cover
Contact Name
Dr. Shohifah Annur, M.Sc
Contact Email
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Phone
+62254-8235007
Journal Mail Official
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Cilegon No.Km. 5, Taman, Drangong, Kec. Taktakan, Kota Serang, Banten 42162
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25990020     EISSN : 25990012     DOI : 10.30656/jpmwp
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024" : 22 Documents clear
Rebranding Keripik Pelepah Pisang Produk UP2K PKK Desa Kukuh Kerambitan Tabanan Julianto, I Nyoman Larry; Mudra, I Wayan; Suparthana, I Putu; Adnyana, I Nyoman Widhi; Andreani, Ni Putu Elvian
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.5512

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah pengembangan peningkatan kualitas desain kemasan dan strategi pemasaran keripik pelepah pisang kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Desa Kukuh Kerambitan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan dua tahap yaitu tahap Focus Group Discussion (FGD) untuk penentuan nama produk beserta elemen visual produk dan workshop strategi pemasaran digital melalui pembuatan desain poster digital. Hasil FGD menyepakati nama ‘DèBong’ sebagai identitas produk keripik yang cenderung mampu mewakili bahan bakunya, yakni pelepah pisang atau gedebong. Referensi terkait Ilustrasi dan warna yang disepakati adalah berdasarkan warna alami pada pelepah pisangnya serta unsur lainnya pada pohon pisang, seperti daun dan buahnya. Kegiatan PKM mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) dan Kepala Desa Kukuh Kerambitan. Capaian kegiatan yang dilaksanakan mencapai di angka 120%, yakni pada tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta pendampingan dalam memahami dan mengkonsepkan desain kemasan serta strategi promosi melalui media sosial menjadi lebih meningkat.
Pemanfaatan Aplikasi Powtoon: Alternatif Media Pembelajaran untuk Penanaman Nilai Agama Moral pada Anak Taman Kanak-Kanak Rohita, Rohita; Ristyadewi, Febby; Hidayat, Nadhifah Rahmadini; Salsabila, Hana
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.6130

Abstract

Perkembangan teknologi dapat dijadikan sebuah solusi untuk berinovasi dalam pembuatan dan pengembangan media pembelajaran agar lebih menarik dan menyenangkan, khususnya dalam penanaman nilai agama dan moral (NAM). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penge­tahuan dan kemampuan guru menyajikan media pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan aplikasi Powtoon. Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan yang diberikan kepada guru-guru di TK Aisyiyah 1 Jakarta Selatan yang berjumlah 7 orang guru dari kelompok A dan B. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat 2 orang guru yang tidak dapat menyelesaikan kegiatan pelatihan sehingga terdapat total 5 orang guru sebagai peserta. Dari 5 orang guru dapat dikatakan bahwa seluruh guru (100%) mengalami peningkatan pengetahuan mengenai aplikasi Powtoon sebagai media pembelajaran untuk penanaman nilai agama moral. Sementara peningkatan kemampuan membuat media dengan memanfaatkan aplikasi Powtoon terjadi pada 4 dari 5 orang guru (80%). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah guru telah memiliki pengetahuan dan kemampuan memanfaatkan aplikasi Powtoon untuk membuat media pembelajaran dalam penanaman nilai agama moral pada anak usia taman kanak-kanak.
Empowering and Improving the Quality of Potential Village Resources in Candiwates Ambarwati, Rita; Alif , Wildan; Octhavia , Ristha; Wijayanti , Putri Nur Rizki
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.6527

Abstract

Community service projects in Candiwates Village, Prigen District, were carried out by academics from the Universitas Muhammadiyah Sidoarjo in partnership with the village authority and the cultural office. Exploring the potential of existing resources and long-term community empowerment were critical components in developing the work program for Candiwates Village. The renovation of the Candi Jawi cultural heritage site is one of the activity projects, and the results of this renovation will be utilized to develop facilities contained in the cultural heritage. The method of implementing this com­munity service activity includes the stages of pre-implement­ation, implement­ation and evaluation. In addition to promo­ting the Sapta Pesona features of tourist villages, this commu­nity service activity includes socio-cultural, educational, and economic initiatives. This task was com­pleted for one month, beginning on January 16, 2023, and ending on February 16, 2023. The imply­cations of this community service activity can in­crease community awareness and cooperation in realizing the deve­lopm­­ent of an advanced and highly competitive tourist village in an integrated manner from the perspective of economic and socio-cultural aspects and educational considerations.
Optimalisasi Tata Laksana Administrasi Desa Berbasis Teknologi Informasi bagi Perangkat Desa Katekan Gantiwarno Klaten Munir, Agus Qomaruddin; Listiawan, Indra; Wijaya, Nurhadi; Utari, Evrita Lusiana
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.6634

