cover
Contact Name
Novian Wely Asmoro
Contact Email
agrisaintifika@gmail.com
Phone
+62271-593156
Journal Mail Official
agrisaintifika@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Jl. Letjend Sujono Humardhani No 1, Jombor, Sukoharjo 57521 Jawatengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 25800345     EISSN : 2580748X     DOI : 10.32585/ags.v3i2.544
Agrisaintifika is a scientific journal that embodies scientific articles for researchers in the field of agricultural sciences (covering the field of agribusiness, agrotechnology, food, and animal husbandry) so that it can be used as a media publication of research results.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika" : 10 Documents clear
Karakter Agronomis Tanaman Kedelai (Glycine max L Merril) Terhadap Pemberian Kompos Kulit Buah kakao Pada Tanah Ultisol Tri Kusumastuti; Muh Kusberyunadi
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.545

Abstract

Tanah ultisol merupakan salah satu jenis tanah marginal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian karena keberadaanya yang cukup luas. Untuk meningkatkan kandungan unsur hara dan memperbaiki sifat tanah pada tanah ultisol dapat dilakukan dengan menambahkan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter agronomis tanaman kedelai terhadap pemberian kompos kulit buah kakao pada tanah ultisol. Penelitian ini telah dilakukan di Dusun Soboman, Ngestiharjo, Kasian, Bantul, Yogyakarta pada bulan  Juni – Agustus 2019.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan faktor tunggal yaitu dosis kompos kulit buah kakao yang terdiri dari 7 aras (0, 50, 100, 150, 200, 250 dan 300) g / tanaman dan diulang sebanyak tiga ulangan.   Variabel yang diamati meliputi jumlah bintil akar, berat kering bintil akar, panjang akar, berat kering akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, jumlah polong, berat biji per tanaman dan indeks panen. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos kulit buah kakao dengan dosis 150 gram per tanaman tingkat efisiensinya lebih tinggi dan memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah ultisol.
Analisis Daya Saing Di Desa Tleter Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Arif Irfanda Irfanda
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.550

Abstract

Kopi merupakan tanaman perkebunan yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Di Indonesia banyak daerah penghasil kopi dengan cita rasanya yang khas. Kabupaten Temanggung adalah salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia, namun tidak semua daerah di Kabupaten Temanggung dikenal sebagai penghasil kopi dengan cita rasa yang khas. Salah satu daerah penghasil kopi di Kabupaten Temanggung yaitu Desa Tleter yang terletak di Kecamatan Kaloran. Untuk mengetahui apakah kopi dari Desa Tleter bisa dikembangkan atau tidak maka diperlukan analisis daya saing sehingga akan diketahui keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif dari usaha tani kopi yang sudah dilakukan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing kopi di Desa Tleter Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 petani kopi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis daya saing dilakukan dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil analisis PAM menunjukkan nilai keunggulan kompetitif atau PCR  sebesar  0, 55 dan keunggulan komparatif atau DRCR sebesar 0,55 artinya kopi di Desa Tleter memiliki daya saing. 
PENGARUH PENAMBAHAN AGAR DAN PATI TERHADAP KARAKTERISTIK CASSAVA LEAF SHEET Zulfah Maharani
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.541

Abstract

Cassava leaf sheet merupakan produk berbentuk lembaran tipis yang terbuat dari daun singkong dan hampir menyerupai nori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan agar dan pati terhadap karakteristik cassava leaf sheet. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Perlakuan terdiri dari penambahan bahan pembentuk gel yaitu agar dan pati. Konsentrasi agar yang ditambahkan yaitu ( 1%,2% dan 3%) dan pati (7%,8% dan 9%). Analisis yang dilakukan meliputi kadar air, kadar serat kasar, kadar abu dan uji organoleptik. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan agar 2 % adalah perlakuan terbaik dengan kadar air 9, 072%, kadar abu 33,52%, dan kadar serat kasar yang tinggi dengan karakteristik warna hijau agak gelap, aroma daun singkong yang sedikit kuat, rasa yang agak gurih, rasa yang asin, agak rapuh, dan tidak elastis.Kata kunci: agar, cassava leaf sheet, pati
Metode Penentuan Faktor-faktor Keberhasilan Penting dalam Analisis SWOT Mohamad Harisudin Mahfud
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.546

