cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
International Journal Pedagogy of Social Studies
ISSN : 25496530     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
International Journal Pedagogy of Social Studies (pISSN: 2550-0600 eISSN: 2549-6530 is an international journal that has coverage on Education Social Sciences which have relevance to science education, sociology, politics, history, economics, geography, anthropology, history of contributing to the formation of good citizens within the framework of Education Social Sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research" : 12 Documents clear
PENGGUNAAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas di kelas VII G SMP Negeri 3 Lembang ) Pratama, Dia Widiana Pratama Widiana
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2079

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan peneliti pada saat observasi awal di kelas VII G SMP Negeri 3 Lembang. Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan permasalahan berupa rendahnya karakter peduli sosial peserta didik dalam pembelajaran IPS. Hal ini ditunjukan dengan beberapa indikator permasalahan diantaranya sikap acuh terhadap teman yang sakit, kebiasaan siswa yang memilih teman kelompok berdasarkan kedekatan dalam grup tertentu, jika kelompok dibentuk bukan berdasarkan minat siswa maka siswa tidak dapat bekerja sama dengan baik, kemudian rendahnya toleransi siswa yang terlihat dari seringnya terjadi kegaduhan yang disebabkan sulitnya siswa menerima perbedaan pendapat siswa lain yang selanjutnya terjadi bully terhadap teman dengan cara mengejek dan menertawakan. Alternatif pemecahan masalah yang menjadi pilihan peneliti yaitu dengan menerapkan metode cerita, dimana guru bercerita  untuk menumbuhkan karakter peduli sosial siswa dengan cara meneladani kisah  yang ada dalam cerita.
PERAN NILAI BUDAYA SUNDA DALAM POLA ASUH ORANG TUA BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL ANAK (Studi Deskriptif di Desa Suntenjaya Kec. Lembang Kab. Bandung Barat) al Madjid, Muhamad Aqros Syaiful Ridho V
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.4956

Abstract

Abstract--It is undeniable that at this point Sundanese culture was being shifted due to the development of globalization. Many sundanese values are displaced or even weakened. Parents provide upbringing with sundanese value so that children will have decent characters and will have affected the social behavior in them. Ekadjati stated that Sundanese culture is a culture which lives, grows and develops within Sundanese people who generally live in West Java. According to Thoha, parenting itself is a great way adopted by parents in teaching their child which is seen as an act of taking responsibility upon the children. Besides Sundanese culture and Parenting, the character building which has been done by parents to the favor of their children is not only to guide and foster the intellectual competence and mechanical skills of each child but also focused in achieving the character growth and development.Keywords: Sundanese cultural values, Parenting and Character Building
PENERAPAN MEDIA VIDEO JEJAK PETUALANG TRANS 7 DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 3 LEMBANG Wicaksana H, Adistya Wicaksana H
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2086

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan bahwa siswa kelas VIII G SMP Negeri 3 Lembang lebih menyukai kebudayaan negara lain dengan segala produk-produknya ketimbang budaya lokal. Hal ini menunjukkan menurunnya rasa cinta tanah air yang secara sengaja ataupun tidak merupakan fakta yang sangat mengkhawatirkan. Meninjau permasalahan yang akan diteliti berkaitan dengan penerapan media video Jejak Petualang Trans 7 dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan karakter cinta tanah air pada siswa, maka peneliti memilih metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media video Jejak Petualang Trans 7 dalam pembelajaran IPS mampu meningkatkan karakter cinta tanah air siswa kelas VIII G SMP Negeri 3 Lembang yang terlihat dari para siswa menjadi lebih mengenal keanekaragaman budaya dan keindahan alam Indonesia. Pengenalan siswa terhadap kebudayaan dan alam Indonesia dapat dijadikan titik awal untuk meningkatkan rasa cinta tanah air. 
Menumbuhkan Sikap Empati Siswa Dengan Menggunakan Metode Role Model Dalam Pembelajaran IPS ( Penelitian Tindakan Kelas di SMP 44 Bandung di Kelas VII A) Nurfidia, Alifha Nurfidia
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2081

