cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2016)" : 14 Documents clear
Empati dan penggunaan situs jejaring sosial sebagai faktor dalam membentuk moral remaja Selviana Selviana
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya pengaruh empati dan penggunaan situs jejaring sosial terhadap faktor-faktor pembentuk perilaku moral remaja. Partisipan dalam penelitian ini adalah 294 orang siswa SMA dan SMK kelas X dan XI sebuah sekolah di kawasan Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan empati berpengaruh secara langsung terhadap perilaku moral dengan, yang berarti bahwa bila kadar empati atau kepedulian terhadap sesama semakin ditingkatkan, maka dapat membentuk moral remaja ke arah yang lebih baik. Sementara itu, penggunaan situs jejaring sosial memberikan pengaruh secara langsung terhadap moral remaja, yang berarti bahwa bila penggunaan situs jejaring sosial dipakai untuk hal-hal yang baik, maka dapat turut membentuk moral remaja ke arah yang lebih baik; dan bila dipakai untuk tujuan yang negatif, maka akan sebaliknya. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya empati dan penggunaan situs jejaring sosial dalam membentuk moral remaja masa kini.
Peran pelatihan strategi "Smart" dalam meningkatkan self-regulated learning (SRL) pada siswa SMP Krishervina Rani Lidiawati
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu51

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pelatihan strategi ‘SMART’ dalam meningkatkan Self-regulated learning (SRl) pada siswa SMP yang memiliki nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Self-regulated learning (SRL) adalah suatu proses di mana seorang peserta didik mengaktifkan pikirannya (cognition), perasaannya (affect), dan perilaku (behavior) secara sistematis yang berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran (Zimmerman & Schunk, 2001). SMART (Specific, Measurable, Action, Realistic, dan Time) merupakan strategi dalam pembentukan SRl. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 10 orang yang terdiri dari 6 laki-laki dan 4 perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif action research. Penelitian ini terdiri dua siklus, pada masing-masing siklus dilakukan pengukuran untuk mengevaluasi hasil penelitian. Hasil penelitian pada siklus pertama dengan uji beda paired sample t-test menunjukkan tidak adanya perubahan regulasi diri yang signifikan pada partisipan (t = 1.476, p > .05). Pada siklus kedua juga menunjukkan tidak adanya perubahan skor SRL secara signifikan pada post-test 1 dan post-test 2 (t = 0.152, p > .05).
Olah raga dan regulasi emosi: Sebuah studi korelasi pada taruna Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) Juandita Widowianti Permono; Chandradewi Kusristanti
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu52

Abstract

Taruna sebagai siswa pada Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) dihadapkan pada berbagai macam tuntutan, baik akademik maupun non-akademik, yang dapat memicu stres. Salah satu respons yang dihasilkan oleh stres yaitu respons emosional. Respons emosi dari stres tersebut perlu ditangani agar tidak memberikan efek yang lebih besar kepada para taruna. Oleh karena itu, para taruna perlu meregulasi emosinya. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan taruna terkait upaya regulasi emosi dan juga yang menjadi karakteristik dari PTK yaitu aktivitas fisik berupa olahraga wajib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara olahraga dengan regulasi emosi pada taruna PTK. Sampel penelitian berjumlah 270 orang taruna yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling (stratified random sampling). Penelitian ini menggunakan alat ukur adaptasi dari International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan Emotion Regulation Questionnaire. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara olahraga dengan regulasi emosi reappraisal (r = .109, p = .074) maupun supresi (r = .031, p = .612).
Penemuan makna hidup pada insan pasca stroke Adjeng Pudji Rachmawati
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penemuan makna hidup pada insan pasca stroke. Proses penemuan makna hidup, tersusun ke dalam lima tahapan yaitu diawali tahap derita, tahap penerimaan diri, tahap penemuan makna, tahap realisasi makna, dan diakhiri tahap kehidupan bermakna. Selain itu dibahas pula mengenai faktor-faktor apa saja yang memengaruhi insan pasca stroke dalam menemukan makna hidup. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman secara menyeluruh dan utuh dari kasus yang ada. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam (depth- interview). Subjek pada penelitian ini melibatkan tiga orang insan pasca stroke yang berusia 45–54 tahun yang mengalami kelumpuhan. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami penderitaan secara fisik dan mental. Tetapi hanya dua subjek yang dapat mengubah kondisi penderitaan tersebut menjadi penghayatan kehidupan yang bermakna (meaningfull). Adanya nilai-nilai yang diperoleh dari proses penderitaan menjadi sumber penting bagi subjek dalam menemukan makna hidup. Implikasi dari penelitian ini diharapkan, insan pasca stroke dapat lebih memaknai hidupnya dengan cara melakukan kegiatan yang dapat menunjang proses penyembuhan dan bagi keluarga dapat terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada insan pasca stroke demi tercapainya kesembuhan.

Page 2 of 2 | Total Record : 14