Abstract

Abstract : Discussion about the strategy has become an interesting topic to be discussed. Practitioners and academics mutually support the development of strategic management. SWOT analysis is an analytical tool most widely used amongst other analytical tools.The initial stages should researchers do is set an important success factor, because the key success factors is a prerequisite to the formulation of strategic alternatives. However in the study of the meta-analysis found a fact that the existing strategy formulation has the weakness of the methodology. Among the weakness is the low level of reliability and validity of the critical success factors (strengths, weaknesses, opportunities and threats) that are set. This article proposed a solution in the form of formulation procedures critical success factors that can be replicated by other researchers as well as ease of corrective action if found errors in the determination of critical success factors. Keywords: Strategy, Critical Success Factors, Methodological, SWOT
THE ABILITY OF Lactobacillus plantarum BSL IN REDUCING THE TISSUE DAMAGE OF LIVER AND SPLEEN IN RATS INFECTED BY Listeria monocytogenes ATCC 7644 Firat Meiyasa; Betty Sri Laksmi Jenie; Lilis Nuraida; Nurbety Tarigan
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.542

Abstract

Lactobacillus plantarum BSL, previously isolated from Indonesian sauerkraut. In this study, we investigated the ability of L. plantarum BSL in reducing the tissue damage of liver and spleen in rats infected by Listeria monocytogenes ATCC 7644. Treatment group of rats received 0.5 mL culture suspension (109 CFU/mL) of L. plantarum BSL and control group received 0.5 mL of 0.85% w/v NaCl daily for nine days of experiment. Both groups were infected at 3rd day with 0.5 mL of suspension of L. monocytogenes (109CFU/mL). At the 2nd (before infection), 5th, 7th, and 9th day (after infection), the rats were sacrificed and then, liver and spleen were assessed for histopathological. Our study revealed that the administration of L. plantarum BSL could be able to reduce the liver and spleen damage of the experimental rats.
Fermentasi dengan Menggunakan Berbagai Jenis Mikrobia untuk Menurunkan Kandungan Saponin Buah Trembesi (Sammanea saman) Ahimsa Kandi Sariri; Engkus Ainul Yakin
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi dengan menggunakan berbagai mikrobia terhadap kandungan saponin dan nutrient buah trembesi. Agensia fermentasi yang digunakan terdiri dari dua kelompok yaitu jamur   Aspergillus niger dan bakteri  Lactobacillus plantarum. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola searah perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terbentuk kombinasi perlakuan 12 unit percobaan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis kandungan saponin dan analisis proksimat daun trembesi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Aspergillus niger dan Lactobacillus plantarum dalam fermentasi dapat menurunkan kandungan saponin dalam buah trembesi dan penggunaan Aspergillus niger dan Lactobacillus plantarum dalam fermentasi dapat menurunkan kandungan kandungan serat kasar dan meningkatkan protein kasar buah trembesi.
APLIKASI PUPUK BOKASHI PENGARUHNYA PADA MUTU KIMIA SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) DAN AKTIVITAS EKSTRAKNYA DALAM MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH Sudarmi Sudarmi; Wiwik Darmini; Wartini Wartini
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.543

Abstract

Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh pemupukan bokashi terhadap mutu simplisia  dan kemampuan ekstrak sambiloto (Andrographis paniculata Ness) dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Simplisia yang memenuhi standar mutu MMI (Materia Media Indonesia) digunakan sebagai bahan mengkaji kemampuan ekstrak sambiloto untuk penurunan kadar kolesterol darah. Metode penelitian adalah eksperimen  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan, 6 perlakuan dosis ekstrak sambiloto  yaitu : Dosis 0 ekstrak sambiloto (kontrol normal, D0);  kontrol positip kolesterol (D1);  pembanding simvastatin 2mg/200 gr bb (D2);   dosis 100 mg sambiloto/200 gr bb (D3); dosis 200 mg sambiloto/200 gr bb (D4) dan dosis 400 mg sambiloto/200 gr bb (D5). Tikus yang diuji adalah tikus putih jantan galur Wistar berumur 2 bulan, berat badan ±200 gr. Analisis menggunakan Anova, dan uji lanjut menggunakan DMRT,  α 5%. Hasil penelitian  bahwa  ekstrak sambiloto dosis 100 mg/200 gr bb, 200 mg/200 gr bb; 400 mg/200 gr bb dan pembanding simvastatin 2 mg/200 gr bb semuanya dapat menurunkan kadar kolesterol total darah tikus yang dibuat hiperkolesterolemia. Yang menarik pada penelitian ini bahwa dosis 400 mg/200 gr bb  mempunyai kemapuan hampir sama dengan simvastatin dosis  2 mg/200 gr bb dalam menurunkan kadar kolesterol total darah  tikus yaitu sebesar 51%, dengan pertimbangan resiko hipokolesterolemia.  Kata kunci : Pupuk bokashi, hiperkolesterolemia , kadar kolesterol darah, sambiloto
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK COKELAT MONGGO DI KOTAGEDE, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA RAj. Tysa Kusumowardhani
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan konsumen Cokelat Monggo serta rekomendasi strategi yang tepat untuk meningkatkan kepuasan konsumen produk Cokelat Monggo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Pengambilan lokasi penelitian secara sengaja. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskripstif, metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil perhitungan Costumer Satisfaction Index (CSI), tingkat kepuasan konsumen produk Cokelat Monggo yaitu sebesar 76.93%  yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan konsumen sudah merasa puas. Alternatif strategi pemasaran yang direkomendasikan yaitu pada strategi produk, pencantuman informasi kandungan gizi disetiap varian produk Cokelat Monggo. Alternatif strategi distribusi yang dapat dilakukan adalah menyediakan prasarana penjualan atau display. Alternatif strategi harga yang disarankan adalah membuat promosi harga produk Cokelat Monggo. Alternatif strategi promosi yang dapat dilakukan menjadi sponsor kegiatan tertentu dan metode Word of Mouth (WOM). Peningkatan layanan informasi dapat dilakukan dengan membuat menu khusus untuk kritik dan saran, memperjelas akun resmi Cokelat Monggo disetiap produk maupun iklan dan promosi serta memperbaharui data website.
Karakteristik Biskuit Tersubstitusi Tepung Millet (Setaria italica L.) Retno Widyastuti; Afriyanti Afriyanti; Novian Wely Asmoro; Aninda Nurul Aini
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.544

