cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Creative Information Technology Journal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Creative Information Technology Journal (CITEC) merupakan jurnal yang berisi hasil penelitian ilmiah di bidang ilmu komputer, teknik komputer, informatika, sistem informasi, dan teknik industri. Jurnal ini bertujuan untuk menjembatani adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi informasi secara faktual dengan hasil penelitian yang ada.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018): Februari-April" : 7 Documents clear
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sales Terbaik Veny Cahya Hardita; Ema Utami; Emha Taufiq Luthfi
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.159 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.177

Abstract

Peran sales dalam sebuah perusahaan yaitu seseorang yang bertugas untuk melakukan tugas menawarkan, mendistribusikan dan mencari pesanan pelanggan yang berupa produk, termasuk juga mengumpulkan informasi tertentu dari para konsumen. Sehingga tugas sales ini sangat penting dalam pendapatan sebuah perusahaan. Dengan membuat apresiasi setiap bulan berupa tunjangan bonus setiap bulan yang hanya diberikan kepada sales terbaik, maka akan memberikan semangat para sales dalam melakukan promosi dan penjualan terhadap produk pada perusahaan tersebut. Dalam memberikan apresiasi diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan untuk merangkingkan sales terbaik yang akan dipilih. Penelitian ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity (TOPSIS). Metode ini dirasa mampu untuk merekomendasikan sales terbaik setiap bulannya pada suatu perusahaan. Hasil dari penelitian ini berupa rangking dan selanjutnya akan dibuat rekomendasi untuk sales terbaik yang akan dipilih. Hasil yang didapat pada penelitian menggunakan metode SAW TOPSIS yaitu alternatif C11 terpilih sebagai sales terbaik dengan nilai 0,650 sehingga menjadikan Afandi sales terbaik.Kata Kunci—Sales, SAW, TOPSIS, RangkingThe role of sales in a company is someone who is tasked with the task of offering, distributing and searching for customer’s product order, this is include collecting certain information from customers. So the sales task is very important for earnings of company with monthly appreciation in the form of bonus allowance for the best sales, it is expected to encourage sales to promote and sell the company’s product. In giving appreciation need a decision support system to rank the best sales to be chosen. This research will discuss about the implementation of Simple Additive Weighting (SAW) and Technique for Order Preference by Similarity (TOPSIS) method. This method is considered capable of recommending the best sales every month for a company. The results of this research are in the form of ranking and recommendations will then be made for the best sales to be selected. The research result using SAW and TOPSIS method is the alternative C11 is choose as the best sales with score 0.650 and made Affandi as the best sales.Keywords—Sales, SAW, TOPSIS, Ranking
Penentuan Wali Kelas Yang Ideal Menggunakan Metode TOPSIS Nafis Sururi; Kusrini Kusrini; Sudarmawan Sudarmawan
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.356 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.163

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dalam suatu negara. Pendidikan bisa didapatkan pendidikan formal, informal maupun nonformal. Contoh pendidikan formal adalah sekolah dan pergururan tinggi, di dalam sekolahan terdapat wali kelas yang bertanggung jawab terhadap peserta didik di satu kelas atau ruang belajar di lingkungan sekolah. Dalam menentukan wali kelas yang ideal kepala sekolah dapat melihat karakteristik dan kemampuan yang dimiliki guru secara objektif. Multiple Criteria Decision Making (MCDM) merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan dalam pengambilan keputusan. Salah satu metode MCDM adalah Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS yang dapat menganalisis keputusan multi-kriteria dimana metode tersebut dapat memilih alternatif terbaik dengan jarak terdekat dari alternatif ideal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penentuan wali kelas dilakukan dengan cara mencari nilai preferensi setiap guru yang paling besar dari 3 kelas yang digunakan. Perhitungan yang dilakukan menggunakan bobot berbeda pada setiap kelas agar mendapatkan nilai prefensi sebagai acuan penentuan wali kelas yang ideal.Kata Kunci—Wali kelas, Ideal, TOPSISEducation is one of the important things in a country. Education can be obtained from formal, informal or non-formal education. Examples of formal education are schools and high schools, in schools there is a homeroom teacher who is responsible for students in one class or study room in a school environment. In determining the ideal homeroom, the principal can see the characteristics and abilities of the teacher objectively. Multiple Criteria Decision Making (MCDM) is one of the most widely used methods in decision making. One of the MCDM methods is Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). This study uses the TOPSIS method which can analyze multi-criteria decisions where the method can choose the best alternative with the closest distance from the ideal alternative. The results obtained from this study are Determination of the homeroom teacher is done by finding the preference value of each teacher, the largest of the 3 classes used. Calculations performed using different weights for each class in order to get the value of the prefix as a reference for determining the ideal homeroom teacher.Keywords—Homeroom teacher, Ideal, TOPSIS
Analisis Data Informasi untuk Perencanaan Sistem Informasi Politeknik Negeri Tanah Laut Eka Wahyu Sholeha; Bambang Soedijono WA; Asro Nasiri
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.716 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.183

