cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikasi : Jurnal Komunikasi
ISSN : 20866178     EISSN : 25793292     DOI : 10.31294/jkom
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2024): September" : 5 Documents clear
Analisis Resepsi Khalayak mengenai Branding Hotel Borobudur Jakarta sebagai Family Hotel melalui konten Instagram Ambarita, Ribka Gabriella; Tobing, Melati Mediana
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.23031

Abstract

Wisata keluarga merupakan segmen yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam industri pariwisata. Beberapa peneliti berpendapat bahwa penyediaan destinasi yang family friendly adalah strategi efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Hotel Borobudur Jakarta, sebagai bagian dari sektor pariwisata, mengusung branding sebagai "Family hotel" yang disampaikan oleh digital marketing communication executive Hotel Borobudur Jakarta. Family hotel yaitu hotel yang memiliki target utama yaitu keluarga dan memiliki klasifikasi seperti memiliki ruang kamar keluarga, tempat bermain anak, fasilitas rekreasi dan lain sebagainya yang bisa digunakan untuk semua anggota keluarga.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap branding tersebut melalui konten Instagram. Karena Instagram sebagai media sosial yang sering digunakan oleh Hotel Borobudur Jakarta tersebut menggunakan teori resepsi Stuart Hall, yang mengkategorikan penerimaan pesan ke dalam tiga posisi: dominan, negosiasi, dan oposisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis resepsi, serta menerapkan tipe kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan variasi dalam penerimaan branding Hotel Borobudur Jakarta oleh followers melalui Instagram.
Membangun Atensi Pada Media Sosial (Studi Netnografi Remaja Pengguna Instagram) Hariatiningsih, Laurensia Retno; Irwanto, Irwanto
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.23080

Abstract

Abstrak - Penelitian ini mengungkap penggunaan lambang komunikasi oleh remaja dalam membangun atensi atau mencari perhatian warganet pada Instagram. Metode yang digunakan dalam menganalisa percakapan dan interaksi pada penelitian ini adalah netnografi. Dari penelitian ditemukan bahwa pengguna Instagram melakukan konstruksi pesan bisa melalui tulisan, foto bahkan tayangan yang berbentuk visual dan audio. Lambang komunikasi tersebut disampaikan dengan mengoptimalkan fitur visual dan audio yang terdapat pada media sosial tersebut. Konstruksi bertujuan untuk memperoleh perhatian yang bisa berwujud dari jumlah penonton atau view dan jumlah likes atau suka. Lebih dalam lagi terungkap bahwa perhatian yang dimaksud oleh pengguna Instagram tidak hanya ditujukan pada warganet secara umum namun juga ditujukan pada pasangan atau pujaan hati. Abstract - This study revealed the use communication symbols in seeking attention from netizens on Instagram by teenager. This research analyzing conversations and interactions text on Instagaram by netnography methode.  It was found that Instagram users do message construction through writing, photos and even visual and audio shows. The communication symbol is conveyed by optimizing the visual and audio features found on the social media. Construction aims to get attention that can be tangible from the number of viewers and likes. Furthermore, it was found that the attention referred by Instagaram users was not only directed at netizens in general but also aimed at couples or idolaters.  
Makna Modernisasi Perempuan Jawa Dalam Film Pendek “Wedok” El Hidayah, Nur Iman; Ariska, Yogi; Ningtyas, Dito Anjasmoro; Irhamdhika, Gema
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.23130

Abstract

Film pendek berjudul "Wedok" mengangkat isu kesetaraan gender dengan mengisahkan seorang wanita yang terjebak dalam kehidupan sehari-harinya di dapur, tetapi mendambakan kebebasan untuk mendapatkan pendidikan. Ia hidup patuh dan tidak memiliki hak, sehingga hanya berperan sebagai wanita dapur biasa. Namun, berkat tekad yang kuat, ia tetap bisa belajar secara otodidak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis makna modernisasi perempuan Jawa yang terkandung dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika dari Roland Barthes yang mengkaji mengenai makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Makna denotasi yang ditemukan dalam film pendek Wedok yaitu mengenai potret perubahan perempuan jawa dari masa ke masa, yaitu dari zaman tradisional hingga zaman modern. Perubahan tersebut merupakan perubahan ke arah yang lebih maju. Sedangkan makna konotasi nya yaitu Adanya modernisasi membawa perubahan yang lebih baik bagi perempuan jawa. Mitos yang peneliti temukan pada film pendek Wedok yaitu Modernisasi bagi perempuan jawa membawa perempuan jawa terlepas dari belenggu kungkungan dan tuntutan budaya jawa yang mengharuskan perempuan jawa terus termarginalkan. Modernisasi dalam film Wedok terlihat bagaimana perubahan perempuan dalam hal mendapatkan pendidikan dan perubahan pola pikir orang tua dalam mendidik dan memperlakukan anak perempuannya. Anak laki-laki dan anak perempuan di dalam keluarga tidak lagi di beda-bedakan, artinya mereka sudah memiliki kedudukan yang sama.
Mitos Raja Jawa dan Transformasi Dinasti Politik, Studi Kasus Keluarga Jokowi Kusnadi, Eddy; Leliana, Intan; Septian, Rio; Haikal, Achmad
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.24498

Abstract

Masyarakat Indonesia yang multikultural, namun didominasi oleh budaya Jawa, yang memiliki nilai tradisional kuat tentang kepemimpinan. Konsep raja Jawa, yang historisnya menggambarkan raja sebagai sosok dengan kekuatan absolut dan kekuatan gaib, telah mengalami transformasi dalam politik modern. Jokowi, yang berasal dari latar belakang sederhana, kerap dilihat sebagai penerus simbolik dari mitos raja Jawa, khususnya dengan keterlibatan anggota keluarganya, seperti Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution, dalam politik. Masalah yang diteliti adalah bagaimana mitos raja Jawa memengaruhi persepsi publik terhadap fenomena dinasti politik dalam keluarga Jokowi, serta dampaknya terhadap demokrasi. Fenomena dinasti ini mengundang kekhawatiran terkait potensi praktik nepotisme, pengaruh negatif pada meritokrasi, dan kemunduran nilai-nilai demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengalami modernisasi politik, elemen budaya tradisional tetap memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan struktur kekuasaan. Mitos raja Jawa memberikan landasan kultural yang memungkinkan penerimaan sebagian masyarakat terhadap dinasti politik, namun juga menunjukkan adanya ancaman terhadap demokrasi karena kekuasaan politik cenderung terpusat dalam keluarga tertentu
Peran Media Sosial Dalam Promosi dan Pariwisata di Kabupaten Wakatobi Agustiani, Nurling; Arianto, Arianto; Mau, Muliadi
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.25271

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Wakatobi serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesadaran wisatawan dan jumlah kunjungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Wakatobi serta wisatawan domestik dan mancanegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram, Facebook dan TikTok merupakan platform yang paling efektif dalam promosi pariwisata, karena memungkinkan interaksi langsung dengan wisatawan serta penyebaran informasi yang lebih luas melalui fitur visual sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Dari data yang di peroleh, jumlah wisatawan yang berkunjung di Wakatobi tahun 2023 sebanyak 9.117, mengalami menurunan dibanding tahun 2022 yang mencapai 11.338, tetapi di dominasi oleh wisatawan domestik berbeda dengan tahun 2023 yang di dominasi oleh wisatawan mancanegara

Page 1 of 1 | Total Record : 5