Abstract

Salah satu jenis serealia non-beras yang berpotensi dikembangkan sebagai pendukung ketahanan pangan nasional adalah millet. Biji millet mengandung karbohidrat mirip dengan beras dan memiliki kadar protein dan lemak lebih tinggi, millet juga mengandung komponen bioaktif yang bersifat antioksidan. Pemanfaatan millet masih sangat terbatas, salah satu alternatif pemanfaatannya dapat dilakukan pembuatan biskuit. Usaha ini belum pernah dilakukan sebelumnya, penelitian mengenai millet terbatas pada sifat fisikokimia tepung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa formulasi substitusi tepung millet pada pembuatan biskuit terbaik berdasarkan karakter kimia dan sifat organoleptik. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor yaitu proporsi tepung millet : tepung terigu (40:60); (50:50) dan (60:40). Sifat organoleptik diuji berdasarkan warna, aroma, tekstur, rasa dan tingkat kesukaan keseluruhan sedangkan karakteristik kimia biskuit millet dianalisis berdasarkan kadar air dan asam lemak bebas. Hasil menunjukan bahwa tepung millet dapat digunakan sebagai bahan substitusi tepung terigu dalam pembuatan biscuit. Standar mutu kadar air dan asam lemak bebas berdasarkan SNI 2973-2011 adalah maksimal 5% dan maksimal 1%. Kadar air biskuit tersubstutisi tepung millet berkisar antara 1,95-3,95% sedangkan kadar asam lemak bebas berkisar 0,043-0,063%. Formulasi biskuit tersubstitusi yang paling disukai adalah penambahan 40% tepung millet berdasarkan rasa, aroma, warna dan tekstur biskuit.Kata kunci : biskuit, formulasi, millet, substitusi
RESPON TANAMAN DAHLIA (Dahlia pinnata) PADA BERBAGAI MACAM MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR Libria Widiastuti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.549

Abstract

Dahlias have a high potential for development in West Sumatra Province. This is based on a number of cities in West Sumatra such as Bukit Tinggi and Agam Regency which have designated themselves as "The City of Dahlia" to develop the potential of this biological resource. The objectives to be achieved in this study are: (1) to determine the effect of various types of planting media that are good for growth and quality of flowers on dahlia plants. (2) to determine the effect of various types of liquid organic fertilizer which is good for growth and flower quality in dahlia plants. (3) to determine the interaction of various types of planting media and liquid organic fertilizer types on the growth and quality of flowers in seruni plants. This research was conducted from July to October 2019 in Kudu Baki Sukoharjo, Central Java, with a height of 100 meters above sea level. The experiments were arranged in a Completely Randomized Design (CRD), which consisted of two factors and three replications. Kinds of Planting Media (M) consist of 4 levels, namely: top soil, husk charcoal, bamboo leaf humus, and fern. Liquid Organic Fertilizer (P) consists of 3 levels, namely: IN Grow, GDM, and Grow more. The results showed that the treatment of organic fertilizer in Grow Grow and rice husk charcoal growing media showed the highest results significantly for all observations, namely plant height, leaf area, flower appearance, flower diameter, tuber diameter and harvest age. Growmore fertilizer treatment and top soil planting media showed the lowest results significantly for all observed parameters, namely plant height, leaf area, flower appearance, harvest age, flower diameter and plant shelf life. There was no interaction between the treatment types of the planting media and the types of liquid organic fertilizer on all observational parameters.

Page 1 of 1 | Total Record : 10