cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2017)" : 18 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KUAMANG KECAMATAN PANTI TAHUN 2016 Rahmi Kurnia Gustin; Yuhendri Putra; Novia Delita
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.276

Abstract

Motivasi adalah suatu kondisi yang dapat menggerakan dan mempengaruhi pegawai.Puskesmas Kuamang merupakan salah satu dari beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Pasaman. Dilihat Rekapitulasi kehadiran di Puskesmas Kuamang kehadiran pegawai masih rendah ditemukan 80% dari 40 pegawai pernah tidak masuk kerja dengan bebagai alasan seperti izin tampa keterangan, alpa, cuti melewati batas. Kinerja Puskesmas Kuamang dilihat dari laporan tahunan 2015 terlihat rendahnya cakupan Program dilaksanakan seperti: terlihat pada Program KIA cakupan Kunjungan Nifas 78% target 90% ,Asi Eksklisif 66,99% target 100%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja pegawai. Desain penelitian mengunakan cross sectional dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2016 di Puskesmas Kuamang Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Populasi penelitian seluruh pegawai Puskesmas berjumlah 40 orang, semua populasi dijadikan sampel dengan mengunakan teknik sampel jenuh. Pengolahan data analisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis diperoleh adanya hubungan bermakna antara tanggung jawab dengan motivasi kerja (p=0,0001,) hubungan interpersonal dengan motivasi kerja (p=0,011), kondisi kerja dengan motivasi kerja (p=0,006), dan pengawasan dengan motivasi kerja (p=0,002). Dapat disimpulkan, bahwa faktor tanggung jawab, hubungan interpersonal, konsi kerja dan pengawasan berhubungan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Kuamang. Untuk itu diharapkan kepada seluruh pegawai agar dapat menerapkan pola motivasi kerja dengan baik.
ANALISIS PENGELOMPOKAN DAN PEMETAAN KECAMATAN BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PADANG TAHUN 2016 Vivi Okta Sanggara; Novi Arma; Yeffi Masnarivan
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.277

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penerapan prinsip pemerataan tanpa memperhatikan karakteristik wilayah dalam pelaksanaan program pemberantasan dan penanggulangan penyakit menular DBD menyebabkan program tersebut kurang efektif dan tidak tepat sasaran, dengan demikian peningkatan kasus DBD tiap tahunnya menjadi masalah yang hampir selalu dihadapi oleh Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelompokan dan pemetaan kecamatan berdasarkan faktor penyebab DBD di Kota Padang tahun 2016. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan menggunakan data sekunder tahun 2015 dan analisis multivariat meliputi analisis kluster, analisis biplot dan analisis diskriminan. Unit analisis dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang dan menggunakan 8 faktor penyebab DBD di Kota Padang. Proses pengelompokan menghasilkan tiga kluster kecamatan berdasarkan faktor penyebab DBD variabel pembeda antar kluster berdasarkan hasil analisis diskriminan yaitu; variabel parsentase PHBS, UKBM dan TTU. Kluster satu dipengaruhi oleh variabel diskriminan persentase PHBS. Kluster dua dipengaruhi oleh variabel diskriminan persentase TTU, PHBS dan UKBM. Kluster tiga dipengaruhi oleh variabel diskriminan TTU dan klaster empat dipengaruhi oleh variable diskriminan UKBM. Pemetaan yang dilakukan menghasilkan peta kejadian DBD, peta hasil pengelompokan kecematan, dan peta kecamatan berdasarkan potensi kerawanan DBD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan karakteristik dan kerawanan pada masing-masing kluster kecamatan di Kota Padang berdasarkan faktor penyebab DBD. Untuk itu, disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Padang dalam pelaksanaan program pemberantasan dan pencegahan penyakit DBD untuk melaksanakan manajemen penyakit berbasis wilayah berdasarkan karakteristik masing- masing setiap kecamatan.
PENGARUH TERAPI WARNA MERAH DAN SENAM OTAK TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK PADA LANSIA DENGAN DIMENSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH DI SICINCIN TAHUN 2015 Yade Kurnia Sari; Evi Susanti; Wel Welni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.278

Abstract

Lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun berisiko terkena penyakit demensia. Demensia merupakan gangguan intelektual yang menghambat fungsi kerja dan sosial seperti perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh, Terapi warna merah, Senam otak merupakan salah satu bentuk terapi non farmakologis yang sangat penting dilakukan dalam rangka peningkatan daya ingat dan konsentrasi, mengurangi ganguan psikologis seperti depresi, ansientas, agitasi, delusi, halusinasi dan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Terapi Warna Merah Dan Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Lansia Dengan Dimensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Di Sicincin Tahun 2015. Desain Penelitian ini menggunakan Quasy-eksperimen “Non Equivalent Control Group”. Dengan jumlah sampel 32 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dengan observasi eksperimental melalui rata-rata dan analisis bivariat dengan uji independent t-test secara komputerisasi. Hasil Penelitian menunjukkan terapi warna merah dan senam otak sama-sama efektif terhadap peningkatan memori jangka pendek dan disarankan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi PSTW Sabai Nan Aluih di Sicincin dan bisa diterapkan.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (TENAGA ANALIS) BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN)DI PUSKESMAS KEPERAWATAN SEBELAT PUTRI HIJAU KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2016 Fadilla Sari; Muhammad Hatta
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.279

