberapa jauh TI digunakan pada empat perguruan tinggi negeri dan kedinasan di Jakarta.  Dari cakupan teknologi yang digunakan tercakup automasi yang belum menyeluruh, e-mail, CD ROM, fax dan PC.  Perpustakaan akademi menggunakan TI sebagai alat bantu memberikan jasa kepada pemakai Perpustakaan.  Dalam hal ini penggunaan TI terdapat beberapa kesenjangan antara Perpustakaan yang diteliti.  Perangkat lunak Micro CDS/ISIS merupakan perangkat lunak yang paling banyak digunakan walaupun di lingkungan UI tercatat 2 perpustakaan (Fak. Ilmu Komputer dan UPT Perpustakaan, sebagai demo program dan tidak digunakan untuk keperluarn penelusuran, red) yang menggunakan perangkat lunak Dynix Perpustakaan IKIP tidak lagi menggunakan Dynix walaupun sebenarnya sudah disediakan perangkat kerasnya oleh Proyek Bank Dunia, namun karena berbagai alas an maka Dynix tidak lagi digunakan (Sulistyo_Basuki 1998).  Penelusuran terpasang (online searching) tidak ada yang menggunakan Karen alas an biaya telepon dan langganan pada pangkalah data (bibliografis, non-bibliografis dan teks lengkap).  Kini ada kecenderungan untuk menggunakan CD-ROM daripada pangkalan data terpasang karena biayanya lebih murah.  Ketersediaan internet merupakan langkah yang cepat dan mudah untuk transfer dan pertukaran informasi .  Pemakai Perpustakaan dapat menemubalik informasi yang lebih mutakhir sehingga dapat meningkatkan efisiensi Perpustakaan akademis.
Kemampuan teknologi informasi SDM perpustakaan di lingkungan UIN Jakarta Siti Maryam
Al Maktabah Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.498 KB) | DOI: 10.15408/almaktabah.v10i1.1608

Abstract

Penerapan teknlogi informasi di perpustakaan seperti otomasi perpustakaan dan perpustakaan digital (digital libraries) menjadi tuntutan yang mutlak dipenuhi saat ini. SDM perpustakaan sebagai subjek penentu dari penerapan teknologi informasi tersebut harus memiliki penguasaan yang memadai terhadap teknologi informasi (TI) tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM perpustakan di lingkungan UIN Jakarta saat ini telah memiliki kemampuan yang cukup memadai dalam hal teknologi informasi yang meliputi kemampuan dalam hal otomasi perpustakaan, penggunaan internet, dan penggunaan hardware serta software pendukung. Kemampuan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor seperti latar pendidikan, status kepegawaian, masa kerja, frekuensi pelatihanTI, ketersedian fasilitas TI, peran institusi, dan persepsi terhadap Tl itu sendiri. Kata Kunci: Teknologi lnformasi, Kemampuan TI, SDM Perpustakaan, Otomasi Perpustakaan, Perpustakaan Digital
KAJIAN SIKAP PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS SEMARANG Kharisma Adhiarya; Ary Setyadi; Wiji Suwarno
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.949 KB) | DOI: 10.14710/jip.v2i1.77-88

Abstract

Penelitian tentang sikap pustakawan dalam meningkatkan kualitas layanan di Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang bersasaran pada pengelola perpustakaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsi sikap pengelola perpustakaan dalam meningkatkatkan kualitas layanan di Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah pengelola perpustakaan. Hasil penelitian ini adalah pustakawan di Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang memiliki sikap dasar pustakawan. Kendala yang dihadapi berupa tidak maksimalnya upaya untuk mempertahankan keunggulan kompetensi bagi perkembangan dan kemajuan perpustakaan. Untuk itu, kepada Pimpinan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang disarankan agar terus melakukan upaya pembinaan pustakawan untuk menghasilkan sikap yang positif dalam mengembangkan dan memajukan perpustakaan.
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM OPTIMALISASI PERPUSTAKAAN Oos M. Anwas, Rahmi Rivalina dan
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.943 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.81

