cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO" : 36 Documents clear
Potensi Penggunaan Bacillus Subtilis Untuk Stabilisasi Tanah Bekas Tambang Emas E. Andrew N. Sinambela; Steeva G. Rondonuwu; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilisasi tanah dalam ilmu teknik sipil adalah merupakan tindakan atau usaha yang dilakukan untuk meningkatkan daya dukung tanah. Metode stabilisasi tanah adalah menambahkan material lain dan yang paling umum adalah metode mekanis dengan cara memadatkan lapisan tanah dengan alat berat, dengan kepadatan maksimum akan mengghasilkan daya dukung maksimum. Seiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan bahan mikroorganisme sebagai bahan tambah dalam proses stabilisasi tanah juga semakin diminati dan semakin ramah lingkungan yang umum disebut biogrouting atau bio-remediasi tanah. Stabilitas tanah bekas tambang hasil stabilisasi dengan penambahan bahan bakteri Bacillus Subtilis dalam penelitian ini menunjukkan nilai kepadatan maksimum tanah asli tanpa bahan tambahan = 1.947 t/m2 dan kepadatan maksimum tanah asli dengan bahan tambahan adalah = 1.950 t/m2 (waktu peram 0 hari), = 1.961 t/m2 (waktu peram 7 hari) serta = 1.978 t/m2 (waktu peram 14 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bakteri Bacillus Subtilis dalam proses stabilisasi tanah bekas tambang adalah berpengaruh terhadap stabilitas tanah. Kata kunci: stabilisasi, bakteri Bacillus Subtilis, kepadatan maksimum
Studi Pengembangan Potensi Wilayah Pantai Mangket Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Timothy B. Sulu; Arthur H. Thambas; Jeffry D. Mamoto
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Mangket terletak di kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara adalah pantai yang disepanjang pesisirnya dilewati jalan penghubung antara kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa, selain itu wilayah pesisir yang memiliki pasir putih itu juga dijadikan masyarakat sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal nelayan sehingga dapat dikatakan pantai mangket ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Studi pengembangan potensi wilayah pantai harus dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder berupa data angin, data gelombang, data pasang surut, juga melalui software penunjang yang ada. Kemudian data tersebut di analisis sehingga didapatkan potensi apa yang dapat dikembangkan di wilayah pantai Mangket. Berdasarkan analisa yang dilakukan terhadap wilayah Pantai Mangket menggunakan data gelombang dan angin (masa lalu) 5 tahun, maka diperoleh hasil Tinggi gelombang signifikan (H) = 0.746 meter, periopde gelombang signifikan (T) = 4.365 detik dan tinggi gelombang pecah (Hb) = 0.946 meter. Sehingga dapat dikatakan pantai Mangket memiliki gelombang yang relative rendah sehingga sangat aman dikembangkan untuk kegiatan masyarakat, khususnya untuk Pariwisata, dan sesuai juga dengan RTRW Kabupatan Minahasa Utara yang merencanakan strategi pengembangan wisata pantai dan bahari di kecamatan Kema. Kata kunci: Pantai Mangket, Potensi Pantai, Wilayah Pantai
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Gloria Palar; Hendra Riogilang; Revo L. Inkiriwang
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit menjadi salah satu sarana penyembuhan penyakit bagi masyarakat namun juga menjadi salah satu penyumbang limbah yang dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan makhluk hidup beserta lingkungan yang ada jika tidak diolah dengan benar. Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi merupakan salah satu rumah sakit yang telah menggunakan instalasi pengolahan air limbah dengan sistem biofilter anaerob dan aerob. Meskipun demikian pengolahan yang dilakukan masih dipertanyakan apakah efisien dalam menurunkan kadar pencemar atau tidak. Untuk itu maka dilakukan evaluasi kinerja sistem IPAL rumah sakit agar dapat mengetahui efisiensi kinerja IPAL yang digunakan. Dari hasil penelitian yang dilakukan di inlet dan outlet IPAL dapat dilihat kinerja IPAL rumah sakit sudah efisien dalam menurunkan kadar pencemar dalam air limbah. Dilihat dari parameter yang diuji telah mengalami penurunan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2016, pH dari 7,31 menjadi 7,05, BOD dari 9,7 mg/l menjadi 3,12 mg/l, COD dari 10 mg/l menjadi 4 mg/l, TSS dari 7 mg/l menjadi 1,2 mg/l, Minyak & Lemak dari 2 mg/l menjadi 0,5 mg/l. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi dan kiranya dapat membantu meningkatkan kinerja IPAL rumah sakit sehingga dapat selalu bekerja secara optimal. Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Amoniak, pH, BOD, COD