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemukan peneliti pada saat melakukan observasi awal yaitu rendahnya sikap empati siswa dalam pembelajaran IPS. Hal ini ditunjukan dengan beberapa indikasi diantaranya . Pertama, kurangnya tolong-menolong pada saat teman membutuhkan bantuan. Kedua, pada saat kegiatan belajar mengajar peserta didik kurang dalam memperhatikan guru dan teman yang sedang berbicaraterkait pelajaran. Ketiga, pada saat kegiatan belajar mengajar siswa terlihat  melakukan bullying terhadap teman yang cenderung pendiam di kelas. Keempat, sikap siswa yang membeda-bedakan teman berdasarkan status sosial  dan fisik  ini terlihat dari posisi tempat duduk dan interaksi siswa Kelima, sikap ketidak pedulian siswa dengan teman sekelas. Alternatif pemecahan masalah tersebut dilakukan dengan cara menggunakan metode pembelajaran role model. Meninjau permasalahan yang akan diteliti berkaitan dengan proses pembelajaran, maka peneliti memilih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc. Teggart yang dilakukan dalam 3 siklus.
EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE SOSIODRAMA MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTIK SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Kuasi Eksperimen terhadap Siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 9 Bandung Tahun Ajaran 2015/2016) Nurkholiq, Rifal Nurkholiq
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2087

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kecerdasan kinestetik siswa sebelum penerapan metode pembelajaran sosiodrama dengan kecerdasan kinestetik siswa sesudah penerapan metode pembelajaran sosiodrama. Kecerdasan kinestetik pada peserta didik perlu ditingkatkan karena mempunyai peran penting dalam kehidupan, terutama dalam meningkatkan kemampuan sosial, sportivitas, rasa percaya diri, harga diri dan meningkatkan kesehatan. Kecerdasan kinestetik juga sangat erat kaitannya dengan hubungan sosial dengan teman sebaya, oleh karena itu sangat cocok dikembangkan dalam pembelajaran IPS. Kecerdasan kinestetik meliputi koordinasi tubuh, keterampilan tubuh, dan mengeksperiskan ide dan perasaan. Kecerdasan kinestetik bisa jadi adalah kecerdasan yang paling sering diganakan dalam kegiatan sehari-hari. Mengerjakan semua kegiatan bervariasi setiap hari, semuanya menggunakan gerakan tubuh. Kecerdasan kinestetik dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas seperti menari, bermain peran, drama, olah raga, pantomim dan latihan fisik. Dalam penelitian ini, upaya peningkatan kecerdasan kinestetik siswa dilakukan dengan penerapan metode pembelajaran sosiodrama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling, dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 9 Bandung yang berjumlah 35 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan kinestetik siswa dikumpulkan melalui angket/kuisioner. Teknik pengolahan data berupa pengolahan data kuantitatif yang meliputi uji normalitas data dan pengujian hipotesis dilakukan dengan Uji T.
PENGGUNAAN MEDIA FILM DOKUMENTER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-6 SMP Negeri 9 Kota Bandung) Mulyana, Yuliyani Mulyana
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2083

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di kelas VIII-6 SMP Negeri 9 Kota Bandung yang ditemukan oleh peneliti pada saat melakukan observasi awal. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 21 oktober 2015, peneliti menemukan permasalahan yaitu siswa kurang memiliki kemampuan berpikir analisis. Hal ini ditunjukan dengan beberapa indikator permasalahan diantaranya siswa kurang mampu menganalisis suatu masalah, siswa belum bisa berpikir secara konkret, siswa juga belum bisa menganalisis informasi yang masuk,  membagi-bagi atau menstrukturkan informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk mengenali pola atau hubungannya. Alternatif  pemecahan masalah yang menjadi pilihan peneliti yaitu dengan menerapkan penggunaan media film dokumenter. Penggunaan film dokumenter dimaksudkan agar siswa mampu aktif dalam pembelajaran, focus dan mampu berpikir analisis. Meninjau permasalahan yang akan diteliti berkaitan dengan proses pembelajaran dan kemampuan siswa, maka peneliti memilih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc. Taggart yang dilakukan dalam 3 siklus. Penggunaan media film dokumenter untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa di kelas VIII-6 SMP Negeri 9 Kota Bandung dapat dikatakan berhasil.
PENERAPAN METODE DISKUSI TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas di SMP Yayasan Atikan Sunda Kota Bandung Kelas VIII B) Putra, Rizki Septiyadi Putra Septiyadi Putra
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2088