Abstract

Perangkat desa di Desa Katekan, Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, menghadapi banyak tantangan, pada era digital saat ini terutama dalam hal mendapatkan informasi dan pelayanan administrasi berbasis TIK yang dapat dimanfaatkan secara publik untuk kepentingan masyarakat. Perangkat desa seringkali tidak maksimal dalam memberikan layanan yang optimal, terutama jika mereka tidak mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung proses pelayanan yang lebih baik. Untuk membantu perangkat desa menggunakan tata kelola administrasi berbasis TI, workshop aplikasi kantor diberikan dengan tiga materi pokok pada microsof office yaitu miscrosoft word, microsoft excel dan microsoft power point. Kegiatan yang dilaksanakan diawali tahap persiapan, pembekalan bagi mahasiswa serta pelaksanaan kegiatan berupa pemberian workshop secara periodik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman perangkat desa tetang tatakelola administrasi berbasis teknologi informasi serta pengetahuan perangkat desa untuk mengakses informasi dan pengetahuan dari internet untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Upaya Peningkatan Budaya Sadar Bencana Gempa Melalui Analisis Statistik Parameter Geofisika di Kota Bengkulu, Indonesia Misliniyati, Rena; Mase, Lindung Zalbuin; Refrizon, Refrizon
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.6891

Abstract

Potensi gempa bumi yang sewaktu-waktu dapat terjadi kerap menjadi isu utama bagi pembangunan dan masyarakat. Upaya peningkatan budaya sadar bencana gempa perlu dilakukan guna memberikan edukasi dalam menyikapi bahaya gempa yang dapat terjadi di Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian berbasis riset, dimana pengukuran geofisik digunakan untuk mendeskripsikan kerentanan seismik Kota Bengkulu, melalui kerja sama kemitraan oleh Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu. Hasil pengukuran geofisik selanjutnya diolah lebih lanjut untuk mendapatkan parameter amplifikasi (A0) dan frekuensi dominan (f0). Kedua parameter tersebut kemudian dianalisis untuk mendeskripsikan indeks kerentanan seismik (Kg) di Kota Bengkulu. Pema­paran hasil analisis juga dilakukan sebagai transfer pemahaman kerentanan seismik kepada mitra. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa terdapat 211 titik yang diinvestigasi. Secara umum tingkat kerentanan seismik di Kota Bengkulu rata-rata pada level rendah dengan sangat tinggi dengan nilai kerentanan rata-rata berkisar pada 2,69 sampai dengan 36,31. Kecamatan Ratu Samban, Ratu Agung, Gading Cempaka, Kampung Melayu, dan Teluk Segara digolong­kan sebagai wilayah dengan kerentanan sangat tinggi, dengan nilai maksimum rerata sebesar 36,31. Kecamatan Selebar dan Singaran Pati digolongkan sebagai wilayah dengan kerentanan tinggi dengan nilai maksimum rerata sebesar 5,97, Kecamatan Sungai Serut dengan kerentanan sedang dengan nilai maksimum rerata 4,41, dan Kecamatan Muara Bangka­hulu dengan kerentanan rendah dengan nilai maksimum rerata 2,69. Kegiatan ini membantu mitra dalam memetakan kerentanan seismik di Kota Bengkulu.
Edukasi Literasi Keuangan Digital pada Masyarakat Desa Tanah Miring Kecamatan Aru Tengah Lambyombar, Yustinus; Temalagi, Selva; Warkula, Yohanes Zefnath; Welay, Piter Arson
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7174