Metode Filtrasi Dengan Media Sekam Padi, Arang, Batu Zeolit Dan Pasir Kuarsa Untuk Menurunkan Kadar BOD, COD Dan TSS Pada Air Limbah Domestik Feabe Z. A. Bermuli; Isri R. Manganka; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan air limbah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan seperti penurunan kualitas air. Penurunan kualitas air dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan dan merusak ekosistem perairan. Oleh karena itu, dibutuhkan pengolahan terhadap air limbah khususnya air limbah domestik. Terdapat beberapa alternatif dalam pengolahan air limbah, salah satunya adalah filtrasi. Proses filtrasi menggunakan media filter untuk mengolah air limbah domestik. Beberapa media filter yang dapat digunakan yaitu sekam padi, arang, batu zeolit dan pasir kuarsa. Berdasarkan hasil penelitian, media filter yaitu sekam padi, arang, batu zeolit dan pasir kuarsa dapat menurunkan kadar BOD, COD dan TSS pada air limbah domestik. Variasi 1 dapat menurunkan 66,67% kadar BOD, 40% kadar COD dan 66,67% kadar TSS. Variasi 2 dapat menurunkan 66,67% kadar BOD, 55% kadar COD dan 80% kadar TSS. Variasi 3 dapat menurunkan 33,33% kadar BOD, 25% kadar COD dan 80% kadar TSS. Ketebalan media filter yang digunakan dapat mempengaruhi penurunan kadar BOD, COD dan TSS air limbah domestik. Kata kunci: media filter, air limbah domestik, sekam padi, arang, zeolit, kuarsa
Desain Sumur Resapan Untuk Mengurangi Genangan Di Kelurahan Tingkulu Kota Manado Sherina P. Monding; Roski R. I. Legrans; Isri R. Manganka
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan populasi dan pembangunan yang cepat telah mengakibatkan penurunan resorpsi air hujan karena pengerasan permukaan, memperlambat pembekuan air hujan dan memicu aliran permukaan yang melebihi kapasitas drainase, menyebabkan genangan yang mengganggu aktivitas warga di Kelurahan Tingkulu Lingkungan 7, Kota Manado, juga dengan pengaruh penggunaan konsep drainase konvensional yang sering mengakibatkan dampak negatif seperti banjir, kekeringan, dan longsor. Dengan penerapan pembangunan saluran Eko-Drainase melalui metode infiltrasi atau pembangunan Sumur Resapan Air Hujan, menjadi alternatif untuk mengatasi permasalahan limpasan hujan dengan memperlambat aliran air dan mengoptimalkan resapan air. Maka dari itu diperlukan nilai Debit Rencana untuk perancangan dimensi Sumur Resapan. Dalam perhitungan Debit Rencana, menggunakan data curah hujan selama 10 tahun terakhir (2011-2020) yang telah diolah melalui analisis hidrologi yang kemudian menjadi nilai intensitas hujan dengan lama durasi 2 jam, yang kemudian dilanjutkan dalam perhitungan Debit Rencana menggunakan Metode Rasional. Kemudian dilanjutkan dengan analisis debit yang ditampung sumur resapan dengan kedalaman sumur direncanakan untuk mendapatkan debit yang ditampung, menggunakan rumus H = Q / ωπrK. Dari hasil perhitungan diperoleh Debit Rencana untuk periode ulang 2 tahun sebesar 0.08019 m³/detik, dengan kedalaman sumur rencana yaitu 2 meter dan diameter sumur 1.2 meter dengan konstruksi sumur yang direncanakan adalah konstruksi tipe II dalam SNI 8456:2017. Dan dilanjutkan dengan perhitungan sumur resapan didapatkan hasil bahwa untuk area 1 unit rumah dengan luasan atap 175m² dapat dibangun 2 buah sumur resapan dan juga melalui analisis topografi dan tata guna lahan didapatkan sebanyak 9 unit sumur resapan dapat dibangun di wilayah Lingkungan 7. Dengan dibangunnya sumur resapan, terjadi pengurangan debit limpasan sebanyak 2.4% untuk keseluruhan wilayah Lingkungan 7. Tidak semua area dalam lingkup wilayah Lingkungan 7 memungkinkan untuk pembangunan sumur resapan. Kata kunci: eko-drainase, debit rencana, sumur resapan
