cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009" : 12 Documents clear
The Supremacy of Danaparamita for The Buddhist Laity In Daily Life Paulus Agung Wijayanto
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budhisme mengundang setiap pengikutnya untuk ikut menghentikankesengsaraan melalui jalan pencerahan. Dalam tradisi Budhisme pencerahantidak dapat tercapai hanya dengan tindakan baik yang biasa. Pencerahanmengandaikan kesempurnaan tindakan baik ( Parami or Paramita). Karenasalah satu syaratnya adalah meninggalkan harta benda duniawi dan menarikdiri, bagaimana kaum awam (bukan sangha) dapat memenuhi kewajibankeagamaan mereka di tengah masyarakat dan tanggungjawab hidup seharihari?
Keterbukaan Kodrati Manusia Kepada Yang Ilahi Dalam Laction 1893 Maurice Blondel Bernard Hayon
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maurice Blondel, born in Dijon, Paris, November 2, 1891, was one among thegreatest philosophers of the twenty century. In his philosophy of action hewas developing classic Neo-Platonism and modern Pragmatism in one contextof Christian philosophy. His most concern was to overcome the old splitbetween faith and reason. In his lAction (1893) he bridged the gap betweentheory and praxis, which was once created by Kant. Action is the key term inhis philosophy, for it is precisely the very bridge that unites between the two.Action is vinculum subtantiale (substansial chain) which bind ideas or thought,which is in mind and facts, which exists outside. Yet he convinced also thataction itself never satisfies the quench of man. The need of man is unlimitedand would only be met by the perfecting action which is God Himself.

Page 2 of 2 | Total Record : 12