cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 16938275     EISSN : 25485644     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISNU Jepara menyajikan artikel ilmiah di Bidang Ekonomi dan Bisnis baik umum maupun syariah.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2008)" : 6 Documents clear
KETERKAITAN PERBANKAN AMERIKA TERHADAP TERJADINYA KRISIS SUBPRIME MORTGAGE Murharsito Murharsito
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.158

Abstract

AbstractThe credit crisis of 2007 started in the subprime mortgage market in the United State??s. Banks have suffered liquidity problems, concerned about the magnitude of future write downs and counterparty risk, have been trying to keep as much cash as possible as a cushion against potential losses. The severity of the crisis on bank capital has been such that United State??s. banks have had to cut dividends and call global investors, the effects of the crisis have affected the general economy. Banking system has a very significant role in the wholesale economic activity. Bank especially United State??s Bank should be involved in the subprime mortgage crisis. Is there any changes in the management especially risk management in the banking system in United State of America. This paper tries to examine the role of banking system in the subprime mortgage credit crisis. There is closed relationship between United State??s U.S. banking with sub prime mortgage crisis. The repeal of the Glass Steagall Act that forced a structural separation of commercial banking from investment banking was the causing this problem.In order to avoid this problem, United State??s banking need to promote transparation, apply prudential risk management and linked with the complexity of the investation instrument, it needed to advance the understanding and the proper regulation.Keywords : bank, subprime mortgages, role, management
PENGARUH MOTIVASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT NYONYA MENEER SEMARANG DwiAgung Nugroho Arianto
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.159

Abstract

AbstractRole of human resource at globalization era and century 21, representing key efficacy of organization. This research aim to know influence of motivation, job satisfaction and organizational culture to employees performance at PT Nyonya Meneer Semarang. Pursuant to fact exist in field, employees performance in PT Lady of Meneer show degradation, seen from the increasing of employees absence. Research population entire employees of production amount of 1131 people, while taken sampel counted 100 people with technique of purposive sampling. Data type used is primary data and of secondary collected with documentation and questioner. Analysis technique used structural equation modeling with AMOS. Result of this research express that influence of motivation, organization culture, and job satisfaction can improve employees performance. Seen result of weight regression had by third independent variable that employees performance more influenced by job satisfaction than organizational culture and motivation.Keywords: Motivation, Organization Cultural, Job Satisfaction, Employee Performance AbstrakPeranan sumber daya manusia pada era globalisasi dan memasuki abad 21, merupakan kunci keberhasilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepuasan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Nyonya Meneer Semarang. Berdasarkan fakta yang ada di lapangan, kinerja karyawan di PT Nyonya Meneer mengalami penurunan, dilihat dari meningkatnya absensi karyawan. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan bagian produksi sejumlah 1131 orang, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 100 orang dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah structural equation modeling dengan program AMOS. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan kepuasan kerja mampu meningkatkan kinerja karyawan. Dengan melihat hasil pada regression weight yang dimiliki oleh ketiga variabel independen bahwa kinerja karyawan lebih dipengaruhi oleh kepuasan kerja Daripada motivasi dan budaya organisasi.Kata kunci: Motivasi, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan
ANALISIS SISTEM LAPORAN DANA ZIS PADA BAITUL MAAL MUAMALAT (BMM) JOGJAKARTA Sri Mulyani
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.160