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan peneliti pada saat observasi awal di kelas VIII B SMP Yayasan Atikan Sunda kota Bandung. Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan beberapa indikasi lemahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS. Hal ini terlihat dari pembelajaran yang terfokus pada guru atau teacher center, kurang aktifnya siswa di dalam kelas, belum mampunya siswa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru dengan menggunakan analisisnya sendiri, siswa terpaku kepada buku teks dan pertanyaan yang diajukan siswa hanya sebatas pada tataran ingatan. Alternatif pemecahan masalah yang menjadi pilihan peneliti yaitu dengan menerapkan metode diskusi tipe think pair and share, dimana guru memberikan serangkaian pertanyaan untuk membangkitkan kemampuan berpikir kritis siswa baik secara lisan maupun tertulis. Meninjau permasalahan yang akan diteliti berkaitan dengan proses pembelajaran, maka peneliti memilih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc. Taggart yang dilakukan dalam 4 siklus. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas VIII B SMP Yayasan Atikan Sunda Kota Bandung melalui metode diskusi tipe think pair and share dapat dikatakan berhasil. Berhasilnya penelitian ini dilihat dari adanya peningkatan kuantitas dan kualitas keterampilan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan melalui perkembangan aspek-aspek atau beberapa indikator keterampilan berpikir kritis.
Peningkatan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Melalui Metode Tugas dalam Pembelajaran IPS. (Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 3 Tanjungsari Kelas VIII A) Rahayu, Rizki Puji
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.4770

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan peneliti pada saat melakukan observasi awal pada tanggal 12 dan 15 Agustus 2015 yaitu rendahnya sikap peduli lingkungan siswa. Hal ini ditunjukan dengan beberapa dimensi permasalahan diantaranya rendahnya kesadaran siswa untuk membuang sampah pada tempatnya, banyaknya sampah plastik, pot bunga yang seharusnya menjadi wadah tanaman saja menjadi tercemar dengan adanya sampah, dan tanaman yang ada di dalam kelas tidak di siram. Alternatif pemecahan masalah tersebut dilakukan dengan cara memberikan tugas membuat produk dengan memanfaatkan barang bekas atau sampah yang setiap hari mereka hasilkan. Meninjau permasalahan yang akan diteliti berkaitan dengan proses pembelajaran, maka peneliti memilih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc. Taggart yang dilakukan dalam 3 siklus.
PENGEMBANGAN SIKAP TOLERAN TERHADAP PERBEDAAN PENDAPAT SISWA MELALUI DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas VII-C SMP Negeri 44 Bandung) Dayanti, Astri Dayanti
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2084

Abstract

Penelitian ini berawal dari keresahan penulis terhadap permasalahan yang terjadi di kelas VII-C SMP Negeri 44 Bandung terkait sikap toleransi. Permasalahan ini merupakan temuan dari observasi yang dilakukan pada beberapa kali pertemuan dalam rentang waktu bulan Februari 2015. Indikator permasalahan yang dijumpai adalah rendahnya tingkat toleran terhadap perbedaan pendapat siswa. Sehingga peneliti memilih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian model penelitian dan dilakukan dalam tiga siklus. Peneliti mencoba menerapkan model discovery learning dalam pembelajaran IPS untuk mengembangkan sikap toleran siswa. Penerapan model tersebut dapat dikatakan berhasil setelah melalui tiga siklus. Pencapaian tujuan yang diharapkan tergambar pada peningkatan hasil belajar siswa yang terdiri dari penilaian LKS, penilaian presentasi maupun kegiatan observasi, serta penilaian pencapaian indikator pengembangan sikap toleran terhadap perbedaan pendapat siswa.
IMPROVING STUDENTS PARTICIPATION IN QUESTIONS AND ANSWERS THROUGH PROBING AND PROMPTING LEARNING TECHNIQUE IN SOCIAL SCIENCE LEARNINGS (Act Research of VIII-C Class of Junior High School Kartika XIX-2 Bandung) Rahayu, Yunia Firdausi
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 1 (2016): Classroom Action Research
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i1.2089

Abstract

Background of this research is about issue that exist in VIII-C class of Junior High School Kartika XIX-2 Bandung there are less of participations students in questions and answer in social science learnings. This is because social science learnings has less involve of students. Based on the issue, it needs to be done some repraration which can make students get involved directly in social science learnings. Researcher choose clas act research (CAR) with model design investigation Kemmis Mc. Taggart (1998) that consist of planning, implementation, observation and reflections that consent in three cycle. Researcher try to improve students participation with probing and prompting learning technique in social science learnings. The successful of this research of this research can be seen from the improvement of learning participations which are showed through the development from some indicators; one of them is students emotional and mental involvement. Students willingness give contribution to reach the purpose and enthuasiasm in learning which can give advantages for students. In the research, the biggest obstacle was the difficults in escalating students ,otivations to read various information regarding materials. The result of the research proves that the application of the learning technique probing and prompting learning is definitely effective in improving students participation in questions and answer of social science learning. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12