Abstract

diterima: 07 Mei 2013; dikembalikan untuk direvisi: 13 Mei 2013; disetujui: 30 Mei 2013Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mempengaruhi sistem perpustakaan. Tulisan ini bertujuan untuk: 1) mengkaji tentang fungsi perpustakan konvensional di era teknologi informasi dan komunikasi; 2) mengkaji manfaat TIK dalam mengoptimalkan peran perpustakaan di era informasi; dan 3) mengkaji perbedaan perpustakaan konvensional dan perpustakaan digital. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa perpustakaan konvensional tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencari informasi tetapi juga berfungsi sebagai fungsi edukatif, informatif, penelitian, kultural, dan fungsi rekreasi sehingga perpustakaan tersebut masih tetap diperlukan. Manfaat TIK dalam mengoptimalkan peran perpustakaan; layanan lebih cepat dan lebih luas; pustakawan lebih mudah mengelola bahan pustaka dan memberikan layanan kepada pengguna; dan meningkatkan profesionalisme pustakawan. Perpustakaan konvesional cendrung belum banyak tersentuh teknologi, hampir semua dilakukan manual. Sedangkan perpustakaan otomasi pengelolaan lebih terasa cepat dan dapat memberikan pelayanan maksimal dengan menggunakan teknologi. Perpustakaan otomasi adalah bagian dari sistem digitalisasi, perpustakaan yang lebih terfokus pada sistem automasi dalam operasional dan layanan perpustakaan sehari-hari, sedangkan perpustakaan digital fokusnya adalah pada sistem pengelolaan koleksi digital.Kata-kata Kunci: Teknologi Informasi dan Komunikasi, perpustakaan konvensional, perpustakaan otomasi, perpustakaan digital, perpustakaanAbstract: The development of information and communication technology (ICT) has influenced the library system. This paper is aimed: 1) to examine the function of library in information and communication technology era; 2) to examine the utilization of information and communication technology in optimal the role of library in information era; 3) to examine the difference between conventional and automation library. Based on the result of examining is known conventional library not only has function as the place to get information but also as eduative, informative, research, culture and recreation so that the library still is needed.The utilization of information and communication technology to optimalize the role of library: service rapidly and widely; librarians are easier to process data and document and give the service to the users; to improve professionalism librarians. The conventional library tends lack of technology almost the activity as done manually. Whereas the automation library processing data more rapid n give the maxzimaze using technology. This library automation system is part of digital system, it focused to automation system, operational and service to the user while digital library focused to content it more for retrival information system. Keyword: Teknologi Informasi dan Komunikasi, perpustakaan konvensional, perpustakaan otomasi, perpustakaan digital, perpustakaan
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP LAYANAN PERPUSTAKAAN IAIN TULUNGAGUNG Tsania Nahdiatul Himmah; Dyah Sitoresmi Fitri Azisi
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.483 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap layanan perpustakaan IAIN Tulungagung. Penelitian ini mencakup berbagai layanan yang ada di perpustakaan IAIN Tulungagung, Fasilitas-fasilitas yang disediakan serta teknologi yang digunakan dalam layanan perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pengamatan secara langsung dan juga wawancara. Peneliti juga sempat mengajukan beberapa pertanyaan yang sekiranya berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan IAIN Tulungagung. Layanan perpustakaan di IAIN Tulungagung merupakan campuran antara layanan manual dan layanan berbasis teknologi. Pengaruh yang signifikan antara perkembangan teknologi informasi dan layanan di perpustakaan adalah memudahkan pekerjaan staff perpustakaan, menarik minat pemustaka serta memperbarui fasilitas-fasilitas yang disediakan di perpustakaan.Kata Kunci: Teknologi Informasi, Layanan, Perpustakaan

Page 7 of 24 | Total Record : 232