Abstract

AbstractsThis research aim to know management form and level of fund of ZIS, and know process record-keeping of report fund management of ZIS at Baitul Maal Muamalat (BMM) Jogjakarta. Desain Research was explorative descriptive with qualitative approach, technique intake of data with observation, book study and interview. Pursuant to result of research, process record-keeping of financial statement have as according to Islam syariat, that is intake of rights of amil equal to 12,5% and intake of fund of infaq which may not more than 30%. But in compilation of financial statement less is paying attention of carefulness in its record-keeping, so that less can comprehend by external stakeholders. Therefore, need the existence of repair again in record-keeping of fund report that is have to be equalized among/between internal management and also eksternal stakeholders. Then addition of organizer fund note in compilation of better report again by conducting dissociation between rights portion of amil fund portion and of infaq taken.Keywords: fund report, religious obligatory (zakat), infaq, shadaqah AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengelolaan dan besarnya dana ZIS, dan mengetahui proses pencatatan laporan pengelolaan dana ZIS pada Baitul Maal Muamalat (BMM) Jogjakarta. Desain Penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengambilan data observasi, wawancara dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, proses pencatatan laporan keuangan sudah sesuai dengan syariat Islam, yaitu pengambilan hak amil sebesar 12,5% dan pengambilan dana infaq yang tidak boleh lebih dari 30%. Tetapi dalam penyusunan laporan keuangan kurang memperhatikan kehati-hatian dalam pencatatannya, sehingga kurang bisa dipahami oleh pihak eksternal. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan lagi dalam pencatatan laporan dana yaitu harus disamakan antara pihak internal maupun eksternal dan penambahan catatan dana pengelola dalam penyusunan laporan lebih baik lagi dengan melakukan pemisahan antara porsi hak amil dan porsi dana infaq yang diambil.Kata kunci: laporan dana, zakat, infaq dan shadaqah
POLA PENGEMBANGAN IKM MEBEL DAN UKIR SEBAGAI MOTOR PENGGERAK EKONOMI KERAKYATAN DI KABUPATEN JEPARA Sarwido Sarwido
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.155

Abstract

AbstractGrowth of small and middle furniture and carving industry represent a commitment which need to be placed forward in framework to race growth and generalization of economics in all sub-province region of Jepara as especial encoding materialization of economics base on nationality. Identify potency resource, problem, opportunity, and challenge faced need to be conducted by a systematic and consistent, and framework compiles a direction and policy of growth of small and medium furniture and carving industry in sub-province of Jepara. Area autonomy becomes activator to compile pattern growth of small and medium furniture and carving industry according to society aspiration. Globalization is viewed as well-balanced opportunity to set Jepara as supplier commodity of furniture and carving industry becomes bigger part product of small and middle industry. The growth Pattern content covers direction, planning program, strategic and also consistent policy with riel requirement and materialization of economics base on nationality. The activities are begun with by descriptive research about quantitative and qualitative condition middle and small furniture and carving industry in sub-province region of Jepara. Portrait small and middle Industrial will be identified by key factor and success with analysis of SWOT..Keywords: Small Business, Strengths, Weakness, Opportunities, Threats AbstrakPengembangan industri kecil dan menengah mebel dan ukir merupakan komitmen yang perlu dikedepankan dalam kerangka memacu pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Jepara sebagai sendi utama perwujudan ekonomi berbasis kerakyatan. Identifikasi potensi sumber daya, persoalan, peluang dan tantangan yang dihadapi perlu dilakukan secara sistematik dan konsisten dalam kerangka menyusun arah dan kebijakan pengembangan usaha kecil dan menengah mebel dan ukir di Kabupaten Jepara. Otonomi daerah menjadi pemacu dalam menyusun pola pengembangan usaha kecil dan menengah mebel dan ukir sesuai aspirasi   masyarakat.   Globalisasi   dipandang   sebagai   peluang   sinergis   dalam memantapkan Jepara sebagai pemasok komoditi industri mebel dan ukir yang menjadi bagian terbesar produk industri kecil dan menengah. Substansi pola pengembangan ini meliputi: arah dan program perencanaan strategis serta kebijakan yang konsisten dengan kebutuhan nyata dan perwujudan ekonomi berbasis kerakyatan. Kegiatan ini diawali dengan penelitian deskriptif tentang kondisi kuantitatif dan kualitatif industri kecil dan menengah mebel dan ukir di wilayah Kabupaten Jepara. Potret industri kecil dan menengah selanjutnya akan diidentifikasi faktor kunci sukses dengan analisis SWOT.Kata kunci: bisnis kecil, kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI ROTAN DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP SWOT DI KABUPATEN JEPARA Anna Widiastuti
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.157

