cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL KONVERSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Konversi Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
PENINGKATAN KUALITAS BIOGAS LIMBAH PABRIK TAHU KELURAHAN MENTAOS DENGAN METODE ABSORBSI MENGGUNAKAN Ba(OH)2 Yasmine Nadhira Indriani; Syarifah Suci Maulina; Aulia Noor Ikhsan; Lailan Ni'mah
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.548 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.6

Abstract

Pemanfaatan limbah cair tahu menjadi biogas merupakan salah satu cara mengurangi krisis energi yang terjadi pada masa sekarang. Biogas merupakan salah satu energi terbarukan yang berasal dari berbagai macam limbah organik seperti biomassa, kotoran manusia dan kotoran hewan yang mengandung gas metana (CH4) karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S). Kandungan CO2 dalam biogas menyebabkan turunnya nilai kalori biogas, oleh karena itu perlu dilakukan pemurnian untuk meningkatkan kualitas biogas dengan mengurangi kandungan gas CO2.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah Ba(OH)2 dapat dijadikan absorben untuk mengikat CO2, mengetahui pengaruh konsentrasi Ba(OH)2 terhadap proses pemurnian biogas dan mendapatkan produk biogas yang lebih murni. Penelitian ini dilakukan pada Pabrik Tahu Sumber Indah yang berlokasi di kelurahan Mentaos Banjarbaru dengan metode absorbsi menggunakan larutan Ba(OH)2 dengan variasi konsentrasi 0,5 dan 1,5 M. Dari penelitian didapatkan bahwa Ba(OH)2 dapat digunakan sebagai absorben untuk mengurangi kadar CO2 dalam biogas. Hasil dari penyerapan CO2 yang paling baik didapatkan pada larutan Ba(OH)2 1,5 M dengan kadar CO2 sebesar 0,887% dan CH4 sebesar 78,666%
METODE EKSTRAKSI UNTUK PEROLEHAN KANDUNGAN FLAVONOID TERTINGGI DARI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam) Susanty Susanty; Sri Anastasia Yudistirani; Muhammad Bahrul Islam
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.263 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.6

Abstract

ABSTRAK. Kelor (Moringa oliefera) merupakan tanaman perdu yang mengandung senyawa antioksidan flavonoid, saponin, sitokinin, asam-caffeolylquinat dan mengandung asam lemak tak jenuh seperti linoleat (omega 6) dan alfalinolenat (omega 3). Tujuan penelitian yaitu menentukan kandungan total fenolik dari ekstrak daun kelor Moringa oliefera. Metode ekstraksi yang dilakukan antara lain maserasi, perkolasi, sokletasi, rebusan, dan ekstraksi ultrasonik. Ekstrak kasar yang diperoleh kemudian diuapkan menggunakan evaporator vakum putar. Uji fitokimia dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui kandungan flavonoid total dalam ekstrak daun kelor. Kandungan total flavonoid terbesar diperoleh dari metode rebusan sebesar 245,771 mg/kg.
Eksplorasi Produksi Biohidrogen dari Fraksi Organik Sampah Rumah Tangga dengan Penambahan Zat Aditif N,P dan K Firmanullah Fadlil; Rochim Bakti Cahyono; Wiratni Budhijanto
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.405 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.9

Abstract

Fraksi organik sampah rumah tangga adalah salah satu potensi sumber energi terbarukan melalui konversi menjadi metana dan hidrogen. Dengan pengaturan pH yang tepat, proses anaerob dapat menghasilkan metana atau hidrogen. Penelitian ini bertujuan mempelajari peningkatan produksi biohidrogen dari fraksi organik sampah rumah tangga dengan penambahan zat aditif berupa pupuk NPK. Pupuk NPK berfungsi sebagai penyempurnaan nutrisi bagi mikroba anaerob. Ketersediaan bahan organik pada  substrat untuk mikroba anaerob direpresentasikan dengan VS (volatile solid) dan inokulum yang digunakan berupa kotoran sapi. Pupuk NPK ditambahkan ke dalam 440 mL substrat dengan variasi dosis 5,840 g (R1); 7,280 g (R2); dan 8,745 g (R3). Penelitian ini dijalankan dalam reaktor batch selama 30 hari pada suhu ruangan. Analisis yang dilakukan mencakup analisis kandungan gas menggunakan GC (Gas Chromatography) serta analisis sampel campuran yang meliputi VS (volatile solid), TS (total solid), dan pH. Hasil penelitan menunjukkan bahwa penambahan zat aditif berupa pupuk NPK dengan jumlah terukur berpengaruh positif dalam meningkatkan produksi gas hidrogen dari sampah organik rumah tangga. Selain itu, nilai pH merupakan faktor yang penting dalam proses anaerob ini. Pada pH 4 produk gas yang dihasilkan didominasi oleh H2 dan CO2. Rasio C/N yang menghasikan gas terbanyak adalah 20:1.
PENGARUH KOMPOSISI DAN WAKTU PRESS CAMPURAN DIOKTIL PTALAT (DOP), EPOKSI MINYAK DEDAK PADI DAN EPOKSI MINYAK KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIK PLASTIK KEMASAN PVC Imam Hidayat; Bayu Handika Prasetyo; Mohammad Gani Rafidianto; Ratri Ariatmi Nugrahani
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.825 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.7