Abstract

Pengembangan sistem informasi yang tidak terencana secara sistematis akan mengakibatkan organisasi tidak memiliki skala prioritas proyek pengembangan SI/TI dan terkesan tambal sulam yang akan berdampak pada perununan produktivitas organisasi. Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) merupakan perguruan tinggi di Kabupaten Tanah Laut yang terletak di Kalimantan Selatan. Dengan perencanaan strategis sistem informasi pada Politala dapat mendukung rencana dan pengembangan bisnis ke depannya. Dalam upaya yang dilakukan untuk penerapan sistem informasi guna meningkatkan efisiensi kerja, keefektifan manajemen dan keunggulan kompetitif di suatu organisasi, maka dituntut untuk melakukan pemetaan informasi data sebagai acuan dalam menentukan pembuatan sistem informasi yang dibutuhkan agar sesuai dengan kebutuhan informasi yang ada. Dengan menggunakan metode Value Chain untuk menggambarkan aktivitas utama dan pendukung guna memetakan kebutuhan informasi data, dan menggunakan metode SWOT untuk menganalisis lingkungan sekitar Politala. Hasil dari penelitian ini adalah informasi data yang sesuai dengan aktifitas organisasi yang dapat menjadi acuan untuk perencanaan strategis sistem informasi lebih lanjut.Kata Kunci—Perencanaan Strategis, Sistem Informasi, Informasi DataThe systematic development of unplanned information systems will result in organizations not having the priority scale of IS / IT development projects and seemingly patchy that will have an impact on organizational productivity growth. Tanah Laut State Polytechnic (Politala) is a college in Tanah Laut Regency located in South Kalimantan. With strategic planning information systems at Politala can support plans and business development in the future. In an effort made to implement information systems to improve work efficiency, management effectiveness and competitive advantage in an organization, it is required to map data information as a reference in determining the information system needed to fit existing information needs. By using the Value Chain method to describe the main and supporting activities to map data information needs, and use the SWOT method to analyze the surrounding environment of Politala. The results of this study are data information that is in accordance with the activities of the organization which can be a reference for further strategic information system planning.Keywords—Strategic Planning, Information Systems, Data Information
Analisis Kemanfaatan dan Kemudahan Sistem Informasi Unklab (SIU) menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Joe Yuan Mambu; Gerry Jonathan; Grasela Medelin Rumawouw; Andrew T. Liem
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.867 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.175

Abstract

Sistem Informasi Universitas Klabat (SIU) adalah sistem informasi sekolah yang digunakan oleh mahasiswa, dosen dan staff dalam mengatur jadwal, presensi, nilai dan administrasi lainnya. Dengan rata-rata lebih dari 700 hits perhari, SIU menjadi sistem yang sangat krusial dalam menopang kegiatan belajar mengajar sehingga diperlukan sebuah evaluasi sistem yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan pengguna SIU menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Pengguna di sini adalah 10% dari total mahasiswa tingkat 1. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian studi kasus. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas yaitu kemanfaatan (perceived usefulness), dan kemudahan (perceived ease of use) serta variabel terkait yaitu penerimaan pengguna (user acceptance). Untuk mengakomodasi variable indepent yang lebih dari satu analisis data yang digunakan adalah regresi berganda dan uji hipotesis. Dari 80 sampel responden yang diambil dari 800 freshmen empat fakultas berbeda, didapat bahwa penggunaan SIU sudah baik karena diterima oleh penggunanya dengan hasil persepsi kemanfaatan sebesar 0,166 dan hasil persepsi kemudahan 0,498. Diketahui juga bahwa penerimaan pengguna dapat dipengaruhi oleh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisi regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS versi 24.Kata Kunci — Universitas, Sistem informasi Unklab, TAM, persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, penerimaan penggunaKlabat University Information System (SIU) is the school information system used by students, lecturers and staff of the Klabat University. With an average of 700 hits per day, SIU has become an indispensable tool in supporting the univesity overall activities. Thus, a evaluation of the system is essential. The purpose of this research is to examine the user acceptance of the Unklab Information System (SIU) as a University Information System with the Technology Acceptance Model (TAM). The users are 10% of the current freshmen students. This research is quantitative research with a case study method. The variables consist of two independent variables: perceived usefulness and perceived ease of use against one dependent variable which is the user acceptance. The results of this research indicate that use of SIU has been good enough as the University Information System as it is acceptable for the SIU user with the perceived usefulness at 0.166 while the result of perceived ease of use is at 0.498. Thus this outcome also shows that the user acceptance is very likely influenced by perceived usefulness and perceived ease of use. In processing and data analysis we use multiple linear regression analysis techniques using SPSS 24.Keywords — University, Unklab Information System, TAM, perceived usefulnes, perceived easy or use, user acceptance.
Evaluasi Kualitas Layanan Website Alumni Menggunakan Metode Webqual 4.0 Anisa Yulandari; Wing Wahyu Winarno; Asro Nasiri
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.348 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.173

