cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Arkeologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the discipline of Archaeology mainly in the Indonesian Archipelago and Southeast Asia. Interest from other disciplines (such as history, anthropology, architecture, geology, etc.) must be related to archaeological subject to be covered in this journal. Our first edition was published on March 1980.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (1983)" : 4 Documents clear
BEBERAPA CATATAN DARI: LOKAKARYA SPAFA TENTANG PEMUGARAN PENINGGALAN SEJARAH DAN PURBAKALA Sutaba Sutaba
Berkala Arkeologi Vol 4 No 2 (1983)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4585.991 KB) | DOI: 10.30883/jba.v4i2.307

Abstract

Pada tahun 1980 yang lalu, benempat di Jogjakarta SPAFA (SEAMEO Project in Archaeology and Fine Arts) telah menyelenggarakan Lokakarya Tentang Teknik Pemugaran Peninggalan Sejarah dan Purbakala (Workshop on The Technique of Restoration of Monuments) sebagai suatu kerja sama antara SPAFA Sub-Center For Restoration and Preservation of Ancient Monuments dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (cq. Direktorat Jenderal Kebudayaan) melalui Proyek Pemugaran Candi Borobudur. Lokakarya ini dihadiri oleh ahli-ahli purbakala dan arsitek dari negara-negara anggota SEAMEO, yang dalam tugasnya sehari-hari bertanggung jawab atas pemugaran terhadap peninggalan sejarah dan purbakala di negaranya masing-masing. Di samping itu hadir pula Prof. Dr. A. J. Bernet Kempers, ahli purbakala dari Negeri Belanda yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang amat luas mengenai kepurbakalaan di Indonesia, bahkan pernah menjadi Kepala Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional. Ahli purbakala lainnya ialah dari Sri Langka: Roland Silva dan dari Indonesia antara lain hadir Prof. Dr. R. Soekmono sebagai Direktur Sub-Center For Restoration and Preservation of Ancient Monuments dan sebagai Pemimpin Proyek Pemugaran Candi Borobudur. Di samping itu sebagai utusan Indonesia adalah Drs. Uka Tjandrasasmita, Direktur Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala dan ahli-ahli purbakala lainnya. Lokakarya tersebut di atas disertai juga pengamatan ke Candi Borobudur, Jawa Timur dan Bali untuk menyaksikan pemugaran yang sedang berlangsung di Indonesia.
CATATAN SINGKAT MENGENAI CINCIN BERTULISAN SRAMANA Kusen Kusen
Berkala Arkeologi Vol 4 No 2 (1983)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3295.514 KB) | DOI: 10.30883/jba.v4i2.308

Abstract

Dalam tulisan singkat ini akan dibicarakan sebuah cincin yang menarik perhatian karena keunikan serta nilai kekunaannya. Keunikan cincin terletak pada tulisan berhuruf Jawa kuna di permukaannya yang berbunyi Sramana. Sampai saat ini sepanjang pengetahuan penulis baru cincin yang akan dibahas inilah satu-satunya contoh cincin peninggalan masa Indonesia Hindu yang memiliki tulisan semacam itu. Oleh sebab itu benda kecil tersebut memang pantas untuk dibahas dan dipublikasikan sebagai tambahan data arkeologis masa Indonesia Hindu.
KEMUNGKINAN PRASASTI SEBAGAI SUMBER DATA IKONOLOGI Edi Sedyawati
Berkala Arkeologi Vol 4 No 2 (1983)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6089.698 KB) | DOI: 10.30883/jba.v4i2.309

Abstract

Jika telah disepakati bahwa Ikonologi adalah ilmu pengetahuan mengenai ikon, yaitu area pemujaan, maka perlu diperinci lebih lanjut, hal-hal apa saja di sekitar area pemujaan atau pemujaan area yang dapat diketahui dari prasasti. Dari tinjauan menyeluruh atas prasasti-prasasti Indonesiacakan terlihat bahwa keterangan-keterangan tertentu dapat dihubungkan, secara langsung ataupun tidak, dengan pemujaan area. Karena area pada dasarnya mewakili pengertian "dewata" yang dilambangkannya, maka segala keterangan yang bersangkut-paut dengan dewata ini pun dapat digolongkan ke dalam data ikonologi. Data tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu pertama, yang menyangkut konsep kedewataan, dan kedua, yang menyangkut peribadatan. Di bawah ini adalah suatu pembahasan, yang karena terbatasnya tempat, memusatkan perhatian pada konsep kedewataan, dan khususnya dilihat pada prasasti-prasasti Jawa Kuna Hindu.
STUDI ARKEOMETALURGI DALAM DISIPLIN ARKEOLOGI Timbul Haryono
Berkala Arkeologi Vol 4 No 2 (1983)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5071.898 KB) | DOI: 10.30883/jba.v4i2.310

