cover
Contact Name
Tanendri Arrizqiyani
Contact Email
p3m@stikes-bth.ac.id
Phone
+6281321180268
Journal Mail Official
jkbth@stikes-bth.ac.id
Editorial Address
Jl.Cilolohan No 36 Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : https://dx.doi.org/10.36465
Core Subject : Health,
This is the an open access journal specialized in Nursing Sciences, Health Analyst, Pharmacy and other relevant fields JKBTH was registered e-ISSN: 2621-4660 with SK no. 0005.26214660/JI.3.1./SK.ISSN/2018 and p-ISSN : 1979-004X with SK no. 0005.07/Jl.3.02/SK.ISSN/2008. JKBTH which was established in 2019 and published 2 (two) times a year in February and August, has been accredited by Directorate General of Higher Education (DGHE) Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2018)" : 14 Documents clear
PENGEMBANGAN METODE ANALISIS CEMARAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA ASAM ASKORBAT DENGAN TEKNIK SSA Yuliantini, Anne
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.302 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.313

Abstract

Batas cemaran timbal (Pb) dalam asam askorbat tidak melebihi 20 bpj ditentukan dengan metode visual kolorimetri berdasarkan Farmakope Indonesia V. Metode ini perlu dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan sensitif salah satunya dengan teknik Spetrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan parameter validasi dari metode SSA dan dibandingkan terhadap metode kolorimetri pada FI V. Metode yang digunakan adalah metode standar adisi, yaitu  asam askorbat ditambahkan larutan Pb dengan  konsentrasi 5, 10,15, 20,25,30, 35, 40, 45 dan 50 bpj yang diukur dengan metode SSA dan FI V dan ditentukan parameter validasinya, berupa akurasi, presisi, batas deteksi, dan kuantisasi.  Hasil penelitian didapatkan  batas deteksi yang dapat diamati secara visual sebesar 20 bpj sedangkan batas deteksi metode SSA sebesar 1,44 bpj dengan parameter validasi lain yang memnuhi syarat validasi, diantaranya batas kuantisasi sebesar 4,79 bpj, persen perolehan kembali sebesar 83,39%, dan %KV 0,49%. Kesimpulan metode SSA dapat dijadikan metode alternatif penentuan Pb dalam asam askorbat yang lebih akurat dan sensitif.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN GASTRITIS PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN YBKP3 GARUT Shalahuddin, Iwan
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.738 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.303

Abstract

Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung, Gastritis biasanya diawali oleh pola makan yang tidak teratur sehingga lambung menjadi sensitif bila asam lambung meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan siswa kelas X semester I dengan kejadian gastritis di SMK YBKP3 Garut. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa sebanyak 180 orang dan sampel dalam penelitian ini adalah 140, pengambilan sample dengan Proportional sampling”(atau sampling berimbang). Analisa data dengan menggunakan uji chi-square dan Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan siswa kelas X semester I SMK YBKP3 Garut mayoritas buruk sebesar 70,7%,  kejadian gastritis sebesar 65,7%. Dan ada hubungan yang bermakna antara pola makan siswa dengan gastritis dengan p-value= 0,004. Dengan hasil tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan dan menambah peran guru pembimbing dalam melaksanakan bimbingan dan konselingnya dengan cara memfasilitasi siswa yang bermasalah kesehatan untuk melakukan penyuluhan dan bimbingan, tidak hanya memberikan bimbingan dibidang akademiknya. Untuk Sekolah, diharapkan adanya ruangan untuk dijadikan sebagai balai kesehatan yang berfungsi untuk menampung dan menerima bimbingan dibidang kesehatan selain pelayanan kesehatan sebagai tindakan pertama.
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) RUMAH SAKIT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI INSTALASI FARMASI RS.dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Soeherman, Maman
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.444 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.312

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah masih belum optimalnya pengelolaan pelayanan kesehatan standar misalnya : staf pelaksana pelayanan kurang bekerja cermat dan pengendalian kualitas pelayanan kesehatan masih rendah. Mengingat Standar Pelayanan Farmasi Rumah Sakit masih bersifat umum, maka untuk membantu pihak rumah sakit dalam mengimplementasikan Standar Pelayanan Rumah Sakit tersebut perlu dibuat Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit. Sehubungan dengan berbagai kendala sebagai disebut di atas, maka sudah saatnya pula farmasi rumah sakit menginventarisasi semua kegiatan farmasi yang harus dijalankan dan berusaha mengimplementasikan secara prioritas dan simultan sesuai kondisi rumah sakit. Atas dasar pemikiran dan pertimbangan itu, peneliti berkeinginan meneliti lebih lanjut dalam bentuk penelitian tesis dengan judul “Pengaruh Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal  Terhadap Kualitas Pelayanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode deskriptif analisis yang menggambarkan secara akurat sifat-sifat dari beberapa fenomena kelompok maupun fenomena individu dalam menentukan terjadinya suatu keadaan untuk meminimalisasi bias dan memaksimalkan reliabilitas. Analisis dalam pengolahan data menggunakan analisis jalur (Path Analisys). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit dr.Soekardjo  Kota Tasikmalaya dinilai cukup baik, artinya implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal belum sepenuhnya dilaksanakan oleh bagian instalasi farmasi. Demikian pula, kualitas pelayanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya cukup baik, sehingga kepuasan pasien belum optimal tercapai. Berdasarkan hasil pengujian statistik diperoleh bahwa baik secara parsial maupun simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal terhadap kualitas pelayanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya.
SELF MANAGEMENT PROGRAM OF CLIENT WITH ARTRITIS LITERATURE REVIEW Platini, Hesti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.58 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.300

Abstract

Osteoarthritis is a chronic disease that is common in the elderly and may recur and take place so that it can lead to progressive joint destruction during the client does not maintain regular lifestyle. Hence the need for an integrated program such as Self-Management that involves the client in arthritis management, decisions on the handling and treatment, so that the client actively participate in the management of the disease.The purpose of this literature review is to explain to the client's self-management of arthritis based on scientific research journal literature sources related.The method used in the writing of this literature review is surf the internet from Proquest databases, Google Scholar, Medscape and EBSCO using keywords Self-Management of, programs, and arthritis. Data were obtained, systematically arranged and conducted a discussion.Self-Management of the program is an effective way to prevent a decrease in motor activity and physical disability in the elderly, especially the client, so the client can improve the quality of life better. Advanced research related to self-management program on the client arthritis and community-based services can be applied to this program in Indonesia in particular

Page 2 of 2 | Total Record : 14