cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Creative Information Technology Journal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Creative Information Technology Journal (CITEC) merupakan jurnal yang berisi hasil penelitian ilmiah di bidang ilmu komputer, teknik komputer, informatika, sistem informasi, dan teknik industri. Jurnal ini bertujuan untuk menjembatani adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi informasi secara faktual dengan hasil penelitian yang ada.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember" : 7 Documents clear
Implementasi Rumah Pintar dengan Penggabungan Jalur Analog Digital Menggunakan Raspberry Pi Pendi Ventri Hendika; M Suyanto; Emha Taufiq Luthfi
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.252

Abstract

Teknologi internet of things menawarkan berbagai kemudahan bagi manuasia merupakan terobosan baru yang sangat bermafaat untuk kehidupan. Kesibukan pekerjaan yang begitu padat seringkali memaksa untuk banyak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Tidak jarang rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong menjadi sasaran pencuri ataupun bahaya kebakaran. Kasus kebakaran saat yang terjadi saat ini sebagian besar dipicu akibat kebocoran gas konsleting listrik dan pemilik rumah lupa mematikan alat listrik saat meninggalkan rumah. Tetapi masyarakat juga masih ragu jika sistem digital mengalami kendala yang harus dilakukan. Sebagai solusi dari keadaan tersebut maka diperlukan alat yang bisa mengontrol rumah dari jarak jauh menggunakan jaringan internet. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Untuk mewujudkannya, penulis melakukan riset untuk membangun sebuah sistem rumah pintar yang nantinya semua peralatan listrik dan elektronik dapat dikontrol menggunakan smartphone menggunakan jaringan internet yang menggunakan fungsi switch analog digital. Tujuan lainnya adalah membuat sebuah produk smart home yang cocok di aplikasikan di Indonesia yang nantinya smart home tersebut tidak meniggalkan saklar konvensional yang sudah terpasang dirumah. Penelitian ini berhasil merancang sebuah sistem rumah pintar yang dapat di bypass menjadi sistem listrik analog. Hal ini untuk mengantisipasi ketika terjadi error pada sistem digital sehingga kelistrikan rumah masih dapat berjalan seperti biasa. Kata Kunci— rumah pintar, pengontrol listrik, analog, digital.AbstractInternet technology about things that offer various conveniences for people today is a new breakthrough that is very useful for human life. The bustle of work is so crowded while waiting to go home. There is no damaged house there. Very important for homeowners. The current fire cases are mostly triggered by a gas leak and the homeowner forgets to turn off the electricity when leaving the house. However, the public is still in doubt if a digital system is being done which must be done. As a solution to this situation, we need a tool that can control the house remotely using the internet network. This is expected to be avoided. Unwanted things. To realize this, the authors conducted research to build a smart home system that allows all electrical and electronic equipment to be controlled using a smartphone that uses the internet network provided by a digital analog switch. Not only that, smart home makers that are suitable to be applied in Indonesia while smart homes do not leave conventional diversions installed at home. This research successfully completed a smart home system that can cut bypass into an analog electrical system. This is to correct errors that occur in digital systems so that electricity can still run as usual. Keywords—Smart home, electric controller, analog, digital.
Analisis Akurasi Jaringan Syaraf Tiruan Dengan Backpropagation Untuk Prediksi Mahasiswa Dropout Eka Yulia Sari; Kusrini Kusrini; Andi Sunyoto
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.235