Abstract

Permasalahan yang diprioritaskan dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada masyarakat Desa Tanan, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulau­an Aru adalah kurangnya pemahaman mengenai literasi keuangan, kurang kepekaan dalam mengelola keuangan dan belum dapat memanfaatkan layanan keuangan digital. Tujuan kegiatan ini adalah melaku­kan edukasi masyarakat desa tanah miring mengenai literasi keuang­an dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik. Metode yang diguna­kan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiat­an ini terlihat pada perubahan progress yang sangat baik yang dialami oleh masyarakat Desa Tanah Miring. Pada pemahaman terkait literasi keuangan sudah mampu mencatat, menyusun perencanaan serta pengelolaan keuangan dan terampil dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan digital sesuai prosedur.
Partisipasi Masyarakat dalam Penurunan Resiko Hipertensi dan Pentingnya Aktivitas Fisik di Dusun Wonocatur Banguntapan Bantul Mulasari, Surahma Asti; Hariyati, Hesti; Prastiwi, Zalsabella Aryanda; Annisa , Triana Aprilyta
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7237

Abstract

Peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dikenal sebagai hipertensi. Aktivitas fisik merupakan pergerakan jasmani yang memerlukan pengeluaran energi. Berdasarkan data diagnosis komunitas, hipertensi dan kurangnya aktivitas fisik adalah dua prioritas masalah yang harus diselesaikan di wilayah RT 18 dan 21 Dusun Wonocatur. Penyuluhan kesehatan dilakukan bertujuan untuk mening­kat­kan pemahaman masyarakat tentang cara pencegahan serta pengen­dal­ian Hipertensi. Aktivitas fisik berupa senam dilakukan bertujuan untuk menjadikan masyarakat lebih sehat dan rutin untuk melakukan aktivitas fisik setiap hari atau satu minggu sekali. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan sasaran warga RT 18 Dusun Wonocatur, dan senam dilakukan dengan sasaran seluruh warga RT 21 Dusun Wonocatur. Kegiatan penyuluhan meliputi pre test, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan post test. Kegiatan senam terdiri dari senam kemudian pembagian poster hipertensi. Hasil kegiatan penyuluh­an pada masyarakat RT 18 yaitu adanya peningkatan pengetahuan masya­rakat yang diketahui melalui hasil pre test dan post test. Hasil tersebut menunjuk­kan adanya peningkatan pada saat sebelum penyuluhan yaitu sebesar 10.93 dan sesudah dilakukan penyuluhan menjadi 13.67. Kegiatan senam masyarakat RT 21 yaitu senam terapi atau sering disebut senam Tera. Senam ini dipandu langsung oleh instruktur dan dilaksanakan selama 1 jam diawali dengan tahap pemanasan, kemudian tahap senam terapi, dan diakhiri dengan pendinginan. Evaluasi program dilakukan dengan pengecek­an tekanan darah setelah selesai melakukan senam.
Pendampingan Digital Marketing dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Rumah Tangga di Desa Sibalaya Utara Kabupaten Sigi Paembonan, Laendatu; Suparman, Suparman; Tallesang, Mukhtar; Jaya, Andi Herman; Syatir, Ahmad; Suirlan, Rita
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7241

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan pendampingan kepada pemilik usaha rumah tangga di Desa Sibalaya Utara untuk memasarkan produknya melalui digital marketing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan digital marketing dan pen­dapatan usaha rumah tangga masyarakat Desa Sibalaya Utara melalui digital marketing. Metode Tahapan pelaksanaan meliput Tahap Pertama; inkulturasi (tim pengabdian melakukan survei awal; Tahap Kedua; tim tahap pengkajian (discovery) pengabdian melakukan pembekalan materi dan diskusi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, Tahap Ketiga;(devine) tim pengabdian memberikan pemahaman dan pelatihan dalam menggunakan perangkat maupun aplikasi sosial media, Tahap Keempat; (design) tim pengabdian melakukan program pelatihan membuat salah satu aplikasi sosial media. Dampak positif dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup bebe­rapa aspek, yakni: (1) Kontribusi yang diberikan oleh pengabdian ini terutama terlihat pada peningkatan pemahaman digital marketing melalui pemanfaat­an berbagai marketplace bagi usaha rumah tangga di Desa Sibalaya Utara; (2) Pemilik usaha rumah tangga berhasil membuat akun toko online dan mempromosikannya secara mandiri melalui aplikasi-aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan Shopee; (3) Produk-produk dari usaha rumah tangga dapat dijual di berbagai platform marketplace; dan (4) Pendampingan digital marketing dengan pendekatan ABCD menghasilkan peningkatan pendapat­an sekitar 35%-50% bagi usaha rumah tangga.
Penguatan Kompetensi Computational Thinking dalam Pembelajaran IPA Melalui Perancangan Pembelajaran Argumentasi Konstruktivis Bukhori, Saiful; Retnani, Windi Eka Yulia; Putra, Januar Adi; Dharmawan, Tio
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7249