Abstract

Pada bulan Agustus 2015 - Juni 2016 Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan dengan 2 puskesmas lainnya di Kecamatan Putri Hijau yaitu sebesar 4.840 pasien dengan jumlah tenaga 32 Orang (PNS) dan 25 orang (Tenaga Honorer dan atau TKS). Apakah Tenaga SDM Kesehatan tesebut sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak, karena Jumlah SDM Kesehatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan (Kelebihan atau Kekurangan) merupakan masalah pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal. Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kuantitatif yang di dasarkan pada beban kerja dengan metode WISN (Metode Workload Indicators Of Staffing Need).Sampel Penelitian adalah SDM kesehatan pada Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau tahun 2016 pada unit kerja Laboratorium (3 Analis). Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Analisis dalam penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan tenaga Analis. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia Tenaga Analis di laboratorium 1386 jam/tahun atau 83160 menit/tahun. Standar kelonggaran tenaga Analis 0,201 SDM. Jumlah kebutuhan Tenaga Analis berdasarkan perhitungan Metode WISN yaitu berjumlah 1 orang dari jumlah staff/analis yang ada 3 orang. Kesimpulan nya adalah terjadinya kelebihan tenaga analis sebanyak 2 orang sehingga menyebabkan permasalahan yaitu kinerja yang tidak optimal. Saran sebaiknya dalam perencanaan mendatang Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki sistem informasi ketenagaan yang baik sehingga dapat menjadi landasan Pemerintah Daerah Setempat dalam penempatan tenaga analis ataupun tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau.
TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI MENGENAI ASI EKSKLUSIF DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENERAPAN BREASTFEEDING FATHER Dian Sari; Desy Aryani Putri Aryani Putri; Eka Rahmawati; Imami Nur Rachmawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.280

Abstract

Data Pemerintah Provinsi Jakarta (2003) menyebutkan angka kematian bayi di Indonesia 20 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu cara mengurangi angka tersebut adalah pemberian ASI eksklusif. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari suami yang dikenal dengan breastfeeding father. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif untuk menggambarkan hubungan tingkat pengetahuan suami mengenai ASI ekslusif dan penerapan breastfeeding father pada 60 suami pekerja di beberapa kantor di Jakarta dan Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan suami mengenai ASI ekslusif dan penerapan breastfeeding father (p value=0,275; CI=95%). Penelitian ini merekomendasikan untuk memperhatikan faktor perancu yang berpengaruh terhadap penerapan breastfeeding father.
TERAPI MODALITAS: FOOD COMBINING, PENGOBATAN TRADISIONAL, DAN MEDITASI UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS Rima Berlian
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.281

Abstract

Penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan. Pengendalian selain untuk mengatasi gejala dan keluhan namun juga diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti aterosklerosis dan neuropati. Kecenderungan masyarakat untuk beralih dari pengobatan medis kepada pengobatan komplementer dan alternatif sebagai terapi semakin meningkat di Indonesia. Selain karena harga pengobatan medis yang semakin mahal juga karena pengobatan komplementer dinilai banyak memberikan manfaat. Beberapa terapi modalitas yang bagus dilakukan untuk penderita diabetes melitus adalah food combing, pengobatan tradisional, dan meditasi.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI BERAT DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2015 Darnisah Umala Harahap; Fitria Sari Ramadhanis; Mutia Felina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.282

Abstract

Preeklamsia berat adalah penyakit pada kehamilan dengan tanda-tanda hipertensi 160/110 mmHg, edema dan proteinuria pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Data di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar didapatkan jumlah total kasus Preeklamsi Berat pada tahun 2012 sebanyak 82 kasus, tahun 2013 sebanyak 34 kasus dan tahun 2014 sebanyak 63 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsi berat yaitu tingkat pendidikan, pekerjaan, umur, paritas, kehamilan ganda, riwayat preeklamsi, riwayat hipertensi, riwayat DM dan status gizi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional, dengan rancangan penelitian kasus kontrol (case control). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Pada analisis bivariat, semuat variabel berhubungan secara signifikan. Hasil penelitian multivariate adalah tingkat pendidikan OR 2,3 (CI 95%: OR=1,3-4,1), pekerjaan OR 2,1 (CI 95%: OR=1,2-3,4), umur OR 3,1 (CI 95%: OR=1,7-5,3), paritas OR 1,8 (CI 95%: OR=1,2-3,1), riwayat preeklamsi OR 3,0 (CI 95%: OR=1,7-5,3), riwayat hipertensi OR 7,3 (CI 95%: OR=4,1-13), riwayat DM OR 2,1 (CI 95%: OR=1,2-3,3), status gizi OR 2,2 (CI 95%: OR=1,2-3,4). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan, umur, paritas, riwayat preeklamsi, riwayat hipertensi, riwayat DM dan status gizi terhadap kejadian preeklamsi berat. Sarannya adalah melakukan pemeriksaan ANC yang rutin serta berprilaku hidup sehat.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BIOLOGI BERNUANSA KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK SISWA SMA KELAS XI SEMESTER GENAP Niken Niken
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.283