Abstract

Di dalam usaha merekonstruksi kehidupan masa lampau, tugas kita bukan semata-mata menguraikan serangkaian peristiwa yang abstrak dan terlepas-lepas. Masa lampau yang akan kita susun kembali terdiri dari kehidupan perorangan yang tergabung dan membentuk suatu peristiwa. Kehidupan masa lampau sangat kompleks; untuk menyusunnya kembali kita hanya punya data arkeologi yang kurang lengkap sebab data tersebut sampai ke tangan kita sudah, mengalami proses pemindahan yang bermacam-macam. Proses pemindahan kebudayaan ini kemudian melahirkan studi "taphonomy" (Gifford.1981). Jangkauan ilmu arkeologi seperti telah disebut telah menyebabkan ilmu arkeologi dalam perkembangannya memerlukan kerja sama dengan ilmu lain. Salah satu yang menjadi pokok pembicaraan dalam makalah ini adalah metalurgi.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

1983 1983


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2022) Vol 42 No 1 (2022) Vol 41 No 2 (2021) Vol 41 No 1 (2021) Vol 17 No 2 (1997) Vol 40 No 2 (2020) Vol 40 No 1 (2020) Vol 13 No 1 (1993) Vol 39 No 2 (2019) Vol 39 No 1 (2019) Vol 38 No 2 (2018) Vol 38 No 1 (2018) Vol 37 No 2 (2017) Vol 37 No 1 (2017) Vol 36 No 2 (2016) Vol 36 No 1 (2016) Vol 35 No 2 (2015) Vol 35 No 1 (2015) Vol 34 No 2 (2014) Vol 34 No 1 (2014) Vol 33 No 2 (2013) Vol 33 No 1 (2013) Vol 32 No 2 (2012) Vol 32 No 1 (2012) Vol 31 No 2 (2011) Vol 31 No 1 (2011) Vol 30 No 2 (2010) Vol 30 No 1 (2010) Vol 29 No 2 (2009) Vol 29 No 1 (2009) Vol 28 No 2 (2008) Vol 28 No 1 (2008) Vol 27 No 2 (2007) Vol 27 No 1 (2007) Vol 26 No 2 (2006) Vol 26 No 1 (2006) Vol 25 No 1 (2005) Vol 24 No 1 (2004) Vol 23 No 2 (2003) Vol 23 No 1 (2003) Vol 22 No 1 (2002) Vol 21 No 2 (2001) Vol 21 No 1 (2001) Vol 20 No 1 (2000) Vol 19 No 2 (1999) Vol 19 No 1 (1999) Vol 18 No 2 (1998) Vol 18 No 1 (1998): Edisi Khusus Vol 17 No 1 (1997) Vol 16 No 2 (1996) Vol 16 No 1 (1996) Vol 15 No 3 (1995): Edisi Khusus Vol 15 No 2 (1995) Vol 15 No 1 (1995) Vol 14 No 2 (1994): Edisi Khusus Vol 14 No 1 (1994) Vol 13 No 3 (1993): Edisi Khusus Vol 13 No 2 (1993) Vol 12 No 1 (1991) Vol 11 No 1 (1990) Vol 10 No 2 (1989) Vol 10 No 1 (1989) Vol 9 No 2 (1988) Vol 9 No 1 (1988) Vol 8 No 2 (1987) Vol 8 No 1 (1987) Vol 7 No 2 (1986) Vol 7 No 1 (1986) Vol 6 No 2 (1985) Vol 6 No 1 (1985) Vol 5 No 2 (1984) Vol 5 No 1 (1984) Vol 4 No 2 (1983) Vol 4 No 1 (1983) Vol 3 No 1 (1982) Vol 2 No 1 (1981) Vol 1 No 1 (1980) More Issue