Abstract

Argumentasi merupakan keterampilan kritis yang perlu dibangun pada siswa usia SD, dan perlu dikembangkan pada siswa usia sekolah menengah. Secara teoritis, siswa dengan usia muda seharusnya mampu memahami dan mem­bangun argumen, akan tetapi berdasarkan bukti empiris belum mendukung harapan tersebut. Kondisi ini juga terjadi pada siswa di SD sekitar desa jelbuk. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dan diimplementasikan penguatan kompetensi computational thinking (CT) dalam pembelajaran IPA melalui perancangan pembelajaran argumentasi konstruktivis. Penguatan kompetensi CT pada pengabdian ini dilakukan menggunakan konsep CT-Argumentasi. CT menyediakan proses yang diperlukan untuk merumuskan argumen, sedangkan argumen memanfaatkan dan menerapkan keterampil­an CT melalui penalaran logis. CT yang diberikan kepada siswa dalam peng­abd­ian kepada masyarakat ini mengacu pada 4 tahapan yaitu: decompos­ition, pattern recognition, abstraction, dan algorithm. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sebesar 40%. Pengabdian ini juga mengenalkan CT kepada siswa dan guru, dan dapat meningkatkan keterampilan menyelesaikan permasalahan dengan CT dibuktikan dengan rata-rata 30% siswa yang hadir angkat tangan dan dapat menjawab dengan benar, ketika diberi pertanyaan dengan permasalahan terbuka yang diambil dari contoh soal di situs web resmi Bebras Indonesia.
Pendampingan Narapidana dalam Menurunkan Tingkat Stress di Lembaga Pemasyarakatan Dewi, Inggriane Puspita; Utomo, Shella Febrita Putri; Gartika, Nina; Aisyah, Popy Siti; Triyana, Asep; Buchori, Farhan; Awaludin, Muhammad
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7252

Abstract

Narapidana narkotika rentan memiliki masalah psiko-sosial dan spiritual, seperti kecemasan, stress dan depresi, hal ini karena perubahan lingkungan yang dihadapi narapidana. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk pendamping­an narapidana narkotika dalam terapi self-help dengan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk membangun kapasitas para narapidana untuk menolong dirinya agar dapat mencegah kekambuhan, dengan mengelola emosi yang negatif menjadi positif. Pelaksanaan PKM meliputi kegiatan pra pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pra pelaksanaan kegiatan diawali dengan survey lokasi, analisis kebutuhan dan koordinasi. Tahap pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua fase, yaitu fase awal pemberian pendampingan hanya pada kelompok kecil untuk mengetahui efek SEFT terhadap penurunan kecemasan, tahap kedua adalah pendam­pingan dalam skala besar yaitu seluruh populasi narapidana narkotika lapas. Tahap berikutnya adalah evaluasi melalui dua cara yaitu secara kuantitatif, dengan perhitungan independent T-Test dan tahap kedua secara kualitatif melalui FGD. Hasil menunjukan perubahan skor cemas, yaitu terjadi penurunan skor cemas, dan nilai p sebesar <0,001, dengan effect size sebesar 3,57 (sangat berpengaruh). Secara kualitatif narapidana menyebutkan SEFT memberikan ketenangan dan rasa optimis untuk menghadapi masalah dikemudian hari.

Page 1 of 3 | Total Record : 22