Abstract

Universitas ABC yogyakarta selalu melakukan evaluasi kinerja mahasiswa guna mengetahui pencapaian pada masing-masing mahasiswa.Mahasiswa yang melampaui masa studi dan tidak melakukan perpanjangan akan dikenakan sanki berupa dropout.Kasus dropout tersebut dapat diminimalisir dengan pendeteksian secara dini terhadap mahasiswa yang beresiko dropout. Pendeteksian dapat dilakukan dengan memanfaatkan tumpukan data untuk memprediksi dropout mahasiswa. Pada penelitian ini bertujuan untuk memprediksi mahasiswa yang berpotensi dropout dengan masa studi maksimal yang harus diselesaikan pada jenjang Sarjana dengan mengimplementasikan Metode Backpropagation. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data akademik prodi S1 Informatika Universitas ABC pada tahun 2016-2019 denganjumlah dataset sebanyak 129.Tujuan penelitian ini untuk mengukur analisis prediksi dropoutdengan percobaan penggunaan beberapa arsitektur jaringan. Hasil yang diperoleh dari modelyang diusulkan yaitu model arsitektur 12-5-2 merupakan model arsitektur terbaik yangdidapatkan. Learning rate terbaik sebesar 0,4 dengan momentum terbaik sebesar 0,95. Akurasi yang diperoleh dari prediksi mahasiswa dropout dengan arsitektur, learning rate, dan momentum terbaik sebesar 98,2%.ABC University of Yogyakarta always evaluates student performance in order to find out the achievements of each student. Students who have exceeded the study period and not extended would be subject to sanctions in the form of a dropout. The dropout case can be minimized by early detection of students who are at risk of dropout. Detection can be done by utilizing a pile of data to predict student dropouts. In this study aims to predict students who have the potential to drop out with a maximum study period that must be completed at the Undergraduate level by implementing the Backpropagation Method. The data used in this study are academic data of S1 University Informatics Study Program of ABC University in 2016-2019 with the number of datasets as much as 129. The purpose of this study is to measure the dropout prediction analysis with the experiments of using several network architectures. The results obtained from the proposed model, namely architectural models 12-5-2, are the best architectural models obtained. The best learning rate is 0.4 with the best momentum of 0.95. The accuracy obtained from the prediction of dropout students is 98.2%.
Sistem Monitoring Kualitas Air Pada Budidaya Perikanan Berbasis IoT dan Manajemen Data Yudhis Thiro Kabul Yunior; Kusrini Kusrini
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.251

Abstract

Salah satu permasalahan utama di sektor perikanan budidaya adalah sistem kontrol kualitas air yang buruk sehingga menyebabkan hama dan penyakit pada air kolam budidaya dan berdampak pada ikan yang stress dan mati. Tujuan dari pengecekan kualitas air adalah untuk mengkontrol penyakit dan bakteri pada air kolam budidaya sehingga dapat dilakukan tindakan dengan segera jika kualitas air dalam keadaan buruk. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan terobosan teknologi untuk mempermudah petani ikan dalam mengkontrol kualitas air kolam budidaya. Sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) dan manajemen data sistem merupakan solusi yang tepat untuk permasalahan kontrol kalitas air pada kolam budidaya. Prinsip kerja sistem tersebut adalah dengan cara mentransfer data dari beberapa sensor kualitas air (Ph, Disolve Oxygen, Suhu, Turbidity) melalui embedded sistem pada sistem cloud computing yang kemudian data tersebut di transfer ke web server dan smartphone android sehingga petani ikan dapat memonitoring kualitas air kolam menggunakan smartphone secara realtime dan terintegrasi dengan sistem notifikasi. Jika salah satu parameter air dalam keadaaan buruk dapat dilakukan treatment air secara cepat. Dampak dari terkontrolnya kualitas air tersebut adalah meningkatkan Survival rate (SR) ikan hingga 30% sehingga dapat meningkatkan sosial ekonomi petani ikan. Kata Kunci— Internet of Things, Embeded sistem, Kualitas airAbstractOne of the main problems in the aquaculture sector is a poor water quality control system that causes pests and diseases in aquaculture pond water and impacts on stressed and dead fish. The purpose of checking water quality is to control disease and bacteria in aquaculture pond water so action can be taken immediately if the water quality is in a bad state. Based on these problems a technological breakthrough is needed to facilitate fish farmers in controlling the quality of aquaculture pond water. Internet quality monitoring system based on Internet of Things (IoT) and system data management is the right solution for the problem of water quality control in aquaculture ponds. The working principle of the system is by transferring data from several water quality sensors (Ph, Dissolve Oxygen, Temperature, Turbidity) through an embedded system on a cloud computing system which is then transferred to the web server and an android smartphone so that fish farmers can monitor water quality the pool uses a smartphone in real-time and is integrated with the notification system when one of the water parameters is in a bad state so that water treatment can be done. The impact of controlled water quality is that it can increase fish survival rate (SR) by up to 30% so that it improves the socioeconomic of fish farmers. Keywords— Internet of Things, Embeded System, Water Quality
Perancangan Sistem Diagnosa Penyakit Campak Dengan Menggunakan Certainty Factor Pinastawa, I Wayan Rangga; Utami, Ema; Arief, M. Rudyanto
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.245

