AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 4 (2023): November"
:
42 Documents
clear
Pelatihan Perencanaan Keuangan Bagi Ibu-Ibu Pengusaha UMKM Aisyiyah
Devi Permatasari;
Maya Indriastuti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10771
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja. Hal ini sangat beralasan karena jumlah UMKM di Indonesia sekitar 99% dari seluruh usaha di Indonesia. Pemberdayaan sektor UMKM ini memang perlu terus ditingkatkan, sehingga diharapkan, di masa depan ribuan UMKM yang bergerak diberbagai sektor di tanah air ini dapat berkembang dan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar. Kendala utama yang dihadapi pengusaha UMKM adalah akses keuangan pada lembaga keuangan formal karena UMKM tidak mempunyai collateral. Selain itu, masalah lain yang dihadapi sektor UKM adalah pengelolaan keuangan/perencanaan keuangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pelatihan perencanaan keuangan bagi UMKM, khususnya Ibu-ibu pengusaha Aisyiyah di Kabupaten Semarang dengan metode: (1) presentasi, (2) praktek, (3) diskusi dan (4) tanya jawab. Monitoring dan evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara bertahap untuk menilai apakah pelatihan yang diberikan bisa memberikan nilai tambah atau tidak bagi mereka. Hasil dalari pelatihan ini menyatakan bahwa ibu-ibu pengusaha UMKM Aisyiyah telah mempelajari perencanaan keuangan dengan baik, sehingga mereka telah mampu dan paham dalam perhitungan perencanaan keuangan bagi kemajuan usahanya.
Peningkatan Pengetahuan Dasar Statistika Pada Guru MGMP Ekonomi Menggunakan Software SPSS.
Nur Anita Yunikawati;
Ni’matul Istiqomah;
Hari Wahyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10886
Tujuan dari diadakan pelatihan dasar statistika menggunakan Software SPSS oleh tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang adalah untuk meningkatkan pengetahuan dasar statistika pada guru MGMP Ekonomi di Kabupaten Lamongan guna untuk mendapatkan output berupa karya ilmiah maupun artikel penelitian kuantitatif yang dapat menunjang karir guru ekonomi di Kabupaten Lamongan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara offline maupun onlin. Metode pelaksanaan pelatihan ini meliputi metode ceramah dilakukan dalam penyampaian materi, studi kasus dilakukan pada saat latihan pengolahan data serta interpretasi hasil pengolahan data, pendampingan kepada guru MGMP Ekonomi Lamongan dalam bentuk workshop dan metode penugasan untuk sebagai pengayaan kepada guru MGMP Ekonomi untuk memahami alur analisis data menggunakan SPSS. Seluruh peserta antusias mengikuti pelatihan baik online maupun offline. Harapannya terjalin kerjasama antara MGMP Ekonomi Lamongan dengan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.
Pemeriksaan dan edukasi pencegahan penyakit skabies pada santri di Pesantren Jabal Nur Kandis, Kebupaten Siak, Riau
Esy Maryanti;
Firdaus Firdaus;
Afrinaldi Afrinaldi;
Fadly Mulia;
Mislindawati Linda
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.10908
Penyakit skabies merupakan penyakit parasitik yang terabaikan. Skabies disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabiei varietas hominis. Penyakit ini mempunyai gejala klinis berupa gatal yang hebat terutama di malam hari dan sering mengenai sekelompok orang yang hidup bersama. Penyakit ini umumnya tidak bersifat fatal tapi dapat menganggu konsentrasi dan produktivitas orang yang dikenainya. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui angka kejadian skabies pada santri, melakukan pengobatan pada santri yang positif skabies dan memberikan edukasi tentang penyakit skabies. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Jabal Nur Kandis Kabupaten Siak, Riau. Hasil kegiatan didapatkan dari 65 santri tsanawiyah yang diperiksa didapatkan sebanyak 15,4% positif skabies, umumnya santri yang terkena adalah santri putra dengan umur terbanyak 12 tahun. Pada santri yang positif ini diberikan krim permetrin 5%, selain itu diberikan edukasi tentang skabies meliputi penyebab, faktor risiko, gejala klinis, tatalaksana, komplikasi dan pencegahan. Edukasi diberikan kepada santri dan musyrif/ musyrifah. Kegiatan ini diharapakan terus berlanjut agar tercapai pemberantasan penyakit skabies di pesantren.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Sains Fisika di SDN 022 Samarinda Utara Melalui Pelatihan Pengukuran Dasar
Rahmawati Munir;
Mislan Mislan;
Ahmad Zarkasi;
Erlinda Ratnasari Putri;
Wahidah Wahidah;
Idris Mandang
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.11119
Upaya peningkatkan minat siswa terhadap sains fisika harus dari usia karena selama ini bidang fisika masih dianggap pelajaran yang sulit . Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan pembelajaran pengukuran dasar di SDN 022 Samarinda Utara. Khalayak sasaran merupakan siswa kelas 4-6 berjumlah 25 orang yang dipilih secara acak. Alat ukur dasar yang digunakan adalah mistar, jangka sorong, mikrometer, gelas ukur dan bahan-bahan yaitu kertas, batu, pasir, telur dan gelas. Tahapan pelaksanaan kegiatan penjelasan nama dan fungsi alat ukur, contoh penggunaan alat ukur dan praktek oleh siswa. Pemantauan dan dievaluasi dilakukan terhadap: pengalaman dan pemahaman alat ukur, ketrampilan penggunaan alat, apakah kegiatan menarik bagi peserta, saran/masukan kegiatan praktek di sekolah dan saran/masukan untuk kampus. Hasil menunjukkan, dari seluruh alat ukur yang familiar adalah mistar, sedangkan yang lain sebatas tahu dari gambar dan tidak pernah mempraktekan. Sebaiknya kegiatan praktikum di sekolah dapat dilaksanakan secara rutin dan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, dan untuk mendukung hal tersebut sekolah dan Universitas Mulawarman berkolaborasi secara berkelanjutan dalam bentuk kesepakatan sekolah mitra.