Analisis Waktu Pada Proyek Pembangunan Gedung Kearsipan Universitas Sam Ratulangi Dengan Menggunakan Metode PERT Claudia Erkles; Pingkan A. K. Pratasis; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemajuan zaman yang semakin pesat membawa dampak yang sangat besar dalam bidang konstruksi Indonesia baik dalam pemerintahan maupun swasta. Dengan keberagaman infrastuktur yang semakin banyak membutuhkan pengelolaan manajemen yang semakin efektif dan efisien, terlebih dalam penerapan manajemen waktu. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap waktu pada proyek pembangunan Gedung Kearsipan Universitas Sam Ratulangi menggunakan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT). Metode ini dapat menggambaran hubungan antar kegiatan dalam jaringan kerja (network planning), yang didalamnya menggunakan tiga estimasi waktu untuk mendapatkan waktu paling optimal untuk menyelesaikan proyek singgah dapat diperkirakan probabilitas dari waktu yang sudah direncanakan dalam kontrak. Dan berdasarkan penelitian ini, untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan yaitu 26 minggu didapatkan angka probabilitasnya sebesar 0,8217, dimana bisa diartikan terdapat peluang 82,17% untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan waktu dalam kontrak. Kata kunci: manajemen waktu, network planning, AOA, PERT
Evaluasi Sistem Penyediaan Air Minum Sineleyan Di Kota Tomohon Stelea A. D. Lasut; Isri R. Manganka; Oktovian B. A. Sompie
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) adalah penyediaan air bersih bagi masyarakat dengan mengelolah sumber air baku sesuai dengan baku mutu yang telah ditentukan dengan melalui beberapa proses pengolahan dan akan didistribusikan ke masyarakat. Dalam penelitian di melakukan evaluasi sistem penyediaan air minum sineleyan pada aspek kebutuhan dan kinerja yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Agustus 2023. Dengan menggunakan teknik pengumpulan primer dan sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa sistem penyediaan air minum sineleyan di Kota Tomohon sudah memenuhi standar peraturan yang ada dan dalam penelitian ini telah dilakukan proyeksi jumlah penduduk dengan berdasarkan daerah layanan dan hasil perhitungan diperoleh jumlah penduduk pengguna SPAM Sineleyan untuk 15 tahun mendatang yaitu tahun 2038 adalah 19918 jiwa, dan untuk perhitungan proyeksi penduduk menggunakan metode aritmetika, geometrik, dan eksponensial. Dalam perhitungan proyeksi penduduk dilakukan juga perhitungan kebutuhan air domestik dan non domestik, kehilangan air dan kebutuhan air total. Maka hasil dari perhitungan tersebut besarnya ketersediaan air SPAM Sineleyan masih mampu memenuhi 15 tahun kedepan. Dan untuk evaluasi kinerja dan kualitas air dari sistem Penyediaan Air Minum Sineleyan dan berjalan baik dan normal. Kata kunci: SPAM, air minum, proyeksi penduduk
Analisis Dampak Beban Kendaraan Terhadap Umur Rencana Perkerasan Jalan (Studi Kasus : Ruas Jalan Manado – Tomohon) Agung G. A. Sumartha; Theo K. Sendow; Mecky R. E. Manoppo
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan raya Manado – Tomohon merupakan salah satu ruas yang menghubungkan antara Kota Manado dan Kota Tomohon dan memiliki peran yang sangat penting untuk pergerakan ekonomi antar dua daerah tersebut. Salah satu akibat dari pertumbuhan ekonomi adalah naiknya kebutuhan sarana transportasi sehingga berakibat pada peningkatan volume kendaraan roda dua dan roda empat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah beban kumulatif yang dipikul ruas Jalan Manado – Tomohon dan mengetahui dampak beban kendaraan terhadap umur rencana perkerasan jalan. Penelitian dilakukan di ruas Jalan Manado – Tomohon dengan titik pengamatan di depan Honda KMG Manado. Dalam pengolahan data akan dihitung pertumbuhan lalu lintas, beban kendaraan kumulatif (ESAL), dan menghitung sisa umur rencana menggunakan AASHTO 1993. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 2 Maret 2023 – 4 Maret 2023 dengan durasi 24 jam. Berdasarkan analisa lalu lintas harian rata – rata (LHR), ruas Jalan Manado – Tomohon pada tahun 2021 memiliki LHR berjumlah 14.573 kendaraan/hari/2arah dan 19.914 kendaraan/hari/2arah pada tahun 2023. Berdasarkan data tersebut, didapatkan angka pertumbuhan lalu lintas sebesar 16,897% serta kumulatif ESAL selama umur rencana sebesar 11.960.122,44 ESAl. Dengan menggunakan metode AASHTO 1993, sisa umur rencana pada tahun 2023 adalah sebesar 92.48375457 atau berkurang sebesar 7,524752. Kata kunci: LHR, ESAL, AASHTO 1993, Sisa Umur Rencana
