cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Economica: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20859325     EISSN : -     DOI : -
EEconomica: Jurnal Ekonomi Islam is a scientific journal in the field of Islamic economics studies published twice a year by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang. The editors receive scientific articles in the form of conceptual script or unpublished research results or other scientific publications related to Islamic Economics themes which cover Islamic Finance, Islamic Banking, Islamic Accounting, Islamic Marketing, also Behavioral Economics, Management, and Human Resources in Islamic perspective.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2015)" : 12 Documents clear
REDEFINING OBJECTIVE OF ISLAMIC BANKING; STAKEHOLDERS PERSPECTIVE IN INDONESIA Ratno Agriyanto
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2015.6.2.795

Abstract

Bank syariah harus memiliki tujuan yang berbeda bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Perkembangan bank syariah di latar belakang oleh motivasi ekonomi atau sosial. Penelitian ini akan membuktikan apa sebenarnya tujuan pendirian Bank Islam di Indonesia. Penelitian ini menguji data primer yang melibatkan responden yang mewakili pemangku kepentingan Perbankan Syariah; Pelanggan, Deposan, Masyarakat, Manajer Bank Syariah, Karyawan, Regulator dan Dewan Pengawas Syariah. Analisis uji beda digunakan untuk menentukan persepsi responden terhadap berbagai tujuan Perbankan Syariah di Indonesia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ada perbedaan perspektif antara berbagai stakeholder tentang tujuan perbankan Islam. Secara umum stakeholder mengharapkan agar Perbankan Syariah di Indonesia focus kepada tujuan sosial, tetapi tidak meninggalkan sifat sebagai lembaga komersial. Implikasi praktis bagi bank syariah di Indonesia diharapkan untuk mengikuti keinginan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan sosial yang dapat dilakukan oleh Bank Syariah seperti mengurangi tingkat kemiskinan, mempromosikan nilai-nilai Islam dalam bisnis, melaksanakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Tuntutan yang tinggi dari tujuan komersial manajer bank syariah (manajer dan karyawan) harus dikurangi dengan meningkatkan peran Dewan Pengawas Syariah. Implikasi dari hasil ini untuk penelitian masa depan adalah untuk menguji hubungan dari pelaksanaan tujuan sosial dengan kinerja keseluruhan dari Bank Syariah.
CORAK PEMIKIRAN HUKUM ISLAM DALAM FORMULASI PERBANKAN SYARI’AH: ANTARA TEKSTUALIS DAN SUBSTANSIALIS Ali Murtadho
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2015.6.2.790

Abstract

Sejauh mana sistem operasional perbankan syari’ah dapat merepresentasikan pengamalan ajaran Islam di bidang ekonomi dapat diperjelas dengan mencermati corak pemikiran hukum Islam yang mendasarinya. Konsepsi perbankan syari’ah merupakan produk ijtihad yang dibangun di atas prinsip pelarangan riba secara mutlak dengan memandang bahwa bunga bank termasuk riba. Konsepsi perbankan syari’ah, tidak secara murni memakai salah satu tipologi pemikiran hukum Islam. Kadang memakai kerangka pendekatan substansialis namun juga tidak terlepas dari pendekatan tekstualis. Ide dasar perbankan syari’ah yang berangkat dari  prinsip pengharaman riba dan pemakaian prinsip bagi hasil, meskipun termasuk kategori pemikiran substansialis karena mengacu pada substansi ajaran Islam tentang prinsip keadilan dan prinsip tolong menolong, namun cenderung mendekati cenderung tekstualis karena interpretasi riba dilakukan dalam bentuk qiyas yang sangat ketat. Demikian juga dalam mengadopsi aqad-aqad yang ada dalam khazanah fiqh mu’amalah dengan mengedepankan aspek formalitasnya tampak lebih kental dengan nuansa corak pemikiran tekstualisnya. Dalam proses panjang menuju tata perekonomian yang benar-benar Islami, diperlukan kajian intensif berkesinambungan untuk merevisi kelemahan- kelemahan konsepsional maupun operasional perbankan Syari’ah.

Page 2 of 2 | Total Record : 12