Abstract

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, karena sering dilaporkan dibeberapa daerah. Menurut data IDAI insiden campak pada balita sebesar 582/10.000. Metode yang digunakan adalah metode Certainty Factor atau Metode Kepastian. Tujuan penelitian ini adalah membuat perangkat lunak sistem pakar yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendiagnosa jenis penyakit campak dan rubella. Perangkat lunak sistem pakar ini meliputi analisis kebutuhan user, analisis kebutuhan sistem dan perancangan rekayasa pengetahuan dimana dalam pembuatan rekayasa perangkat lunak ini, data yang terkumpul direpresentasikan sebagai basis pengetahuan keputusan, basis aturan dan perancangan mesin inferensi, selanjutnya perancangan sistem, yang merancang pembuatan pemodelan proses yang terdiri usecase dan activity diagram, pemodelan data yang terdiri dari perancangan table, pengembangan proses selanjutnya adalah implementasi menggunakan berbasis website. Hasil penelitian berupa program aplikasi sistem pakar yang mampu mendiagnosa penyakit Campak. Keluaran sistem berupa hasil diagnosis meliputi tentang penyebab penyakit, penularan penyakit, pencegahan penyakit dan solusi penyakit campak pada anak. Dan juga dilengkapai dengan MB, MD dan nilai C.F yang diperoleh dengan perhitungan menggunakan metode Certainty Faktor.Kata Kunci— Diagnosa, Campak, Rubella, Certainty FactorMeasles is a contagious disease that is still a health problem in Indonesia , as often reported in some areas . According to data SKR (1996 ) the incidence of measles in infants at 582/10.000. The method used is the Certainty Factor method or methods Kepastian.Tujuan this research is to create a software expert system that is expected to assist the community in diagnosing type measles expert system software include user needs analysis, requirements analysis and system design engineering knowledge which in pmbuatan this software engineering, data collected represented as a knowledge base, decision, rule base and inference engine design, system design further, the design creation process use case and activity diagram, data modeling which consists of designing Table Mapping, designing go round the table next process inplementasi development using website based. The results in the form of an expert system application program that is able to diagnose diseases such as measles output system disease diagnosis include the value of MB and CF values obtained by calculation using the method of Certainty factors, causes and solutions.Keywords—Diagnosis, Measles, Rubella, Certainty Factor
Sistem Klasifikasi Pada Penyakit Breast Cancer Dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes Ilham Mubarog; Arief Setyanto; Heri Sismoro
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.246

