cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25482300     EISSN : 25482181     DOI : -
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Terbarukan merupakan jurnal elektronik yang mempublikasikan hasil penelitian, knowledge sharing dari dosen, mahasiswa maupun kalangan industri yang berfokus pada teknologi kimia pengolahan bahan alam dan energi secara berkelanjutan. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2017)" : 4 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES KOAGULASI MENGGUNAKAN BESI (III) KLORIDA HEKSAHIDRAT Junisu, Belda Amelia; Handayani, Evi; Hidayati, AS Dwi Saptati Nur; Ismuyanto, Bambang; Himma, Nurul Faiqotul
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.749 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.02.04

Abstract

Air gambut merupakan sumber air potensial yang dapat digunakan sebagai air bersih jika diolah terlebih dahulu, dimana penyisihan asam humat menjadi perhatian utama karena kandungannya yang tinggi menyebabkan kekeruhan, intensitas warna yang tinggi, dan sifat asam pada air gambut. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk penyisihan asam humat dalam air gambut adalah koagulasi dengan menggunakansenyawa kimia berupa garam logam hidrolisis sebagai koagulan. Pada penelitian ini, Besi (III) Klorida (FeCl3.6H2O) digunakan sebagai koagulan untuk penyisihan asam humat.Penentuan kondisi optimum koagulasi dilakukan dengan variasi pH (6–9) dan dosis koagulan FeCl3.6H2O (20–100 ppm). Koagulasi kemudian dilakukan dengan penambahan kitosan sebagai koagulan pendukung untuk meningkatkan efektivitas proses koagulasi, dimana dosis kitosan divariasikan pada rentang 10–50 ppm.Diperoleh nilai pH optimum adalah pH 7 dan dosis FeCl3.6H2O sebesar 80 ppm dengan penurunan warna sebesar 88,08% dan kekeruhan sebesar 97,08%. Sedangkan dengan adanya penambahan kitosan hingga 50 ppm, penurunan warna dan kekeruhansemakin meningkat hingga  94,75% dan 99,07%.
Karakteristik Performa Discharge Anoda Magnesium Teranodisasi yang Teraktivasi oleh Air Laut Supriyono, Supriyono; Wulaningfitri, Luh Putu Maharini Intan; Pradana, Joshia Christa; Feliana, Indah; Putri, Amelia Nurlita
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1521.139 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.02.03

Abstract

Magnesium merupakan bahan yang dapat dikembangkan sebagai anoda baterai. Anodisasi dilakukan pada magnesium untuk memperluas permukaannya sehingga memperbaiki performa discharge baterai di dalam elektrolit berupa air laut. Anodisasi dilakukan di dalam larutan asam oksalat 0,1 M dengan magnesium sebagai anoda dan grafit sebagai katoda. Potensial listrik yang digunakan pada anodisasi divariasikan dari 1,5 – 6,0 V. Setelah tahap anodisasi, magnesium dicuci dengan aquadest kemudian dikeringkan di dalam oven pada suhu 105oC sampai berat konstan. Karakteristik discharge magnesium sebagai anoda baterai di dalam larutan NaCl 3,5% telah dipelajari. Nilai potensial yang paling tinggi (Ecorr = -1,74 V vs Ag/AgCl), nilai charge transfer resistance (Rp) paling kecil (Rp = 1708 Ω) dan nilai konduktivitas paling besar (Y0 = 687 μMho) dari anoda magnesium di dalam asam oksalat dicapai pada magnesium yang teranodisasi di dalam asam oksalat 0,1 M dengan voltase 1,5 V. Performa discharge yang meliputi voltase, kerapatan arus, kapasitas, dan energi discharge paling besar pada arus discharge konstan (0,05 mA) di dalam larutan elektrolit NaCl 3,5% dicapai pada magnesium yang teranodisasi di dalam asam oksalat dengan voltase 1,5 V.
KINETIKA FERMENTASI ASAM LAKTAT DARI TEPUNG SORGUM MENGGUNAKAN YEAST DAN L.Plantarum Istianah, Nur; Gunawan, Setyo
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.813 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.02.02

Abstract

Sorghum fermentation was introduced by three of microbes which are dry baker’s yeast, L.Plantarum and the combination of them. Fermentor was operated at 37°C for 72 hrs. Inoculation of microbes was held after incubation period of  3-4 hrs. Those fermentation produce the different lactic acid and pH(p<0.05). L.Plantarum produced the highest lactic acid which was followed by pH changes.  This fermentation gave the highest lactic acid yield of 85.01%(w/w) at cell yield of 0.14%(w/w). The production rate of fermentation by L.Plantarum was 0.306 g.h-1, maximum specific growth rate 1.5689 g.h-1, and Monod constat at 13.3262.
DIFUSI DAN TRANSFER MASSA PADA EKSTRAKSI TANIN DARI BUAH MANGROVE (Rhizophora stylosa) Paryanto, Paryanto; Suri, Azalia Kartika; Saputro, Ilham Roy
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.534 KB) | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2017.001.02.01

Abstract

Tannin yang terkandung dalam mangrove diperoleh dengan cara ekstraksi dengan pelarut air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecepatan transfer massa (kc), diffusivitas (De) dan konstanta Henry (H). Buah mangrove dipotong kecil-kecil dan dikeringkan kemudian diekstraksi menggunakan pelarut air dengan perbandingan massa bahan dan pelarut 1:10 pada suhu 100oC selama 60 menit, kecepatan pengadukan 500 rpm. Selanjutnya diulangi untuk berbagai variasi jenis pelarut yaitu air, etanol dan n-heksana, variasi kecepatan pengadukan yaitu 300 rpm, 400 rpm dan 500 rpm dan variasi perbandingan massa bahan dan pelarut yaitu adalah 1:5; 1:7; 1:10. Penentuan kadar tanin menggunakan cara titrasi menggunakan KMnO4. Dengan program matlab dicari nilai SSE (sum of squares of error) = Sum ((Cfdata-Cfhitung).^2) dan dicari nilai SSE yang paling minimum. Dengan demikian kondisi operasi yang optimum untuk ekstraksi tanin dari buah mangrove (Rhizophora stylosa) adalah pada kecepatan pengadukan 500 rpm, perbandingan massa bahan terhadap pelarut 1:10 menggunakan pelarut air selama 60 menit dan suhu 100oC ekstraksi dengan yield 0,4326%. Kecepatan ekstraksi tanin dari buah mangrove ditentukan oleh kecepatan difusi dalam padatan dan transfer massa dari permukaan ke pelarut. Dari program matlab diperoleh nilai koefisien transfer massa (kc) sebesar 1,6x10-3 cm/s, Diffusivitas effektif (De) sebesar 6,7x10-4 cm2/s, dan konstanta Henry (H) bernilai 2,6x10-2 dengan SSE bernilai 6,93x10-10.

Page 1 of 1 | Total Record : 4