Studi Sistem Hidrogeologi Daerah Tompaso Dengan Menggunakan Metode Kimia Air Nadhia D. G. Hotman; Hendra Riogilang; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Tompaso yang terletak di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara banyak menyimpan potensi alam seperti kondisi tanah dan iklim yang cocok untuk potensi hortikultura dan panas bumi. Potensi panas bumi/ geothermal di daerah Tompaso, sebagian diantaranya berupa sumber air panas, dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mandi, mencuci, dan rekreasi, serta dimanfaatkan juga sebagai sumber energi PLTP PT. PGE produksi listrik di Sulawesi Utara ,penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asal asli sumber air panas di daerah Tompaso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kimia air, pada lokasi penelitian sampel yang berasal dari sumber mata air kemudian sampel tersebut di periksa dan di analisis di Laboratorium WLN Manado, kemudian sampel tersebut diklasifikasikan tipe jenis airnya berdasarkan metode kimia air menggunakan diagram piper kemudian dibuat model sistem hidrogeologi yang menjelaskan mengenai sistem hidrogeologi dan asal dari mata air yang ada. 15 sampel air yang ada merupakan jenis tipe air Mg-SO4, H-SO4, Na-Cl dan Na-SO4, dimana: Sampel S-1, berjenis Mg-SO4, Sampel S-11A dan S-11B berjenis H-SO4, Sampel S-2A, S-2B, S-2C, S-3, S-4, S-5, S-6, S-7, S-9, dan S-10 berjenis Na-Cl serta Sampel S-8A dan S-8B sampel dengan jenis air Na-SO4. Dan untuk pola aliran yang ada: sampel S-1 sampai S-10 merupakan sampel yang berasal dari air permukaan yang mengalami pemanasan dan keluar sebagai mata air panas, untuk sampel S-11A dan S-11B air berasal dari reservoir bawah tanah yang keluar sebagai air yang bercampur dengan uap yang berasal dari panas bumi. Kata kunci: panas bumi, kimia air, sistem hidrogeologi, mata air panas
Evaluasi Struktur RSPTN UNSRAT Berdasarkan SNI 1726-2002 Dan SNI 1726-2019 Christanya K. R. Mewengkang; Reky S. Windah; Marthin D. J. Sumajouw
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di jalur gempa pasifik dan jalur gempa Asia. Sehingga hal ini membuat Indonesia adalah negara yang rawan gempa. Kota Manado merupakan kota yang rawan gempa karena hal ini bisa dilihat dari peta gempa dalam menentukan respon spektra di kota Manado. Maka dari itu, bangunan-bangunan yang berada di kota Manado diharapkan bisa kokoh berdiri saat terjadi gempa bumi. Beberapa bangunan yang sudah ada pada saat dibangun masih menggunakan pedoman yang berlaku pada tahun mereka dibangun. Objek penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan gedung RSPTN UNSRAT yang mulai dibangun pada tahun 2012. Artinya, saat merencanakan gedung tersebut masih menggunakan standarisasi yang berlaku saat itu, yakni SNI 1726-2002. Sekarang, gedung tersebut akan dianalisis menggunakan metode dinamik respons spektrum yang mengacu pada SNI 1726-2019 yang terbaru. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasikan ketidakberaturan struktur gedung serta perubahan lainnya yang terjadi pada saat dianalisis dengan pedoman yang berlaku sekarang ini. Hasil analisis struktur ditemukan bahwa gedung RSPTN UNSRAT mengalami ketidakberaturan horizontal tipe 1a dan 1b, yakni secara berturut-turut adalah ketidakberaturan torsi dan ketidakberaturan torsi berlebih. Ketidakberaturan struktur yang ditemukan menyebabkan peninjaun lebih lanjut apa yang akan dilakukan pada bangunan eksisting tersebut. Kata kunci – gempa bumi, analisis dinamik, STAAD PRO Connect Edition, respons spektrum, ketidakberaturan struktur

Page 1 of 4 | Total Record : 36