Abstract

Kanker payudara adalah suatu penyakit pada wanita yang dengan nilai angka kematian yang tinggi, sekitar tahun 2016 penyakit tersebut menyebabkan angkat kematian yang tinggi yaitu 9,3 juta angka kematian didunia. Jumlah wanita yang terkena penyakit payudara sangat banyak, di Indonesia sendiri sekitar 12.900 orang meninggal setiap tahunnya karena kasus kanker payudara. Angka kematian ini meningkat karena kurangnya informasi tentang gejala awal dan bahaya dari kanker payudara itu sendiri, karena kurangnya informasi tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memberikan informasi tentang penyakit kanker payudara dan cara penanggulangan seperti diagnose secara dini dan penanganannya. Sistem berbasis komputer yang dapat menyelesaikan masalah tersebut ada sistem klasifikasi, dimana sistem tersebut dapat memberikan informasi dan melakukan diagnosa seperti yang dilakukan oleh klasifikasi. Salah satu metode yang dapat diterapkan dalam sistem klasifikasi adalah naïve bayes, metode ini sangat baik dalam melakukan klasifikasi berdasarkan kejadian sebelumnya. Hasil pengujian Confusion Matrix diperoleh hasil akurasi terbaik sebesar 80% pada jumlah 116 dataset.Kata Kunci— klasifikasi, kanker payudara, naïve bayes.Breast cancer is a disease in women with a high lifting value of death, around 2016 the disease caused a high lifting of death which is 9.3 million lifted deaths in the world. The number of women affected by breast disease is very large, in Indonesia alone the number of 12,900 people dies each year due to cases of breast cancer. This mortality rate increases due to lack of information about the initial symptoms and dangers of breast cancer itself, because of the lack of information, a system is needed that can provide information about breast cancer and how to deal with it such as early diagnosis and control. A computer-based system that can solve this problem has a classification system, where the system can provide information and conduct diagrams as is done by classification, one method that can be applied in a classification system is naïve bayes, this method is very good at conducting classifications based on previous events. Confusion Matrix test results obtained the best accuracy of 80% in the number of 116 datasets.Keywords— classification, breast cancer, naïve bayes.
Pengaruh Konversi Nurbs Ke Polygonal Pada Desain Mobil 3d Terhadap Penilaian Kualitas 3d Model Awaludin Abid; Kusrini Kusrini; Amir Fatah Sofyan
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.250

Abstract

Di Industri otomotif, biaya prototyping meningkat berbanding lurus dengan kompleksitas dan dependensi kendaraan. Sebagai alternatif untuk prototyping fisik dapat memanfaatkan teknologi baru seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) digunakan. Penggunaan VR dan AR melibatkan real-time rendering data CAD yang mengkonsumsi banyak memori dan mengurangi kinerja aplikasi. Persiapan data memiliki peran penting untuk meningkatkan kinerja sementara tetap mempertahankan topologi dan kualitas mesh. Proses optimalisasi data CAD yang digunakan yaitu Tessellation atau mengkonversi NURBS ke Polygons, berperan untuk menghasilkan output data yang memiliki efisien kinerja dengan topologi serta kualitas mesh yang baik. Hadirnya software 3D Data preparation dan optimasi pada kelas Tessellator. Autodesk Maya merupakan software pemodelan 3D yang mendukung Non-Uniform Rational Basis Spline ataupun CAD memiliki fitur mengkonversi model NURBS ke polygons, pemilihan kebutuhan atau requirement pada tessellation berpengaruh terhadap hasil output. Penilaian dilakukan menggunakan penilaian Objektif menggunakan 3D mesh visual quality metrics berbasis vertex-position Hausdorff Distance sehingga didapatkan requirement pada Tessellation yang efektif. Hasil dari konversi memiliki topologi yang serupa dengan software khusus data preparation dan optimasi, sedangkan hasil penilaian mesh visual quality metrics requirement yang mendekati yaitu menggunakan Tessellation Method Count dan General. Kata Kunci— Tessellation, Mesh Visual Quality, CAD, Polygon In automotive industry, cost of prototyping increases directly with complexity and dependencies of vehicle. As an alternative to physical prototyping can utilize new technologies such as Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) are used. And involves the real-time rendering of CAD data which consumes a lot of memory and reduces application performance. Data preparation has an important role to improve performance while maintaining topology and mesh quality. Process of optimizing CAD data used is Tessellation or converting NURBS to Polygons, whose role is to produce output data that has an efficient performance with topology and good mesh quality. Autodesk Maya is a 3D modeling software that supports Non-Uniform Rational Base Spline or CAD which has the feature of converting NURBS models to polygons, the selection of requirements or requirements on tessellation influences the output results. The assessment is done using objective assessment with 3D mesh visual quality metrics based on Hausdorff Distance vertex-position so that the requirements for effective Tessellation are obtained. The results of the conversion have a topology similar to special data preparation and optimization software, while the results of the mesh visual quality metrics requirement approach are close to using the Count and General Tessellation method. Keywords— Tessellation, Mesh Visual Quality, CAD, Polygon
Sistem Pengendalian Suhu Serta Kelembaban Ruang Sarang Walet Menggunakan Fuzzy Berbasis Mikrokontroler Akhmad Syarif; Kusrini Kusrini; Eko Pramono
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2019v6i2.240