Abstract

Website Portal Alumni Amikom Yogyakarta yang dapat diakses pada alamat domain alumni.amikom.ac.id merupakan bagian dari Universitas Amikom Yogyakarta yang berfungsi sebagai sarana berbagi informasi sekaligus bertindak sebagai penghubung antara perusahaan pencari tenaga kerja dan para pencari kerja khususnya alumni Universitas Amikom Yogyakarta. Selama ini website alumni sudah berjalan belum dilakukan evaluasi terhadap kualitas layanan website yang didasarkan pada persepsi pengguna akhir sebagai umpan balik kepada pengelola website sehingga pengelola dapat mengetahui sejauh mana kepuasan pengguna dan kualitas layanan yang sudah diberikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas layanan website alumni menggunakan tiga dimensi yang ada pada metode Webqual 4.0. Tiga dimensi itu sendiri terdiri dari Kegunaan, Kualitas Informasi, dan Kualitas Interaksi Layanan. Pendistribusian kuisioner dilakukan terhadap 200 sampel responden. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh ketiga dimensi Webqual 4.0 terhadap kepuasan pengguna. Dimensi yang paling berpengaruh yaitu Kualitas Informasi dan Kualitas Interaksi Layanan. Hal ini berarti peningkatan dapat dilakukan pada indicator yang memiliki nilai rata-rata terendah. Peningkatan pada dimensi Kualitas Informasi dapat dilakukan perbaruan secara berkala sehingga informasi yang disajikan menjadi lebih relevan. Sedangkan untuk dimensi Kualitas Interaksi Layanan dapat dilakukan dengan meningkatkan pelayanan terhadap keluhan seputar website alumni.Kata Kunci — Kualitas Layanan, Website Alumni, Webqual 4.0The Alumni Amikom Yogyakarta Website which can be accessed at the domain address alumni.amikom.ac.id is part of the Amikom University of Yogyakarta which serves as a means of sharing information while acting as a liaison between the company and job seekers, especially alumni of Yogyakarta Amikom University. So far, the alumni website has been running, yet an evaluation of the quality of website services has been carried out based on the perception of the end user as feedback to the website manager so that the manager can find out how far the user satisfaction is and the quality of the service provided. The purpose of this study is to determine the quality of the alumni website service using three dimensions that exist in the method of Webqual 4.0, there are Usability, Information Quality, and Service Interaction Quality. The conclusion of this study is the influence of the three dimensions of Webqual 4.0 on user satisfaction. The most influential dimensions are Information Quality and Service Interaction Quality. This means that an increase can be made on an indicator that has the lowest average valueKeywords— Quality of Service, Alumni Website, Webqual 4.0
Perancangan Sistem Estimasi untuk Menentukan Biaya Kelayakan Proyek IT Sahirul Muklis; Kusrini Kusrini; Andi Sunyoto
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.976 KB) | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.171

