cover
Contact Name
Mohamad Maulana
Contact Email
maulana@litbang.pertanian.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
red-ip@litbang.pertanian.go.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Informatika Pertanian
ISSN : 08521743     EISSN : 25409875     DOI : -
Informatika Pertanian terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, terbit sejak tahun 1991. Jurnal Informatika Pertanian telah terakreditasi oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan nomor Akreditasi No. 21/E/KPT/2018, Tanggal 9 Juli 2018. Jurnal Informatika Pertanian telah memiliki ISSN: 0852-1743, e-ISSN: 2540-9875. Jurnal Informatika Pertanian dikelola oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang beralamat Jl. Ragunan No. 29 Jakarta Selatan, Jakarta, Indonesia 12540
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue " Vol 22, No 2 (2013): DESEMBER, 2013" : 2 Documents clear
PREDIKSI SILSILAH POPULASI LALAT Chysomya bezziana BERDASARKAN PARSIMONI STATISTIK (PROGRAM TCS) MENGGUNAKAN DATA SEKUEN GEN DNA MITOKONDRIA DAN INTI Wardhana, April H.
Informatika Pertanian Vol 22, No 2 (2013): DESEMBER, 2013
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.735 KB) | DOI: 10.21082/ip.v22n2.2013.p65-72

Abstract

Pemberantasan agen penyakit myiasis (lalat Chrysomya bezziana) melalui program Sterile Insect Technique (SIT) dapat dilakukan apabila tidak terdapat “complex sibling” di dalam populasinya. Oleh karena itu, studi penentuan spesies dan silsilah turunannya menjadi dasar penting sebelum program ini dilaksanakan. Sejauh ini, konsep spesies lalat C.bezziana masih menjadi perdebatan dikalangan peneliti. Makalah ini akan membahas tentang aplikasi parsimoni statistik dan keuntungannya serta intrepertasi data dalam memprediksi silsilah populasi lalat C. bezziana di dunia sehingga pendekatan program SIT dalam pemberantasan kasus myiasis dapat direkomendasikan. Parsimoni statistik (program TCS) adalah salah satu piranti statistik yang berfungsi untuk memprediksi silsilah target gen pada tingkat populasi genetik. Analisis ini menggunakan data sekuen gen baik dari DNA mitokondria (haplotipe) ataupun DNA inti (allele). Secara garis besar, parsimoni statistik dibagi menjadi 2 tahap. Pertama adalah batas parsimoni dikalkulasi untuk mendapatkan jarak minimum perbedaan antara haplotipe/allele yang diuji. Kedua adalah mengkonstruksi jejaring (network) silsilah spesies dengan cara menghubungkan haplotipe/allele yang berbeda satu basa, dua basa, tiga basa dan seterusnya sampai jejaring parsimoni terbentuk. Apabila jarak haplotipe melebihi batas parsimoni maka jejaring tidak dapat dihubungkan. Hasil studi pada 754 spesimen lalat C. bezziana yang dikoleksi dari 359 lokasi di 11 negara (termasuk Indonesia) berdasarkan gen sitokrom b/cytb (DNA mitokondria), dan white eyes color/wec (DNA inti) menunjukkan bahwa populasi lalat C.bezziana di dunia terbagi menjadi dua ras, yaitu Asia dan Afrika sehingga dapat dipertimbangkan sebagai dua spesies yang berbeda atau sub-spesies. Adapun gen Elongation Factor 1 alpha/EF1α (DNA inti) tidak dapat membedakan keduaras tersebut. Analisis parsimoni statistik juga mampu mengidentifikasi sub garis keturunan (modal haplotipe/allele) lalat C. bezziana, yaitu 3 sub garis keturunan pada gen cyt b dan 2 sub garis keturunan pada gen wec.   
PENGARUH INTENSIFIKASI USAHATANI PADI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN MANOKWARI Sianipar, Jeffry E.; Sankarto, Bambang S.
Informatika Pertanian Vol 22, No 2 (2013): DESEMBER, 2013
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.707 KB) | DOI: 10.21082/ip.v22n2.2013.p73-79

Abstract

Peningkatan produktivitas padi telah dicapai di Kabupaten Manokwari sejak 2008 tetapi masih sangat rendah (6,5%). Untuk meningkatkan produksi, pemerintah daerah telah berusaha untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia dan juga inovasi teknologi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi padi dan pendapatan petani. Penelitian dilakukan di Distrik Prafi, Distrik Masni dan Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari. Total sampel populasi yang diambil sebanyak 90 petani yang setiap kabupatennya diambil sebanyak 30 orang, dan kemudian dikelompokkan ke dalam petani transmigran dan petani lokal. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi dan fungsi pendapatan Cobb-Douglass yang selanjutnya diestimasi menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh intensifikasi usaha pertanian terhadap produksi padi dan pendapatan petani, terbaik diperoleh oleh petani transmigran dibanding petani setempat.  

Page 1 of 1 | Total Record : 2