Abstract

Sarang walet merupakan tempat memproduksi air liur burung walet yang telah mengeras. Dalam pembuatan sarang walet harus memiliki kriteria-kriteria. Beberapa kriteria tersebut adalah suhu ruangan walet idealnya adalah 26-29 derajat celcius. Kelembaban udara juga berpengaruh terhadap sarang walet. Biasanya untuk mengatasi hal ini terdapat kolam air untuk menampung air pada ruangan. Air yang ada pada kolam tersebut di gunakan untuk mengatur kelembaban udara. Sehingga akan menjadi mirip seperti goa pada umum nya. Tingkat kelembaban dari 70 sampai 90 derajat celcius. Pada Intensitas cahaya 0 lux (gelap total) adalah intensitas cahaya yang disukai oleh Burung Walet untuk bersarang. Untuk bisa mendapatkan suhu dan kelembaban ideal diperlukan system automatis dalam mengontrol suhu dan kelembaban secara realtime. Dengan system automatisasi yang di atur melalui mikrokontroller menggunakan metode Fuzzy Sugeno untuk menghasilkan puteran air pada keran sehingga mempermudah kontrol ruang sarang walet dan juga data suhu serta kelembaban yang di kirim ke database untuk mempermudah monitoring suhu dan kelembaban dari website. Hasilnya adalah dengan penggunaan sistem kontrol suhu dan kelembaban menggunakan metode fuzzy Sugeno didapatkan hasil dengan 3 parameter yaitu suhu, kelembaban dan cahaya adalah 61.11%, sedangkan dengan 2 parameter yaitu suhu dan kelembaban adalah 39.29% dari 18x percobaan. Kata Kunci—Microcontroller, Arduino, Fuzzy Sugeno, IoTSwallow's nest is a place to produce hardened swallow birds' saliva. In making swallow nests must have criteria. Some of these criteria are the ideal walet room temperature is 26-29 degrees Celsius. Humidity also affects swallow's nest. Usually to overcome this there is a pool of water to hold water in the room. The water in the pool is used to regulate the humidity of the air. So it will be like a cave in general. Humidity levels from 70 to 90 degrees Celsius. At 0 Lux (total dark) light intensity is the intensity of light favored by Swallow for nesting. To be able to get the ideal temperature and humidity needed an automatic system to control temperature and humidity in real time. With the automation system that is set through a microcontroller using the Fuzzy Sugeno method to produce water spin on the tap making it easier to control swallow nest space and temperature and humidity data sent to the database to facilitate monitoring of temperature and humidity from the website. The result is the use of a temperature and humidity control system using the Sugeno fuzzy method obtained results with 3 parameters namely temperature, humidity and light is 61.11%, while with 2 parameters namely temperature and humidity is 39.29% from 18x experiments. Keywords—Microcontroller, Arduino, Fuzzy Sugeno, IoT

Page 1 of 1 | Total Record : 7