Abstract

Proyek IT dianggap gagal karena tidak memberikan manfaat dan tidak sesuai dengan tujuan awal dari proyek. Tingkat kegagalan proyek IT mencapai 19% dan hanya 29% yang dianggap berhasil, selebihnya mengalami kendala. Penilaian ini didasarkan pada biaya, waktu dan kesesuaian dengan permintaan pada awal proyek. Untuk mengetahui besarnya biaya, lamanya waktu pengerjaan dalam proyek IT, perlu diperlukan pengukuran terhadap proses yang akan dijalankan. Dalam proyek IT perlu adanya sebauh Estimasi untuk mengukur biaya, waktu dan besarnya ruang lingkup. Estimasi biaya dapat diketahui dengan memperkirakan besarnya ruang lingkup dari proyek IT dengan menggunakan nilai Effort atau nilai usaha proyek IT. Effort dari proyek IT dapat ditentukan dengan beberapa metode contohnya Metode Use Case Point. Penggunaan Metode Use Case Point yang dikolaborasikan dengan Metode Fuzzy dapat membantu dalam mengklasifikasikan nilai dari Use Case Weight yang ada di Use Case Point sehingga besarnya biaya proyek IT mendekati nilai aslinya. Estimasi biaya ini dapat digunakan sebagai salah satu indikator pembantu untuk menilai kelayakan proyek IT.Kata Kunci — Fuzzy, UCP, Estimasi, Biaya Proyek ITIT projects are considered to be failed because they do not provide benefits and are not in accordance with the project's initial objectives. The failure rate for IT projects reached 19% and only 29% were considered successful, the rest experienced problems. This assessment is based on cost, time and compliance with the request at the beginning of the project. To find out the amount of the cost, the length of time spent in the IT project, it is necessary to measure the process to be carried out. In IT projects there needs to be an estimate to measure the cost, time and magnitude of the scope. Cost estimates can be known by estimating the size of the IT project by using the Effort value or the value of the IT project business. Efforts from IT projects can be determined by several methods for example, the Use Case Point Method. The use of the Use Case Point method that is collaborated with the Fuzzy Method can help in classifying the value of Use Case Weight at the Use Case Point so that the amount of IT project costs approaches the original value. This cost estimate can be used as one of the supporting indicators to assess the feasibility of an IT project.Keywords— IT Project, UCP, Effort, Fuzzy
Mengukur Tingkat Kematangan Tata Kelola Sistem Informasi Akademik Menggunakan COBIT 4.1 dan Balanced Scorecard Elvis Pawan; Ema Utami; Asro Nasiri
Creative Information Technology Journal Vol 5, No 2 (2018): Februari-April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2018v5i2.180

Abstract

Dalam perkembangan lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh teknologi informasi (TI). Pada STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura terdapat masalah dalam hal belum menyadari pentingnya untuk meningkatkan efisiensi biaya. Sehingga perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui tingkat kematangan lembaga dalam hal pengelolaan efisiensi biaya. Tata kelola TI sangat dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan TI demi tercapaianya visi dan misi lembaga. Salah satu proses penting dalam penerapan tata kelola TI adalah melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana institusi menerapkan tata kelola yang baik. Penelitian ini menjelaskan bagaimana lembaga pendidikan dapat meningkatkan efisiensi biaya dan kontribusinya terhadap profitabilitas bisnis. Balanced Scorecard merupakan sebuah kerangka kerja yang baik untuk melakukan penilaian terhadap kinerja Organisasi. Dalam hal ini COBIT dan Balanced scorecard memberikan sebuah patokan pada financial perspektif yang dapat dijadikan acuan manajemen sebuah institusi yang ingin melakukan pembenahan khususnya dalam efisiensi biaya. Penelitian ini menghasilkan cara meningkatkan maturity level yang dapat dijadikan acuan oleh lembaga dalam menyusun tata kelola TI yang sesuai dengan best practice COBIT 4.1. Pada penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kematangan tata kelola lembaga saat ini khususnya PO5 = 2,37 dan DS6=2,69, berada pada level 2.Kata Kunci — Tata Kelola TI, COBIT, Balanced ScorecardIn the development of educational institutions is largely determined information technology (IT). STIMIK Sepuluh November Jayapura there were problems in terms of not realizing the importance of increasing cost efficiency. Necessary to measure the maturity level of the institution in terms of managing cost efficiency. IT governance of an institution is needed to find out how far IT is used for achieving vision and mission. The most important processes in implementing IT governance is conducting an evaluation that aims to determine the extent of institutions in implementing good governance. This study explains how an educational institution can improve cost efficiency and its contribution to business profitability. The Balanced Scorecard is a good framework for assessing Organizational performance. COBIT and the Balanced Scorecard provide a benchmark for financial perspective that can be used as a reference for management in an institution that wants to make improvements, especially cost efficiency. This study has a way to improve the maturity level that can be used as a reference by the institution in compiling IT governance that is in accordance with COBIT best practices. In this study concluded that the current maturity level of institutional governance, especially PO5=2.37 and DS6=2.69, is at level 2Keywords— 3-5 IT Governance, COBIT, Balanced Scorecard

Page 1 of 1 | Total Record : 7