Pelatihan Praktikum Fisika dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Tracker Video Analysis and Modeling Tool
Affa Ardhi Saputri;
Jasuri Jasuri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.11205
Pelaksanaan praktikum fisika mengalami banyak hambatan pada era pembelajaran daring. Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan praktikum fisika dalam pembelajaran daring bagi guru SMA/MA menggunakan aplikasi Tracker Analisys and Modeling Tool. Tahapan pengabdian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan pendampingan, serta evaluasi. Tahap persiapan dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD). Tahap Pelaksanaan dilaksanakan melalui workshop atau pelatihan secara daring menggunakan zoom meeting. Tahap ini juga dilaksanakan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran praktikum daring dan praktik langsung menggunakan Tracker Video Analisys and Modeling Tool. Hasil dari pengabdian ini peserta memperoleh materi tentang strategi pelaksanaan praktikum daring, perangkat pembelajaran praktikum daring, pengenalan aplikasi tracker, dan pemanfaatan aplikasi tracker untuk analisis gerak benda. Peserta melaksanakan simulasi praktikum daring dengan laboratorium virtual, menyusun LKPD, dan melaksanakan praktikum berbasis video dengan aplikasi tracker. Pelatihan dinyatakan berhasil dengan adanya peningkatan pemahaman materi dari peserta sebesar 0,53 dengan kategori sedang. Pengabdian dapat dilanjutkan pada materi fisika lain serta memperdalam terhadap penyusunan LKPD berorientasi keterampilan 4C dan high order thingking skill.
Komik Digital dalam Mengenalkan Karakter Kebangsaan di Tingkat Sekolah Dasar
Paulina Besty Fortinasari;
Susanti Malasari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.15026
Pengajaran nilai-nilai karakter kebangsaan di sekolah dasar semakin menantang. Guru tidak bisa memantau secara langsung pembangunan karakter murid-muridnya karena sebagian besar aktivitas pembelajaran masih dilaksanakan secara daring atau dengan tatap muka terbatas. Komik digital merupakan salah satu media literasi modern yang menarik dan efisien untuk digunakan oleh guru dalam memperkenalkan nilai-nilai karakter kebangsaan. Artikel ini memaparkan pelaksanaan pelatihan pembuatan komik digital yang diikuti oleh 19 guru sekolah dasar. Kegiatan ini terbagi dalam empat tahapan, yakni observasi, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi. Selama pelatihan, para peserta menunjukkan respon yang positif dan sangat antusias dari awal hingga akhir. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa para guru dapat membuat komik digital yang dapat diimplementasikan untuk memperkenalkan, mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai karakteristik kepada siswa sekolah dasar. Selain itu, para guru juga menemukan strategi-strategi pengajaran karakter kebangsaan di dalam maupun di luar pembelajaran, yang telah disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar dan kondisi kegiatan pembelajaran selama pandemi berlangsung.
Pengembangan Inovasi Pembelajaran Virtual Reality Account Officer Customer Servicer Mahasiswa Slow Learner di UMSurabaya
Fatkur Huda;
Junaidi Fery Efendi;
Agus Budiman;
Holy Ichda Wahyuni;
Arin Setiyowati;
Idham Choliq;
M. Febrianto Wijaya
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.18315
Pembelajaran inklusi menjadi sebuah kewajiban bagi peserta didik disabilitas untuk dilaksanakan. Keberadaanya tentu memerlukan adanya perhatian secara khusus. Berdasarkan pertimbangan kebutuhan penyandang disabilitas akan solusi dari hambatan proses pembelajaran praktik untuk layanan perbankan pada mata kuliah Account Officer Customer Services (AOCS), maka dibutuhkan adanya media pembelajaran inovatif dengan menggunakan teknologi. Metode pengembangan ini menggunakan jenis pengembangan Borg & Gall dengan menggunakan 7 tahapan yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk dan ujicoba serta finalisas. Hasilnya adalah bahwa media pembelajaran menggunakan VR-AOCS yang dikembangkan oleh tim ULD Universitas Muhammadiyah Surabaya di Prodi Perbankan Syariah dapat secara adaptif digunakan oleh mahasiswa disabilitas. Selain itu juga adanya media pembelajaran berupa video yang telah diconverting menjadi virtual reality yang dapat menunjang pembelajaran inovatif.