Abstract

Permasalahan yang ditemukan pada SMAN di Sijunjung adalah belum terdapat penuntun praktikum khusus dalam melakukan kegiatan praktikum. Penuntun praktikum masih berupa lembar kerja siswa (LKS), buku paket, dan lembar praktikum yang diambil dari internet. Penuntun praktikum tersebut tidak menjadikan praktikum terorganisasi dengan baik, sehingga siswa tidak terbiasa dalam melatih keterampilan proses sains yang dimiliki. Pemahaman konsep Biologi secara utuh membutuhkan pemahaman biologi sebagai produk dan proses. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan, untuk menghasilkan penuntun praktikum yang praktis dan mengungkapkan keefektifan penuntun praktikum biologi bernuansa keterampilan proses sains untuk siswa SMA kelas XI semester genap. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap investigasi awal, tahap pengembangan atau pembuatan prototipe, dan tahap penilaian. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah lembar validasi penuntun praktikum, angket praktikalitas untuk guru dan siswa, angket motivasi siswa, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan tes hasil belajar siswa. Ujicoba kelompok besar dilakukan pada 22 siswa kelas XI IPA SMAN 1 Sijunjung, 30 siswa kelas XI IPA SMAN 9 Sijunjung, dan 20 siswa kelas XI IPA SMAN 10 Sijunjung. Data dianalisis secara deskriptif dengan mempersentasekan hasil yang didapatkan di lapangan. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa Penuntun Praktikum Biologi Bernuansa Keterampilan Proses Sains untuk Siswa SMA Kelas XI Semester sangat praktis dengan nilai 3,69 oleh guru dan 3,57 oleh siswa dan sangat efektif dengan nilai aktivitas 89,91%, motivasi dengan nilai 89,17%, dan hasil belajar dengan nilai 83,47%. Kesimpulannya adalah bahwa Penuntun Praktikum Biologi Bernuansa Keterampilan Proses Sains untuk Siswa SMA Kelas XI Semester Genap sudah valid, praktis, dan efektif
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN SPOTLIGHT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTsN PAKAN RABAA KABUPATEN SOLOK SELATAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Yulia Ratna Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.284

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan oleh guru mengakibatkan rendahnya hasil belajar biologi. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar biologi siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebabnya adalah siswa kurang termotivasi untuk belajar karena pembelajaran masih didominasi oleh guru sehingga siswa sering meribut dalam kelas, interaksi antara siswa dan guru tidak ada atau tidak adanya feedback antara guru dan siswa, dan materi dirasakan sulit untuk dipahami. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penerapan strategi pembelajaran Spotlight. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan Randomized Control-Group Postest Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa Tahun Pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling dan yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas VII A dan kelas kontrol VII B. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa dan diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 76,40 dan kelas kontrol 56,27. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh harga thitung = 6,47 > ttabel = 1,88 yang berarti hipotesis penelitian H1 diterima. Jadi strategi pembelajaran Spotlight dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN PROGRAM JAMKESMAS DI KABUPATEN SELUMA Veby Fransisca Rozi; Sri Zuharni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.285

Abstract

Program Jamkesmas adalah suatu program jaminan sosial yang diberikan kepada masyarakat miskin tanpa adanya kewajiban bagi masyarakat miskin untuk memberikan kontribusi premi atau iuran, dimana dalam menentukannya diperlukan seleksi atau mean test. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan kepuasan pelayanan program Jamkesmas di wilayah Puskesmas Air Periukan Tahun 2013. Jenis penelitian bersifat survey analitik dengan metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta Jamkesmas yang melakukan kunjungan di wilayah Puskesmas Air Periukan Tahun 2012 yaitu sebanyak 508 orang, sedangkan Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling yaitu 128 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dari 35 peserta Jamkesmas yang mempunyai pengetahuan kurang sebagian besar 27 (77,1%) merasa tidak puas dengan pelayanan Jamkesmas. Hasil Uji statistik menunjukkan nilai p=0,002, < nilai α = 0.05 hal ini berarti ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan masyarakat tentang pelayanan Jamkesmas dengan kepuasan pelayanan Jamkesmas di wilayah Puskesmas Air Periukan. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa dari 57 masyarakat peserta Jamkesmas yang mempunyai mempunyai sikap tidak mendukung sebagian besar 45 (78,9%) merasa tidak puas dengan pelayanan Jamkesmas. Hasil Uji statistik menunjukkan nilai p=0,00, < nilai α = 0.05 hal ini berarti ada hubungan yang bermakna antara sikap masyarakat tentang pelayanan Jamkesmas dengan kepuasan pelayanan Jamkesmas.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue