cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO" : 34 Documents clear
Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Di Pantai Moinit Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Natasya C. P. Simbar; Tommy Jansen; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Moinit terletak di Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Daerah Pantai ini merupakan salah satu tempat wisata di Kecamatan Amurang, juga disekitar pantai terdapat sekolah pelayaran dan PLTU. Berdasarkan hasil pengamatan dilokasi, telah terjadi abrasi sehingga mengakibatkan mundurnya garis pantai yang berdampak pada lokasi masyarakat setempat beraktivitas. Maka dalam penataan serta pengembangan lokasi pariwisata tersebut diperlukan penelitian mengenai perencanaan bangunan pengaman pantai. Dalam penelitian ini dilakukan survey lokasi penelitian, pengambilan data pasang surut dan data kecepatan angin agar dapat merencanakan suatu perencanaan bangunan pengaman pantai. Berdasarkan pengolahan data maka didapatkan bangunan revetment dengan tinggi bangunan 5,725m dan lebar puncak 3,6646m dengan kemiringan 1:4. Fungsi dari bangunan pengaman pantai revetment untuk melindungi tanah dibelakang bangunan pengaman pantai dari gempuran gelombang supaya tidak terjadi abrasi. Kata kunci – pantai Moinit, revetment, perencanaan, bangunan pengaman pantai
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal (Studi Kasus: Simpang Tak Bersinyal Depan SMA Negeri 7 Manado Antara Jl. Tololiu Supit Dan Jl. W. Z. Yohanes) Anugerah M. Robot; Semuel Y. R. Rompis; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan perpotongan antara dua atau lebih ruas jalan yang dimana pada persimpangan tidak bersinyal akan terjadi konflik antar kendaraan yang melewati simpang tersebut. Kota Manado juga memiliki beberapa persimpangan tidak bersinyal contohnya seperti persimpangan antara Jl Tololiu Supit dan Jl WZ Yohanes yang terletak di area persekolahan tepatnya di depan SMA Negeri 7 Manado. Simpang tersebut kerap kali menimbulkan masalah kemacetan karena terdapat banyak kendaraan yang sering melewati simpang tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kinerja simpang pada simpang tak bersinyal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal dengan menggunakan metode PKJI 2014 dan juga akan melakukan pemodelan simulasi dengan menggunakan perangkat lunak PTV Vissim guna untuk meningkatan kinerja dari simpang tak bersinyal tersebut. Survey pengambilan data dilakukan selama 3 hari. Hasil yang didapatkan untuk volume lalu lintas tertinggi didapat pada hari senin 31 Oktober 2022 pukul 07.00 - 08.00 dengan jumlah volume lalu lintas (Q) sebesar 2268,9 skr/jam, kapasitas (C) 2536,64 skr/jam, derajat kejenuhan (DJ) 0,89, Tundaan (T) 15,5058 detik/skr, peluang antrian (PA) 32%-63%, dan tingkat pelayanan simpang (LOS) C. Hasil dari alternatif simulasi Vissim menunjukkan bahwa alternatif penambahan 1 lajur di bagian kiri antara Jl WZ Yohanes dan Jl Toloiu Supit (Teling) merupakan alternatif yang paling efektif dari ketiga alternatif yang dicoba. Kata kunci - Simpang Tak Bersinyal, PKJI 2014, DJ, PTV Vissim
Analisis Neraca Air Sungai Alopohu Di Titik Bendung Alopohu Kabupaten Gorontalo Gerald C. A. Nayoan; Jeffry S. F. Sumarauw; Liany A. Hendratta
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Alopohu yang terletak di Kabupaten Gorontalo dimanfaatkan untuk mengairi lahan irigasi D.I Alopohu dengan luas fungsional 3462 ha. Akan tetapi, pada periode musim kemarau, debit sungai Alopohu mengalami penurunan drastis. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan studi mengenai neraca air dan melihat keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air Sungai Alopohu. Analisis Neraca Air dilakukan dengan membandingkan ketersediaan air dan kebutuhan air. Ketersediaan air dihitung berdasarkan seri data debit tahun 2007-2021 yang bersumber dari PDA Alopohu-Limehu dan transformasi hujan menjadi aliran menggunakan metode NRECA. Kebutuhan air yang dihitung adalah kebutuhan air irigasi. Hasil analisis neraca air menunjukan bahwa ketersediaan air Sungai Alopohu tidak mampu memenuhi kebutuhan air D.I Alopohu. Untuk meminimalisir defisit, perlu memberlakukan sistem rotasi dalam pemberian air. Kata kunci - sungai Alopohu, metode NRECA, neraca air
Analisis Neraca Air Sungai Malalayang Di Titik Pengamatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pancuran IX, Winangun, Kota Manado Mattheuw D. Taju; Jeffry S. F. Sumarauw; Tiny Mananoma
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Manado memanfaatkan air sungai Malalayang untuk pemenuhan kebutuhan air, yang diolah oleh PDAM Kota Manado. Berdasarkan hal ini maka perlu dilakukan analisis neraca air untuk mendapatkan nilai keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Analisis neraca air dilakukan dengan menganalisis ketersediaan air DAS IPA Pancuran IX menggunakan metode NRECA (Natural Rural Electric Cooperative Association) untuk mencari nilai Q90% sebagai kebutuhan air bersih. Nilai kebutuhan air yang dihitung merupakan nilai kebutuhan pengambilan air oleh IPA Pancuran IX dan IPA Lotta Pineleng serta kebutuhan air Q95% sesuai dengan peraturan pemerintah untuk pemeliharaan sungai. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kebutuhan air bersih dan kebutuhan pemeliharaan sungai Q95% tidak dapat tercukupi dikarenakan debit sungai hasil hitung Q90% yang relatif kecil. Kata kunci - sungai Malalayang, metode NRECA, PDAM, neraca air
Analisa Karakteristik Gelombang Kejut Pada Simpang Bersinyal (Studi Kasus: Jl. Yos Sudarso, Paal Dua, Manado) Margetty R. C. Siongke; Semuel Y. R. Rompis; Audie L. E. Rumayar
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan bersinyal Jl. Yos Sudarso, Paal Dua, Manado menimbulkan peristiwa gelombang kejut pada arus lalu lintas dikarenakan adanya perubahan nilai arus dan kepadatan, yang disebabkan oleh keberadaan lampu lalu lintas. Penelitian ini menganalisa karakteristik gelombang kejut untuk mengetahui waktu penormalan yang dibutuhkan, untuk memulihkan panjang antrian yang cukup panjang pada jam sibuk yang disebabkan oleh meningkatnya arus lalu lintas. Berdasarkan hasil pemodelan didapatkan model Greenshields pada hari Sabtu, 5 November 2022 sebagai model terbaik ditunjukkan dengan nilai R2 sebesar 0,683. Karakteristik gelombang kejut yang terjadi untuk arus VA = 1400 skr/jam adalah gelombang kejut maju bentukan (ωDA = 42,760 km/jam), gelombang kejut diam depan (ωDB = 0 km/jam), gelombang kejut mundur bentukan (ωAB = -8,503 km/jam), gelombang kejut maju pemulihan (ωDC = 25,631 km/jam), gelombang kejut mundur pemulihan (ωCB = -25,631 km/jam), gelombang kejut bergerak maju searah pergerakan lalu lintas (ωAC = 17,129 km/jam), tundaan yang terjadi (r = 83,32 detik), panjang antrian maksimum yang terjadi (QM = 294,476 m), waktu penormalan (T = 103,250 detik). Kata kunci - gelombang kejut, simpang bersinyal, arus lalu lintas
Analisis Kemacetan Lalu Lintas Pada Simpang Tak Bersinyal (Studi Kasus: Jl. Ahmad Yani – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Bethesda) Kezia G. Najoan; Semuel Y. R. Rompis; Audie L. E. Rumayar
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jl. Ahmad Yani – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Bethesda di Kota Manado yang merupakan simpang tak bersinyal sering terdapat kemacetan lalu lintas. Ini disebabkan oleh tata guna lahan simpang yang merupakan area komersil yang padat akan kegiatan masyarakat umum terutama kegiatan restoran yang terkenal di Kota Manado, pertokoan, SPBU dan Rumah Sakit Umum Daerah. Penelitian ini menganalisis karakteristik simpang dan besarnya hambatan samping yang mempengaruhi kemacetan lalu lintas pada simpang, kinerja jalan pada simpang serta memberikan alternatif penanganan solusi kemacetan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan untuk hambatan samping tersibuk pada Simpang Jl. Ahmad Yani – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Bethesda masuk dalam kategori hambatan samping sedang dengan total kejadian 300 – 499 per jam, volume lalu lintas terbesar yaitu 3300 skr/jam, nilai kapasitas (C) 2719,176 skr/jam, nilai derajat kejenuhan (DJ) 1,214, nilai tundaan simpang (T) 43,769 det/skr dan nilai peluang antrian dalam rentang nilai 60,12% – 122,48% dengan tingkat pelayanan simpang didapatkan nilai E yaitu buruk dengan nilai tundaan 40.1 – 60 det/skr. Alternatif penanganan solusi kemacetan yang dilakukan yaitu penertiban hambatan samping, pelebaran geometrik jalam, dan penertiban hambatan samping & pelebaran geometrik jalan. Hasil tundaan dari PTV Vissim untuk nilai tundaan turun sebesar 34%, 13%, dan 43%. Kata kunci - simpang tak Bersinyal, kemacetan, PKJI 2014, PTV Vissim
Analisis Penerapan SOP Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jembatan Dan Oprit Boulevard II Mayank Natasyah; Jermias Tjakra; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jaringan jalan dan jembatan merupakan salah satu bidang dalam konstruksi yang merupakan mengalami kemajuan yang sangat pesat di Indonesia. Jalan dan jembatan sebagai sarana trasportasi mempunyai peranan yang sangat penting bagi kelancaran pergerakan lalu lintas. Dari segi perekonomian, dengan adanya jembatan sebagai penghubung rute atau lintasan transportasi yang terpisah baik oleh sungai, rawa, danau, selat, saluran, jalan raya, jalan kereta api ataupun perlintasan lainnya dapat mengurangi biaya transportasi. Dalam dunia konstruksi selain mutu, biaya, dan waktu, keselamatan dan kesehatan kerja dalam pengerjaan proyek harus diperhatikan oleh pihak perusahaan konstruksi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan SOP Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II. Penelitian dilakukan dengan cara observasi langsung di lapangan, wawancara, pembagian kuesioner, serta pengambilan dokumentasi di lapangan. Hasil dari penelitian bahwa Implementasi SOP Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II masuk dalam klasifikasi sangat baik yang ditunjukan melalui presentase rsata-rata keseluruhan dari tiap variabel yang didapatkan dengan nilai 85,28%. Kata kunci - SOP, SMK3, jembatan, oprit
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Perilaku Aman (Safety Behavior) Pekerja Pada Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado Christy A. Labolaang; Grace Y. Malingkas; Febrina P. Y. Sumanti
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan pada bidang konstruksi memang tidak lepas dari masalah kecelakaan kerja. Dalam mengantisipasi dan mengurangi angka kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan konstruksi untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Perilaku aman merupakan salah satu langkah pencegahan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengethui gambaran perilaku aman (safety behavior) pekerja terhadap SMK3 pada pembangunan Balai Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif lalu dianalisa dengan menggunakan metode analisis univariat yang diolah dengan menggunakan software SPSS. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dari 35 pekerja, 74,3% pekerja memiliki pengetahuan yang baik mengenai K3, 88,6% pekerja memiliki sikap yang baik terhadap penerapan SMK3, dan 80% pekerja memiliki tindakan yang baik dalam penerapan SMK3. Hal ini menunjukkan faktor pengetahuan memiliki pengaruh yang penting terhadap pembentukan perilaku aman pekerja dalam melaksanakan pekerjaanya secara aman. Hasil penilaian perilaku pekerja proyek pembangunan Balai Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja rata-rata tergolong dalam kategori baik dengan persentase sebesar 88,4%. Kata kunci - perilaku aman, safety behavior, SMK3, SPSS