Penerapan Screening Kesehatan Lansia Non Invasive Berbasis IOT
Yanik Purwanti;
Arief Wisaksono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.19519
Bertambahnya usia seseorang akan berpeluang besar terjadi penurunan fungsi sistem tubuh maka perlu deteksi awal atau screening untuk mendeteksi sejak awal kelainan yang terjadi sehingga penanganan lanjutan segera diberikan. Kegiatan ini bertujuan untuk mrndeteksi secara dini resiko tekanan darah tinggi dan juga resiko kenaikan gula dalam darah pada kelompok usia ≥40 tahun agar dapat melakukan tindakan pencegahan dan penangganan sehinga kejadian Diabetus melitus bisa dicegah dan dikendalikan. Metode kegiatan diawali dengan skreening faktor resiko pada kelompok lansia di griya lansia sidoarjo, dilanjutkan penyuluhan kesehatan serta pendampingan. Hasil menunjukkan 70 % responden berisiko sedang sampai tinggi menderita DM dan tekanan darah tinggi, Faktor yang berhubungan dengan faktor risiko adalah pola makan , aktivitas dan latihan fidik serta riwayat menderita hiertensi dan DM. Kesimpulannya Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memotivasi sebagian besar responden melakukan perilaku hidup sehat terutama pola makan yang banyak konsumsi sayur dan buah dari pada karbohidrat dan gula, aktifitas fisik berupa jalan pagi selama 30-40 menit.
Pelatihan Manajemen Keuangan Syariah Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah di Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor
Roisiyatin;
Faisha Nur Alfisyahrin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.19572
Angka literasi keuangan syariah masih tergolong rendah di Indonesia, walaupun Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Sehingga kondisi tersebut mengakibatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia berjalan lambat dan mengakibatkan kendala bagi tujuan kesejahteraan masyarakat. Literasi keuangan syariah seharusnya menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi mikro sehingga diharapkan dapat membantu akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Upaya membangun kesadaran pentingnya manajemen keuangan syariah perlu dilakukan, sehingga dilaksanakanlah program pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan pelatihan manajemen keuangan syariah pada hari Ahad, 16 Juli 2023 di Majelis Taklim Nur Huda Desa Cihowe Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Kegiatan dihadiri oleh 31 orang peserta mitra sasaran, yaitu ibu-ibu rumah tangga. Materi pelatihan disampaikan dengan metode ceramah dari Al-Qur’an dan Hadits serta simulasi pengelolaan keuangan di era modern disesuaikan dengan prinsip syariah. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pemahaman serta mampu mengelola keuangan secara syariah, serta merencanakan efesiensi keuangan keluarga agar lebih terukur dan terarah. Kegiatan ini direncanakan akan berjalan berkelanjutan setiap dua pekan sekali disesuaikan dengan jadwal dari mitra sasaran dengan tema lanjutan fiqh muamalah klasik dan fiqh muamalah kontemporer mengenai manajemen keuangan syariah.Kata Kunci: literasi masyarakat; manajemen keuangan syariah;
Edukasi Kesehatan tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penyakit ISPA Pada Pekerja Pabrik Krupuk
Novita Surya Putri;
Tria Anisa Firmanti;
Atik Pramesti Wilujeng;
Ali Syahbana;
Anang Satrianto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i4.20401
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) berhubungan dengan patogen, penyebabnya faktor pejamu dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan kerja yang berisiko terjadinya ISPA adalah pekerja pabrik kerupuk. Penggunaan bahan baku dan proses pembuatan kerupuk tersebut pekerja pabrik kerupuk terapapar partikel tepung yang berada di dalam ruangan sehingga pekerja yang beresiko terjadinya ISPA. Paparan tepung yang menjadi partikel kecil yang ada di ruangan pabrik rentan terhirup serta terakumulasi partikel tersebut kedalam paru-paru sehingga mempercepat timbulnya ISPA. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat pada pekerja Pabrik Kerupuk adalah pemberian edukasi untuk mencegah ISPA dengan memberikan edukasi kesehatan menggunakan masker. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan edukasi kesehatan. Kegiatan dilakukan pada 8 Desember 2022 yang diikuti oleh 25 pekerja pabrik krupuk UD. Andalas. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini setelah dilakukan edukasi penggunaan masker untuk mencegah penyakit ISPA yaitu 19 (76%) pekerja pabrik kerupuk memiliki pengetahuan baik terkait penyakit ISPA dan cara menggunakan masker yang benar untuk mencegah penyakit ISPA. Edukasi pendidikan disertai dengan demontrasi untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan stimulus untuk meningkatkan pemahaman partisipan secara langsung.