Abstract

Bahan komposit pada umumnya terdiri dari dua unsur, yaitu serat (fiber) sebagai bahan pengisi dan bahan pengikat serat - serat tersebut yang disebut matriks Bila penggunaan komposit yang sulit didaur ulang dilakukan secara terus – menerus, hal ini akan memberikan dampak yang sangat berbahaya bagi kehidupan dan lingkungan karena sebagian besar komposit tersebut akan meninggalkan limbah yang tak terurai dan tidak dapat diproses sehingga akan mengendap di lingkungan dan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Dalam penelitian ini limbah sekam padi sebagai bahan baku pembuatan biokomposit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan abu silika berukuran nano (nano filler) yang berasal dari pengabuan sekam padi dengan variasi massa abu sekam padi (0, 3, 5, 7 dan 9%) dan mengetahui pengaruh perbandingan komposisi sekam padi dan abu nano sekam padi dengan resin epoxy dengan variasi komposisi (65%:35%,, 70%:30%, 75%:25%, 80%:20%, dan 85%:15%) dari total massa bahan biokomposit yaitu berupa sekam padi hasil delignifikasi dan resin epoksi, terhadap sifat mekanik biokomposit sebagai kampas rem. Hasil penelitian menunjukkan pada biokomposit dengan konsentrasi abu sekam padi 5% menunjukkan hasil keausan 1,20126E05 gr/mm2.detik dan kuat lentur 299,26 Kg/cm2 dan menjadikan hasil tersebut sebagai hasil terbaik pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan pada biokomposit dengan perbandingan komposisi 85%:15% menunjukan hasil uji kekerasan 51,29 Kgf (HR) dan menjadikan hasil tersebut sebagai hasil terbaik pada penelitian ini.
PENGARUH VARIASI VOLUME MINYAK SAWIT TERHADAP SIFAT KIMIA DAN SIFAT FISIK BIODIESEL CAMPURAN SOLAR-MINYAK SAWIT-ALKOHOL (METANOL, ETANOL,BUTANOL) Syarifudin Syarifudin; Heru Nur Cahyo; Agus Suprihadi; Dairoh Dairoh
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.272 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.6

Abstract

Peningkatan volume kendaraan bermotor di Indonesia mengakibatkan peningkatan kebutuhan bahan bakar fosil dan emisi gas buang. Kelompok alkohol memiliki tingkat viskositas yang rendah dan dapat dijadikan sebagai solusi peningkatan kebutuhan bahan bakar dan emisi gas buang. Akan tetapi penggunaan alkohol pada basis yang tinggi berdampak buruk bagi performa kendaraan. Minyak sawit terbukti dapat mengurangi peningkatan kebutuhan bahan bakar. Minyak sawit dipilih karena ketersediaan yang melimpah dan harga yang relatif murah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sifat kimia dan sifat fisik biodiesel dengan kandungan minyak sawit yang bervariasi. Sifat kimia dan fisik yang dievaluasi adalah viskositas, titik nyala dan nilai kalor. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, semakin tinggi volume minyak sawit dalam biodiesel, terjadi peningkatan viskositas dan penurunan titik nayala dan nilai kalor. Biodiesel dengan kandungan minyak sawit 85% merupakan biodiesel dengan viskositas tertinggi serta nilai kalor dan titik nyala terendah.
UJI KINERJA ADSORPSI ION NIKEL DENGAN KARBON BERPORI DARI SERBUK GERGAJI KAYU MLANDING (PETAI CINA) YANG TELAH DIOKSIDASI DENGAN HIDROGEN Chici Wardiani Prasongko; Teguh Ariyanto; Chandra Wahyu Purnomo
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.657 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.2.10

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari perubahan gugus fungsi dari karbon berpori yang disintesis dari serbuk gergaji kayu mlanding atau petai cina setelah dioksidasi dengan H2O2 pada variasi suhu 30°C, 60°C, dan 80°C. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk mempelajari pengaruh karbon berpori setelah dioksidasi terhadap adsorpsi ion nikel. Percobaan adsorpsi dilakukan dengan menggunakan larutan Hexammine Nickel (II) Nitrate [Ni(NH3)6](NO3)2 yang disintesis dengan cara menambahkan Nickel (II) Nitrat  Heksahidrat (>99,9%, Merck) ke larutan Ammonia (25wt%, Merck). Larutan nikel digoyang selama 48 jam dengan menggunakan shaker waterbath pada variasi suhu yaitu 30°C, 40°C, dan 60°C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa oksidasi karbon berpori akan meningkatkan gugus fungsi dalam karbon berpori seperti lakton, karboksil, dan fenol. Untuk adsorpsi ion nikel oleh karbon berpori dari serbuk kayu mlanding mengikuti pola isotherm Langmuir dan menunjukkan kinerja yang lebih baik untuk menjerap ion nikel dalam larutan dibandingkan dengan karbon yang tidak teroksidasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6