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Perumahan Di Kota Manado Dan Kabupaten Minahasa Utara Ester Brenda Mamangkej; Jermias Tjakra; Febrina P. Y. Sumanti
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat disetiap tahunnya, memicu pesatnya pengembangan pembangunan permukiman dan perumahan karena perumahan dan pemukiman mempunyai peranan dan fungsi yang penting dalam kehidupan manusia. Dengan demikian penyediaan akan lahan untuk pembangunan perumahan, sarana prasarana, fasilitas-fasilitas, maupun kebutuhan lainnya juga akan semakin meningkat. Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih suatu lokasi perumahan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa yang mempengaruhi konsumen dalam memilih lokasi perumahan yang ideal sebagai tempat tinggal atau tempat bermukim yang perlu diketahui, sehingga dapat memberikan referensi atau masukan bagi pengembang untuk memilih lokasi perumahan yang ideal dan memberikan yang terbaik, baik produk maupun layanan dalam perumahan . Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi penghuni perumahan dalam pemilihan lokasi perumahan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memberikan kuesioner kepada penghuni perumahan menengah keatas yang ada diwilayah kota manado dan kabupaten minahasa utara yaitu perumahan Tamansari Metropolitan, Kawanua Emerald City dan Puri Kelapa Gading. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi pemilihan lokasi perumahan berdasarkan urutan prioritas antara lain faktor fasilitas, kemudian disusul faktor kenyamanan, faktor aksesbilitas dan yang terakhir faktor harga. Kata kunci - faktor yang mempengaruhi, lokasi perumahan, konsumen
Evaluasi Limbah Cair dan Limbah Padat Di Rumah Sakit ADVENT Kota Manado Virzinia N. Manoppo; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit ADVENT Kota Manado merupakan rumah sakit yang ada di Kota Manado Sulawesi Utara dengan tipe kelas rumah sakit C karena telah memenuhi syarat minimal 100 tempat tidur. Rumah sakit menghasilkan limbah cair dan limbah padat. Limbah cair dan limbah padat yang dihasilkan berasal dari laboratorium, ruang poliklinik, ruang perawatan, ruang tindakan, dapur, kamar mandi, kamar cuci dan lain lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengolahan limbah cair dan limbah padat yang ada di Rumah Sakit ADVENT Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan pemeriksaan outlet IPAL parameter pH, BOD, COD, TSS, minyak & lemak, sudah memenuhi standar baku mutu yang di tetapkan oleh PERMEN LHK-RI No. 68 Tahun 2016 tentang Limbah cair domestik. Namun ada kandungan amoniak pada outlet sebesar 12 mg/L masih melampaui ambang batas yaitu sebesar 2 mg/L dengan demikian, IPAL Rumah Sakit ADVENT Kota Manado bisa diberikan variasi dosis kaporit. Pada proses pengangkutan sampah medis dan non medis Rumah Sakit ADVENT Kota Manado masih belum sesuai dengan PP Nomor 101 Tahun 2014 yaitu masih melewati beberapa ruangan perawatan pasien, kantin, dan dapur. Hal ini sangat berbahaya karena berpotensi menularkan sumber penyakit dan merusak estetika lingkungan sekitar rumah sakit. Kata kunci - RS ADVENT, limbah cair, limbah padat

Page 1 of 4 | Total Record : 34