Abstract

AbstractThis research get apropos the strategy of developing for rattan production in Welahan sub-district Jepara regency, and drip enough potential aspect, matter aspect, chance aspect and challenge aspect. Method strategy expansion use SWOT analysis. Responden that inspect as 92 responden and technical taking sample by census. At the same time yield that analysis enough capital and finance aspect, well power human ( SDM ) aspect, marketing aspect and production aspect.Yield research here point be observed away from capital and finance aspect, have weakness is being limitedness capital and not yet ever get apropos management finance. SDM aspect, have strength a bout quality labor that possessed, at the same time not yet be considered apropos process. Marketing aspect, have weakness less shift make serious efforts open segment market, because responden ( = craftsman ) as long as here no difficult in land matter market. And away from production aspect, have strength process always walk good, as the same time production always be based overhead base order sheer.Keywords : Strength, Weakness, Opportunity, Threat AbstrakPenelitian ini mengangkat tentang strategi pengembangan sentra produksi rotan yang ada di Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara, dengan menitikberatkan pada aspek potensi, masalah, peluang dan tantangan. Metode analisis strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Responden yang diteliti sebanyak 92 responden dengan teknik pengambilan sample secara sensus. Sedangkan hasil yang dianalisis difokuskan pada aspek modal dan keuangan, sumber daya manusia (SDM), pemasaran dan produksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari aspek modal dan keuangan mempunyai kelemahan yaitu adanya keterbatasan modal dan belum pernah memperoleh binaan tentang pengelolaan keuangan. Aspek SDM, memiliki kekuatan berupa kualitas tenaga kerja yang dimiliki sangat baik, sedangkan kelemahannya belum mulai dipikirkan tentang proses regenerasi. Aspek pemasaran, mempunyai kelemahan yaitu kurang berusaha untuk berupaya mengembangkan pangsa pasar, karena pengrajin merasa selama ini tidak sulit dalam hal memasarkan produknya. dan dari aspek produksi, mempunyai kekuatan yaitu proses produksinya selalu berjalan baik, sedangkan kelemahannya produksi selalu berdasarkan atas dasar pesanan saja.Kata Kunci : Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEBERHASILAN USAHA (Studi pada Warung ??Nasi Kucing? di Kabupaten Jepara) Much Imron; Purwo Adi Wibowo
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.655 KB) | DOI: 10.34001/jdeb.v5i2.156

Abstract

AbstractResearch concerning success level of small industry have manies conducted. But research with specific and different object remain to be done relevant. Question of research is how capital, amount of labor, education level, experience, and number of hours work influence to success level of ??warung nasi kucing? in Kab. Jepara, either through parsial and also simultan. Variable success level mount measured quantitatively with daily net profit, capital measured with working capital, education level consist of SD, SMP, SMA and PT, experience measured with periodic storey. Population of research are entire owner of ??warung nasi kucing? in Kab. Jepara. sampling technique with sampling cluster while amount of taken sampel counted 97 responder. Data type used obtained primary data. collecting with questioner accompanied by interview. Analysis technique used doubled linear regression with classic assumption (multicolliniarity, heteroskedastisity and normality). Conclusion of research were number of hours and capital have an effect on positive and signifikan to success level. While three other variable were amount of labour, education level and experience not have an effect.Keywords: success level, capital, labor, education and experience AbstrakPenelitian mengenai tingkat keberhasilan usaha kecil memang telah banyak dilakukan. Namun penelitian dengan objek yang berbeda dan spesifik tetap relevan dilakukan. Pertanyaan masalah yang diajukan adalah bagaimana pengaruh modal, jumlah tenaga kerja, tingkat pendidikan, pengalaman, dan jumlah jam kerja terhadap tingkat keberhasilan usaha warung nasi kucing di Kab. Jepara, baik secara parsial maupun simultan. Variabel tingkat keberhasilan usaha diukur secara kuantitatif dengan laba bersih harian, modal diukur dengan modal kerja, tingkat pendidikan terdiri dari SD, SMP, SMA dan PT, pengalaman diukur dengan lama berusaha. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pengusaha/pemilik/penjual warung nasi kucing di Kab. Jepara, teknik sampling dengan cluster sampling sedangkan jumlah sampel yang diambil sebanyak 97 responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner disertai wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda metode OLS dengan asumsi klasik (multikolinieritas, heteroskedastisitas dan normalitas). Pada proses analisis sampel nomor 3 dan 14 dikeluarkan dari analisis karena letak data outlier dan menyebabkan terjadinya heteroskedastisitas. Uji penyimpangan asumsi klasik memperlihatkan bahwa model regresi penelitian ini layak diinterpretasi. Kesimpulan penelitian adalah modal dan jumlah jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha. Sedangkan tiga variabel lain jumlah tenaga kerja, tingkat pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh.Kata kunci: tingkat keberhasilan, modal, tenaga kerja, pendidikan dan pengalaman

Page 1 of 1 | Total Record : 6